12 Tempat Wisata Di Bukittinggi Kekinian 2018

Provinsi Sumatra Barat merupakan kota terbesar nomor dua di Indonesia, dimana ketika Kota ini pernah menjadi ibu kota Negara Indonesia pada saat Pemerintahan Darurat Indonesia pada waktu itu. Bukittinggi berada di puncak ketinggian setinggi 909–941 meter di atas permukaan laut, dengan begitu daerah ini mempunyai hawa cukup sejuk dengan suhu berkisar sekitar 16.1–24.9 °C. Karena berada diketinggian, Bukittinggi mempunyai keindahan tersendiri yang disuguhkan untuk pengunjung ketika datang ke kota ini, dengan begitu para pengunjung merasa nyaman. Bukittinggi merupakan destinasi tujuan wisata terfavorit di Provinsi sumatera Barat. Apa saja yang termasuk tempat wisata di bukittinggi? Langsung saja simak penjelasan artikel ini, agar Anda mengetahui beberapa keindahan dari Bukittinngi dari provinsi Sumatra Barat.

Daftar Isi

Wisata Terbaik Tahun Ini

  • Jam Gadang

tempat wisata di bukittinggi

Jam Gadang ini dibangun sekitar tahun 1926 silam yang diberikan Ratu Belanda kepada Rook Maker sebagai simbol atau hadiah, sekretaris atau controleur Fort de Kock (sekarang kota Bukittinggi) ketika pemerintahan Hindia-Belanda. Arsitektur menara jam ini adalah di design  oleh Yazin Sutan Gigi Ameh,sebagai tempat peletakan batu pertama dilakulan kepada putra pertama Rook Maker yang di masa itu berumur 6 tahun.

Pembangunan Jam Gadang memerlukan dana kurang lebih 3.000 Gulden, biaya yang tergolong mehong untuk ukuran waktu itu. Jadi ketika dibangun dan sejak diresmikannya, menara jam ini sudah menjadi daya tarik sendiri oleh masyarakat setempat. Masalah sedemikian rupa yang membuat Jam Gadang kemudian dijadikan sebagai penanda atau markah tanah dan juga titik nol kota Bukittinggi.

Sejak dibangun, menara jam ini sudah di rubah sebanyak tiga kali perubahan di bentuk atapnya. Pertama kali dibangun ketika pemerintahan Hindia-Belanda, bagian atap  di Jam Gadang berbentuk bulat dengan patung ayam jantan menghadap ke arah timur di atasnya. Kemudian di jaman pendudukan Jepang diganti dengan bentuk klenteng. Terakhir setelah Indonesia merdeka, atap pada Jam Gadang dirubah menjadi bentuk gonjong atau atap pada rumah adat Minangkabau,Rumah Gadang.

Penyempurnaan terakhir yang dilakukan pada Jam Gadang yakni ketika tahun 2010 oleh Badan Pelestarian Pusaka Indonesia (BPPI) dengan dukungan pemerintah kota Bukittinggi dan kedutaan besar Belanda di Jakarta. Penyempurnaan itu diumumkan pada saat ulang tahun kota Bukittinggi yang berumur 262 yakni bertepatan pada tanggal 22-12- 2010 silam.

  • Kebun Binatang Bukittinggi

wisata di bukittinggi

Kebun binatang didirikan oleh pemerintahan Hindia Belanda ketika tahun 1900-an, yang dinamakan Stormpark (Kebun Bunga). Pembangunan pada kebun binatang ini hasil rancangan dari Gravenzande, Controleur belanda yang memiliki tugas di kota Bukittinggi waktu itu. Di awal pembuatan kebun binatang ini, Taman Margasatwa dan juga Budaya Kinantan ini hanya berupa taman kecil yang belum dipenuhi dengan koleksi binatang, lalu beberapa koleksi hewan mulai dimasukkan kedalam taman tersebut.

Barulah pada tahun 1929 tepatnya pada tanggal 3 Juli taman ini dijadikan kebun binatang dengan nama Fort De Kocksche Dieren Park atau Kebun Binatang Bukittinggi oleh Dr. J. Hock. Dan ketika tahun 1935, di sekitar area kebun binatang ini terdapat satu bangunan  Rumah Adat Baanjuang atau bisa dibilang rumah adat gadang bergonjong gajah maharam, yang terdapat 9 ruang dengan anjungannya di sebelah  kanan dan juga kiri. Kemudian, ada perubahan  nama dari Fort De Kocksche Dieren Park diganti dengan Taman Puti Bungsu. Dan pada tahun 1995 melalui peraturan daerah No. 2 saat tahun 1995 terjadilah penggantian nama dari Taman Puti Bungsu dirubah menjadi Taman Marga Satwa dan juga Budaya Kinantan.

