Sukses Honda dengan Mesin VTEC Turbo

PT Honda Prospect Motor (HPM) mendapatkan penghargaan atas mesin berteknologi turbo andalannya dalam ajang Apresiasi Inovasi KORAN SINDO. Penyerahan penghargaan diberikan langsung oleh Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo (HT) dalam acara yang digelar di Grand Ballroom Westin Hotel Jakarta.

Marketing and After Sales Service Director PT HPM, Jonfis Fandy menyampaikan terima kasih atas penghargaan yang diberikan KORAN SINDO terhadap mesin Turbo Honda dalam kategori Inovasi Produk dan Teknologi.

“Pertama-tama kami ucapkan terima kasih. Di mana mesin turbo ini merupakan produk unggulan Honda, yang bisa membedakan dengan produk mesin lainnya. Produk mesin turbo ini merupakan inovasi terbaru bagi konsumen yang menginginkan kadar CO rendah dan mesin lebih kecil, tetapi juga mendapatkan sporty tenaga lebih besar,” ujarnya, usai menerima penghargaan.

Menurut Jonfis, mesin turbo akan menjadi tren di masa depan. Untuk itu, perusahaan terus berinovasi dengan menghadirkan kendaraan baru berteknologi canggih ini. “Kami pikir turbo ini akan menjadi mesin tren masa depan
Seperti diketahui, Honda telah menerapkan teknologi turbo pada dua produk andalannya, yakni Honda CR-V dan Civic.

Mesin turbo dibenamkan Honda pada generasi kelima dari keluarga CR-V dengan kapasitas mesin 1.500 cc. Meski bermesin lebih kecil dari genarasi sebelumnya 2.000cc, namun tenaga yang dihasilkan All New CR-V Turbo jauh lebih besar. Daya yang dihasilkan All New CR-V Turbo ini mencapai 190 PS pada 5.600 RPM, sedangkan CR-V bermesin 2000 cc hanya menghasilkan tenaga maksimal 154 PS pada 6.500 RPM.

Demikian pula pada Civic Turbo, meski bermesin 4-silinder 1.5 liter, VTEC turbo generasi terbaru mampu menyemburkan tenaga 173 PS pada 5.500 rpm dan torsi 220 Nm pada 1.700-5.500 rpm.

Baca Juga  Produksi Mobil Hybrid, Toyota Gelontorkan Rp 5 Triliun

Downsizing Turbo”. Itulah filosofi penggunaan teknologi yang diterapkan Honda untuk mobil-mobil masa kini. Mesin harus lebih kecil, ringan, bertenaga, tapi tetap hemat bahan bakar. Kapasitas silinder relatif kecil bukan halangan untuk mencapai efisiensi dan sensasi galak.

Inovasi itu pun sukses diperkenalkan di Indonesia lewat berbagai produk. Konsumen pun merasakan berbagai keuntungannya via model-model populer macam All New Civic Turbo (2016), Civic Hatchback Turbo (2017), All New CR-V Turbo (2017), dan yang terbaru Civic Type R (2017).

Direktur Pemasaran dan Layanan Purnajual HPM Jonfis Fandy, mengatakan, Honda senantiasa menciptakan inovasi untuk mobilitas yang sesuai dengan kebutuhan saat ini dan masa depan.

”Kami percaya mesin VTEC Turbo merupakan jawaban dari kebutuhan konsumen akan mesin yang bertenaga, namun hemat bahan bakar dan ramah lingkungan. Saat ini teknologi Turbo telah menjadi tren di berbagai belahan dunia, dan kami bangga karena bisa menghadirkannya di Indonesia,” kata Jonfis.

Cara Kerja
Berbeda dengan mesin konvensional maupun sistem turbo lainnya, mesin VTEC Turbo dirancang dengan mekanisme yang terinspirasi dari sistem daur ulang. mesin memanfaatkan gas buang untuk memadatkan udara masuk ke dalam silinder, sehingga meningkatkan efisiensi pembakaran untuk menghasilkan tenaga maksimal dengan bahan bakar lebih hemat.

Dengan sistem ini, Honda mampu menciptakan mesin dengan ukuran yang lebih kecil namun dengan performa yang setara dengan mesin konvensional yang berkapasitas lebih besar.

Sebagai gambaran, mesin VTEC Turbo 1.500 cc yang diterapkan pada All New Honda CR-V mampu menghasilkan tenaga sebesar 190 PS @5.600 rpm, lebih bertenaga dibandingkan mesin konvensional 2.400 cc pada generasi sebelumnya yang menghasilkan tenaga maksimal 190 PS @7.000 rpm.

Baca Juga  Jaguar F-Type 2020 : Kucing Sport Masa Depan

Ukuran mesin yang lebih ringkas juga berpengaruh pada bobot keseluruhan mobil, sehingga semakin mendukung efisiensi bahan bakar. Tak hanya itu, konsumen juga mendapatkan nilai lebih karena biaya pajak yang lebih murah akibat ukuran mesin yang lebih kecil.

Penghargaan
Teknologi mesin VTEC Turbo dari Honda pun dianggap sebagai salah satu inovasi terbaik di bidang teknologi terdepan di Indonesia. Penghargaan diraih dalam Apresiasi Inovasi 2017 untuk kategori Inovasi Produk & Teknologi dari salah satu media di Indonesia.

Seleksi untuk penghargaan ini dilakukan dengan metode analisa data sekunder terhadap para partisipan, yakni lembaga kementerian, non-kementerian, dan perusahaan swasta. Penilaian dilakukan melalui tiga tahap, yaitu inventaris data kandidat, seleksi melalui analisa data sekunder, dan penentuan pemenang.