Jaguar Land Rover Bakal Beli Satu Merek Mobil Premium, Ini Kandidatnya

 

Beredar rumor bahwa produsen kendaraan asal Inggris Jaguar Land Rover (JLR), bakal mengakuisisi setidaknya satu merek mobil mewah. Tujuannnya untuk memperkuat peta persaingan di pasar automotif dunia. Disamping itu untuk lebih meningkatkan lagi angka penjualan secara global.

Perusahaan milik Tata tersebut mencatat penjualan tertingginya pada tahun 2016 sebanyak 583.313 kendaraan secara global. Angka tersebut naik sekira 20 persen dari tahun sebelumnya. Bagi JLR 2016 merupakan tahun yang paling sukses dalam sejarahnya selama 95 tahun.

Saat ini JLR sedang melakukan diskusi internal untuk menentukan apakah langkah tersebut akan membantu perusahaan terutama soal pemasukan dan apakah sesuai dengan portofolio saat ini.

Pejabat kunci dari Tata Group rupanya menawarkan dukungan finansial untuk pengambilalihan merek mobil lain. Jika terwujud, kesepakatan itu akan menjadi akuisisi pertama oleh JLR sejak dibeli oleh Tata pada 2008. JLR belum menentukan merek mana yang sedang diincarnya, namun kemungkinan besar kandidatnya adalah Maserati dan Alfa Romeo. Sebab posisi keduanya dikenal sebagai mobil premium dan sesuai dengan target market dari JLR.

Selain JLR ada juga beberapa produsen yang telagh menyatakan tertarik membeli merek mobil lain. Hyundai misalnya, tertarik untuk mengakuisisi Fiat Chrysler Automobiles (FCA). Tujuannya, selain memperluas jaringan, Hyundai ingin menjadi produsen mobil terbesar di dunia.

Hubungan erat antara Hyundai dan FCA pertama kali muncul bulan lalu saat dilaporkan bahwa Sergio Marchionne, chief executive officer secara aktif mencari merger dengan produsen mobil besar asal Asia.

Analis mengungkap Hyundai harus mengeluarkan dana sekira USD9,83 miliar atau setara dengan Rp130 triliun untuk mengakuisisi FCA. Namun, jika ingin membelinya tanpa Maserati atau produsen komponen Magneti Marelli, harganya bisa mencapai sekitar USD4,95 miliar atau Rp65 triliun.

Baca Juga  Lagi, Hyundai-Kia ”Bajak” Desainer Kelas Kakap

Produsen mobil China Great Wall Motor Co, juga memiliki ketertarikan untuk membeli merek Jeep dari FCA. Dengan membeli merek Jeep, Great Wall bisa menjadi pemain utama mobil di segmen sport utility vehicle (SUV).

Jaguar-Land Rover (JLR) dikabarkan tengah mengincar salah satu merek mewah untuk diakuisisi. perusahaan asal Inggris tersebut telah mengadakan diskusi internal mengenai kemungkinan membeli merek baru untuk membantu diversifikasi produksinya.

Sedikit yang diketahui tentang pembicaraan tersebut, namun salah satu orang dalam mengatakan kepada majalah internal terbitan JLR, perusahaan mengincar merek mewah demi melengkapi produk yang sudah ada.

Pembahasan tampaknya tidak terbatas pada pembuatan mobil, karena laporan tersebut juga menyatakan bahwa perusahaan membicarakan pembelian teknologi. Ini bisa membantu JLR mengembangkan teknologi penggerak otonom serta memenuhi tujuan mereka untuk menawarkan versi elektrik dari setiap kendaraan yang dibuat.

Pembicaraan tersebut terjadi ditengarai karena ada Tata Motors di belakangnya. Perusahaan India itu telah membeli sebagian saham perusahaan tersebut dengan kucuran dana sekitar 6,1 miliar dollar AS (Rp 81,4 triliun) secara tunai.

Apalagi, CFO Tata Motors Group C.Ramakrishnan sebelumnya pernah mengatakan bahwa perusahaan akan menggunakan uang tersebut untuk berinvestasi pada produk dan teknologi baru.

Tidak ada kabar tentang merek yang dipertimbangkan perusahaan, namun petunjuk mengarah ke Fiat Chrysler Automobiles (FCA).

CEO FCA Sergio Marchione sudah angkat tangan dan mencari pasangan. Dia malu mengatakan ada kemungkinan menjual merek seperti Alfa Romeo atau Maserati.

Wujud mobil masa depan ramah lingkungan dari Jaguar bisa dilihat untuk pertama kalinya tahun depan. “Mobil listrik pertama kami akan ada di segmen SUV, yakni Jaguar i-Pace. Mobil ini akan mulai hadir tahun depan,” ujarnya.

Baca Juga  Di Korea Rp 500 Juta, Masuk Indonesia Kia Stinger Bisa Rp 1 M

Selain produk SUV i-Pace, Jaguar Land Rover diketahui juga terus melakukan eksplorasi untuk produk kendaraan listrik. Salah satu yang baru terungkap adalah Jaguar E-Type Zero. Mobil ramah lingkungan Jaguar E-Type Zero itu terbilang fenomenal, lantaran memadukan bodi mobil Roadster buatan 1968 dengan mesin listrik karya insinyur Jaguar.