  • Tabiang Takuruang

tempat wisata bukittinggi

Wisata alam Tabiang Takuruang yang terletak di Ngarai Sianok Bukittinggi ini telah menjadi perbincangan hangat di media sosial dengan keindahannya. Terlihat indah harus berada diatas bukit melewati perumahan warga dan sedikit persawahan. Tetapi hal tersebut tidak menyurutkan para pemburu keindahan alam untuk datang langsung ke tempat ini. Tabiang Takuruang ini terletak di Jorong Lambah, Nagari Anam Suku, Ampek Koto, Sianok Anam Suku, Ampek Koto, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Bentuk yang khas berada ditengah lembah bertepian sungai yang sangat jernih ini mampu menghipnotis para turis untuk rela datang ke lokasi ini.

Lokasi ini berdekatan sebuah lokasi cafe yang menjadi tempat nongkrong bertema alam yang sudah masuk kedalam daftar lokasi yang wajib dikunjungi. Saya juga sudah membuat tulisan Taruko Cafe Resto namanya. Konsep ini dipadu padankan dengan rumah bagonjong dan rankiang sebagai tempat yang harus didatangi. Bagaimana cara ke lokasi panorama tabiang takuruang ini sangatlah mudah. Setelah anda menuruni jalan menuju ke ngarai sianok dan jembatan sungai yang ada rumah makan itiak balado, tetap lurus tidak ada belokan.

Setelah melihat pertigaan pertama anda masih lurus akan menemukan dua buah jalan yang sebelah kiri menuju ke Taruko Cafe Resto dan sebelah kanan menuju ke lokasi lain. Anda harus ambil posisi sebelah kiri menuju Taruko Cafe Resto. Perjalanan menuju Objek Wisata Di Bukittinggi tabiang takuruang membutuhkan perjalanan sekitar 5 sampai 10 menit an. Anda harus hati hati ya untuk melewati belokan yang cukup patah untuk sampai puncak.

  • Janjang Saribu

penginapan di bukittinggi

Selain Kota Padang, Sumatera Barat juga memiliki kawasan lain sebagai tujuan wisata. Bukittinggi salah satunya. Terletak di rangkaian Pegunungan Bukit Barisan, membuat Bukittingi memiliki udara yang sejuk. Memiliki berbagai macam destinasi, membuat Bukittinggi selalu ramai pengunjung. Di antaranya Jam Gadang, Ngarai Sianok, Goa Jepang, dan Rumah Adat Baanjuang. Tak hanya itu, ada pula. Janjang Saribu atau Great Wall of Koto Gadang, yang berlokasi di Bukit Apit Puhun, Guguk Panjang,Bukittinggi. Janjang Saribu Punya Ratusan Anak Tangga

Dalam Bahasa Minang, janjang diartikan tangga,dan kalau saribu diartikan seribu. Walaupun seperti itu, jumlah anak tangga Janjang Seribu sebenarnya kurang dari 1.000 buah. Janjang Saribu sebenarnya memiliki ratusan anak tangga. Begitu banyaknya, people menyebutnya dengan sebutan 1.000 anak tangga. Konon, tangga pada Janjang Saribu ini dipakai warga setempat untuk menimba air dari dasar ngarai ke permukiman. Hal ini dikarenakan ada permukiman warga di puncak yang disebut dengan Bukit Apit. Panoramanya Begitu Menakjubkan. Terlepas dari banyaknya  anak tangga, Janjang Saribu mempunyai panorama yang speaktakular.

