BMW Mulai Tinggalkan Kunci Mobil Konvensional

0417396BMW-Display-Key-1780x390

Selain desain dan teknologi, kunci mobil juga mengalami evolusi yang cukup pesat. Bicara soal fungsi, saat ini bukan sekadar untuk mengakses mobil, tapi juga seperti pemancar radio jarak dekat atau kerap disebut remote.

Dengan sekali tekan, sistem immobilizer atau alaram bisa di non aktifkan dan membuka pintu. Bahkan pengendara tak perlu lagi mamasukkan kunci ke lubang kontak untuk menyalakan mesin, cukup di dalam saku, lalu tekan tombol engine start stop button.

“Jujur saja, beberapa banyak orang yang masih membutuhkan anak kunci untuk menghidupkan mobil. Saat ini, kunci mobil tidak pernah keluar dari kantong saku sama hal seperti handphone, jadi mengapa masih ada alasan perlu membawa anak kunci,” ucap Ian Robertson salah satu petinggi BMW di bidang penjualan.

Pihak BMW Group menilai untuk sekadar menyalakan mesin dan mematikan alaram saat ini sudah bisa dilakukan dari aplikasi smartphone. Berangkat dari hal itu, BMW memikirkan untuk tidak lagi menggunakan anak kunci pada jajaran produk di masa mendatang.

Bukan cuma mobilnya yang canggih, kunci kontaknya juga.(BMW)

“Kami akan mengkaji apakah itu layak, dan apakah kita bisa melakukan, entah itu sekarang atau di beberapa momen di masa depan, kita masih harus melihatnya,” ucap Robertson.

Pada beberapa mobil modern memang remote kunci saat ini tidak hanya berguna sebagai buka tutup dan menghidupkan mesin. Bahkan kunci milik BMW Seri 7 dan i8 bisa digunakan untuk memarkirkan mobil secara otomatis dan megecek seputar kondisi mobil.

Koneksi remote dengan smartphone juga dinilai BMW memberikan kemudahan lain dalam hal fleksibilitas. Karena pengendara tidak perlu banyak mengantongi banyak barang bawaan dalam saku celana atau baju.

Baca Juga  Takut Dijiplak Oleh China, Land Rover ‘Main Aman’ Dengan Produknya

BMW mengungkapkan bahwa mereka kini sedang mempertimbangkan untuk menghilangkan peran kunci mobil konvensional untuk mobil-mobil mereka. Di masa depan, peran kunci mobil konvensional BMW dapat digantikan oleh ponsel pintar.

Member of The Board BMW AG, Ian Robertson, mengatakan bahwa di zaman sekarang, konsumen semakin tidak membutuhkan kunci mobil untuk membuka pintu kendaraan maupun menyalakan mesin. Semua itu bisa dilakukan tanpa peran kunci berbentuk fisik.

BMW sendiri saat ini juga sudah mempunyai aplikasi ponsel pintar yang berfungsi membuka pintu kendaraan.

“Sejujurnya, pemilik mobil yang benar-benar masih membutuhkan kunci mobil fisik jumlah terus berkurang,” nilai Robertson di sela-sela Frankfurt motorshow 2017 yang berlangsung hingga 24 September mendatang, seperti dilaporkan Reuters, penghujung pekan ini.

“Kunci mobil itu saja sudah tidak pernah lagi dikeluarkan dari kantong. Jadi kenapa kelak masih harus dibawa-bawa?,” lanjut dia.

BMW, menurut Robertson, pun sedang mempelajari dari segala aspek mengenai peluang menghilangkan kunci mobil fisik pada mobil-mobil mereka. Bisa jadi, di masa yang akan datang, yang dibutuhkan hanyalah aplikasi ponsel pintar dengan sistem keamanan teruji.

“Apakah kami akan menerapkan hal ini dalam waktu dekat atau di suatu saat di masa depan, kami masih mengamatinya,” tukas Robertson

Perkembangan teknologi industri otomotif sepertinya tidak hanya berbicara mesin dan fitur mobil. Lebih dari itu, pada masa depan, teknologi canggih akan merambah hingga hal terkecil dari sebuah kendaraan.

Sebagai contoh, BMW saat ini sudah memikirkan untuk menggantikan fungsi kunci mobil konvensional dengan sebuah smartphone

Menurut Ian Robertson, anggota Dewan BMW AG, setiap pemilik mobil pasti memiliki dan membawa smartphone, dan BMW memiliki aplikasi khusus yang memungkinkan para pemilik mobil asal Jerman ini untuk membuka mobil mereka.

Baca Juga  Generasi Baru Nissan Leaf Mulai Masuk Eropa

“Jujur saja, berapa banyak orang yang benar-benar membutuhkannya (kunci mobil), pelanggan BMW tidak lagi harus meletakkan kunci di kontak kunci untuk menghidupkan mesin mobil,” jelas Robertson di gelaran Frankfurt Motor Show 2017, seperti dikutip Reuters.

“Mereka tidak pernah mengeluarkan kunci dari kantong mereka, jadi mengapa saya perlu membawanya kemari?” tegasnya, sambil menambahkan jika BMW berusaha untuk menyingkirkan peran kunci mobil sama sekali.

Meskipun begitu, BMW memang bukan yang pertama atau satu-satunya pabrikan yang memiliki ide tersebut. Sebelumnya, Tesla dengan Model 3 muncul dalam ide membuat kunci konvensional tidak lagi berguna.

“Kami melihat apakah itu layak, dan apakah kita bisa melakukannya (mengganti kunci dengan smartphone). Entah, kita melakukannya sekarang atau pada masa depan. Harus kita lihat,” pungkas Robertson.