Dari atas sana, tampak lembah nan hijau, Gunung Singgalang dan Ngarai Sianok. Selain itu, Janjang Saribu juga dihiasi dengan tembok berwarna abu-abu di sisi kanan dan kiri. Tujuannya tentu saja agar terhindar dari bahaya, mengingat lokasinya yang berada di sisi jurang. Akan tetapi, bukan sekedar sebagai pengaman, tembok yang artistik tersebut ternyata terinspirasi dari Tembok China. Benar saja, karena jarak dari ujung ke ujung yang cukup panjang, ditambah tembok abu-abu di sisi kanan dan kiri, membuat tempat ini mirip dengan Tembok Besar China. Tidak kaget saat destinasi ini menjadi omongan replikanya Tembok Besar China atau The Great Wall of Koto Gadang.

Rute Menuju Janjang Saribu

Menemukan Janjang Saribu tidak sulit, karena lokasinya tak jauh dari Ngarai Sianok. Dari Taman Panorama di dekat Lobang Jepang, tinggal mengarahkan kendaraan sekitar 500 meter. Ketika bertemu perempatan, ambil jalan ke arah kiri. Dari sana, Janjang Saribu tak begitu jauh. Jika Anda mengendarai kendaraan umum, naiklah angkutan kota untuk ke Ngarai Sianok. Setelah itu, turunlah di jembatan pertama di dasar ngarai, sekitar 150 meter dari Lobang Jebang.

  • Lubang Jepang

tempat wisata terbaru di bukittinggi

Lubang Jepang Bukittinggi termasuk salah satu sejarah yang berada di Kota Bukittinggi, Sumbar, Indonesia. Lubang Jepang  merupakan  terowongan (bunker) untuk perlindungan yang dibuat oleh tentara pendudukan Jepang di tahun 1942 silam yang digunakan untuk  pertahanan. Before, Lubang Jepang ini dibangun oleh pasukan tentara jepang yang dijadikan   tempat penyembunyian perbekalan juga peralatan untuk perang pasukan tentara Jepang, dengan panjang terowongan kurang lebih  1400 m dan berkelok-kelok serta memiliki lebar sekitar 2 meter. Beberapa ruangan khusus berada di terowongan ini, di antaranya adalah ruang pengintaian, ruang penyergapan, penjara, dan gudang senjata.

Selain keberadaan lokasi yang strategis di daerah yang konon dijadikan sebagai pusat pemerintahan dari Sumatera Tengah, tanah yang dijadikan dinding terowongan ini adalah jenis tanah yang tercampur dengan air akan semakin kokoh. Sampai  gempa yang mengguncang Sumatera Barat tahun 2009 lalu ngga banyak menghancurkan struktur terowongan. Dari puluhan hingga ratusan ribu pasukan romusha di gerakkan dari pulau Jawa, Sulawesi dan juga Kalimantan untuk menggali terowongan ini. Pemilihan tenaga kerja dari luar daerah ini adalah strategi kolonial Jepang untuk melindungi  kerahasiaan megaproyek ini. Bukittinggi menggerakkan tenaga kerja sendiri dengan harapan dan tujuan untuk menyelesaikan terowongan pertahanan di Bandung dan Pulau Biak.

  • Museum Bung Hatta

tembok cina bukittinggi

Lahan dari rumah kelahiran Bung Hatta dulu seluas sekitar 1.000 m² dibebaskan dari Pemerintah Kota Bukittinggi. Dikisarkan luas tanah itu baru beberapa dari lahan yang dahulu yang di punya oleh keluarga almarhum dari Bapak Bung Hatta. Yayasan Pendidikan Wawasan Nusantara saat mengorganisasikan Universitas Bunga Hatta dan memperbaiki rumah kelahiran Bung Hatta saat bulan September 1994 silam. Pelaksanaan dan Perencanaan renovasi dipimpin oleh Rektor Universitas Bung Hatta. Museum ini diurus oleh Dinas Pariwisata, Seni dan juga Budaya Kota Bukittinggi yang mempunyai nilai sejarah yang tinggi.

  • Istana Bung Hatta

travel padang bukittinggi

Istana Bung Hatta terletak  di seberang Jam Gadang Bukittinggi sumatra barat, ditambah halaman luas hijau yang asri dan sejuk yang dihiasi dengan pohon palm juga cemara. Di sekitaran Istana Bung Hatta dikelilingi tembok rendah, dan juga pintu gerbang yang di design terbuka. Namun jika Anda akan masuk, seorang penjaga langsung mendekat, dan tidak mengizinkan masuk lebih jauh lagi mendekat dengan bangunan.

  • Taman Margasatwa dan Budaya Kinanta

objek wisata di bukittinggi

Taman Margasatwa beserta Budaya Kinantan salah satu taman bermain  keluarga dan objek wisata budaya wisata di Bukittinggi yang dijadikan referensi untuk liburan, dengan berjalan kaki cukup menyeberangi Jembatan Limpapeh, sesaat setelah selesai melihat Benteng Fort de Kock. Anda melangkah masuk ke Taman Margasatwa dan Budaya Kinantan, dengan begitu segera terlihat sebuah kandang Gajah, dan juga Rumah Adat Banjuang yang dipakai untuk museum.

  • Rumah Adat Baanjuang Puti Bungsu

tempat wisata di bukittinggi

Museum Rumah Adat Baanjuang berlokasi di dalam kawasan Taman Marga Satwa dan Budaya Kinantan atau Benteng Fort De Kock Bukittinggi.

  • Benteng Fort de Kock

tempat wisata bukittinggi

Benteng Fort De Kock adalah benteng yang dijadikan peninggalan dari bangsa Belanda yang berada di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat. Area pada Benteng Fort de Kock terletak sejarak  1 km dari pusat kota Bukittinggi yakni di area Jam Gadang, dan lokasinya di terusan jalan Tuanku nan Renceh. Bangunan Benteng Fort De Kock ini didirikan oleh Kapten Bouer ketika masa tahun 1825. Tentara Belanda membuatkan Benteng Fort De Kock sebagai tempat  kubu pertahanan dari gempuran orang Minangkabau terutama ketika meletusnya Perang Paderi di masa 1821 dan sampai 1837. Benteng Fort De Kock merupakan salah satu benteng dari dua benteng yang didirikan oleh Belanda, yang berada di Provinsi Sumatera Barat, dan satunya berada di Batusangkar karena dahulu dua kota inilah yang paling susah ditaklukan oleh Belanda ketika peristiwa perang Paderi.

  • Jembatan Limpapeh

penginapan di bukittinggi

Di tahun 1995 Jembatan Limpapeh didirikan dengan corak dominan warna kuning dan merah. Jembatan yang dibangun dengan bahan baja ini menyambungkan Taman Margasatwa lalu Budaya Kinantan sampai Benteng Fort de Kock. Jika dilihat dalam sekejap, Jembatan Limpapeh ini kelihatan kurang menarik jika dilihat dari bawah jembatan, akan tetapi jika saat mencoba untuk menyeberang di atas jembatan, ketika melewatinya terasa getaran dan goyangan yang bisa memancing adrenalin. Tempat wisata di bukittinggi ketika ada di jembatan ini Anda akan disuguhkan pemandangan indah Kota Bukittinggi yang diputari oleh perbukitan dan Gunung Marapi.

  • Ngarai Sianok

objek wisata bukittinggi

Ngarai sianok ini membentang sejauh kurang lebih 15 km dari sisi selatan Nagari Koto Gadang hingga Nagari Sianok Enam Suku, dengan kedalaman lembah mencapai 100 meter dan lebar celah sekitar 200 meter. Ngarai Sianok merupakan wujud dari visual yang lebih jelas oleh aktivitas pergesekan lempeng bumi “tektonik” di Provinsi Sumatera barat ini. Proses dari  patahan tersebut menjadikan sebuah kawasan yang subur dengan pemandangan  yang cukup cantik. Kawasan ngarai sianok ini mempunyai sebutan lain yakni dengan sebutan Lembah Pendiam, karena keadaan suasana yang tenang dan damai. Angin yang sepoi sepoi dan angin yang berhembus semilir, berpadu dengan latar suara kicauan burung yang mungil juga gemericik aliran sungai, ngarai ini sangat pas dijadikan tempat melepaskan beban pikiran dari penat sehari-hari.

Wisata Weekend Terbaru

  • Danau Maninjau

tempat wisata terbaru di bukittinggi

Apabila anda mencari wisata alam berupa danau yang ada di kota ini, silakan kunjungi Danau Maninjau. Danau dengan keindahan alam mempesona serta hawa yang segar. Danau ini lokasinya 36 km apabila ditempuh dari Kota Bukittinggi. Dan untuk mencapainya kita harus melewati sebuah jalan dengan kelokan yang cukup banyak atau dikenal dengan nama kelok 44 (ampek puluh ampek), jadi harus lebih hati-hati dalam mengemudikan kendaraan karena medan yang agak berbahaya. Perlu diketahui bahwa Danau Maninjau adalah danau yang paling luas kedua sesudah Singkarak.

  • Pasar Bukittinggi

Ini bisa dibilang merupakan wisata belanja yang ada di Bukittinggi. Lokasi tepatnya Pasar ini adalah di belakang Jam Gadang. tempat wisata di bukittinggi Pasar Bukittinggi terbagi menjadi 3 bagian antara lain adalah pasar bawah, lereng, serta pasar atas. Masing-masing bagian memiliki jenis benda yang dijual berbeda-beda. Untuk pasar bawah, anda dapat jumpai banyak pedagang yang menjual beraneka macam sayur mayur beserta buah-buahan, tak ketinggalan bumbu jadi yang dapat dipakai untuk membuat beragam jenis masakan padang yang enak. Jika Anda ke pasar lereng, anda akan menemukan berbagai penjaja kuliner atau buah tangan khas yang berasal dari Sumatera Barat, yakni seperti dadiah, souvenir,karakaliang, keripik balad, semuanya tersedia.

Lokasi ini disebut dengan pasar  lereng karena terdapat di tempat yang sedikit miring. Sementara untuk pasar atas sendiri, anda akan lihat ada banyak penjual ikan, pakaian, sampai sulaman khas Padang. Nah, bagi anda yang suka berwisata belanja, tempat ini sangat direkomendasikan. Jangan lupa, kalau berbelanja di sini anda harus memakai jurus tawar anda supaya mendapatkan barang yang diinginkan dengan harga lebih murah.

  • Janjang Ampek Puluah

tembok cina bukittinggi

Tempat wisata di Bukittinggi selanjutnya adalah Janjang Ampek Puluah. Janjang Ampek Puluah jika diartikan kedalam bahasa indonesia yakni berarti “tangga berjumblah 40”. Memang benar, lokasi yang satu ini berupa tangga yang jumlahnya ada 40. Fungsinya adalah untuk menghubungkan antara pasar bawah serta pasar atas. Tangga ini cukup unik dan menjadi banyak perhatian sebagain orang. Tangga yang berjumlah 40 ini cukup tinggi untuk melihat ke kejauhan di sekitar pasar bukittinggi, oleh karenanya sering kali pengunjung yang datang  berfoto di tengah anak buah tangga.

  • Rumah Adat Baanjuang Puti Bunsu

Obyek wisata yang satu ini semacam museum etnografi dengan wujud yang unik yakni rumah gadang. Lokasinya berada di dalam kawasan Taman Margasatwa dan Budaya Kinantan. Saat Anda memasuki museumnya, anda akan melihat berbagai koleksi museum yang terdiri dari benda sejarah dan juga budaya asli ranah minang. Sebagai salah satu  contoh yaitu perlengkapan pertanian,tembikar,pakaian adat,pelaminan minangkabau hingga dengan mata uang kuno. Yang paling menarik dari sini yaitu anda bisa mengambil foto saat berada di pelaminan lengkap dengan pakaian adat minangkabau. Nah, jika Anda melihat dari taman margasatwa, akan terlihat sebuah jembatan yang menyambungkan lokasi ini dengan Benteng Fort de Cock yang ada di seberangnya.

  • Air Terjun Lembah Anai

travel padang bukittinggi

Lembah Anai memanjang sepanjang tepi jalan Kota Padang ke Bukittinggi sangatlah panjang bukan?. Nama Lembah Anai sering digunakan sebagai nama rumah makan padang,uhmm. tempat wisata terbaru di bukittinggi saat Anda melampaui jalan tersebut, akan Anda jumpai sebuah air terjun dengan jarak yang tak terlampau besar (sedang saja) berlokasi di tepian jalan. Selain menjadi salah satu destinasi wisata yang sering dikunjungi wisatawan karena lokasinya yang berbeda dengan kebanyakan air terjun, pemandangan Lembah Anai sendiri memang mempesona dan memanjakan mata kita sepanjang perjalanan.

  • Danau Tarusan Kamang

objek wisata di bukittinggi

Objek wisata di Bukittinggi kemudian adalah danau tarusan kamang. Jangan kawatir danau tarusan kamang adalah danau yang sangat indah dan mempesona, jika Anda akan datang ke danau ini jaraknya sekitar 14km dari bukittinggi. Lokasi danau tarusan bukittinggi terletak di jorong halalang,kamang mudiak,kamang magek,kabupaten agam.

  • Puncak Lawang

tempat wisata di bukittinggi

Puncak Lawang adalah salah satu nama suatu puncak dataran tinggi yang berada di Kabupaten Agam Sumatera Barat. Dari area ini, Anda bisa melihat keindahan Danau Maninjau yang bwarna biru. Puncak Lawang terletak di Kecamatan Matur, Kabupaten Agam, Sumatra Barat. Ini daerah puncak menuju Danau Maninjau. Dari ketinggian puncak ini kita bisa melihat pemandangan dari  Danau Maninjau seutuhnya.

Puncak Lawang berada di 1.210 mdpl. Saat jaman penjajahan, tempat ini dikenal sebagai tempat peristirahatan bangsawan Belanda. Puncak Lawang termasuk lokasi yang cocok karena lokasi ini salah satu spot terbaik yang ada di Asia Tenggara digunakan tempat ajang kejuaraan olahraga paralayang kelas internasional. Untuk berada dikawasan Puncak Lawang, Anda akan melewatkan  perjalanan dengan 44 belokan yakni Kelok 44.

Fasilitas Bukittinggi

  • HOTEL SITAWA SIDINGIN

Hotel ini beralamat dijalan. Dr. Rivai No. 19 Bukittinggi 26115 jika sobat ingin memesan hotel ini dapat menghubungi nomor telfon (62-752) 21385 atau 21118. Jumlah kamar yang terdapat di hotel ini sebanyak 13 Kamar Harga masing-masing kamar  Standar Rp. 85.000/malam.

  • HOTEL MARMY

hotel ini beralamat di jalan Kesehatan No. 30 Bukittinggi 26113 Jika sobat ingin memesan hotel ini dapat menghubungi nomor telpon (62-752) 23342 Jumlah kamar yang disediakan di hotel ini adalah sebanyak 12 Kamar dan harga dari masing masing kamarnya adalah standar Rp. 85.000/malam.

  • HOTEL ASIA

hotel ini beralamat di jalan Kesehatan No. 38 Bukittinggi 26115 Jika sobat ingin memesan kamar di hotel ini dapat menghubungi nomor telpon (62-752) 625277 atau nomor Fax: (62752) 625278 sedangkan jumlah kamar yang ada di hotel ini adalah sebanyak 35 Kamar dan harga masing masing kamarnya berkisaran Rp 100,000,-250.000/malam.

  • HOTEL PELANGI 

Hotel ini beralamat di jalan. Jenjang Pesanggrahan No. 6 Bukittinggi 26113 Jika sobat ingin memesan kamar hotel dapat menghubungi nomor telvon (62-752) 625404 tempat wisata di bukittinggi dan jumlah dari Kamar di hotel ini adalah sebanyak 7 kamar Harga dari masing-masing Kamar Standar Rp. 60.000/malam.

  • Wisma Puri Kartika

Penginapan ini terletak di Jalan Panorama No. 16, Bukittinggi. Wisma Puri Kartika dikategorikan sebagai penginapan kelas melati dan terletak tak jauh dari Jam Gadang. Ada 18 kamar yang disediakan Wisma Puri Kartika, yang terbagi menjadi Standard Room, Deluxe Room, dan Family Room. Tarif kamar per malam mulai Rp90.000 hingga Rp180.000. Sementara, fasilitas yang disediakan meliputi extra bed, kafe, layanan laundry, penginapan di bukittinggi hingga layanan panggil taksi.

  • Tembok Cina Bukittinggi

Melihat kemegahan Great Wall tak perlu jauh-jauh ke China. Kota Bukittinggi di Sumatera Barat yang terkenal, Janjang Koto Gadang panggilannya. Inilah tempat wisata baru di Sumatera Barat yang membuat Anda serasa di Tembok China beberan. Janjang Koto Gadang menyambungkan dari kawasan Bukittinggi dan Agam. Dilongok dari situs resmi Pemerintah Sumatera Barat, tempat wisata baru ini menambah ikon untuk pariwisata di Sumatera Barat. Great Wall ala Sumatera Barat ini mempunyai  1 km pangjanya. Karena menghubungkan dua tempat, ada dua pintu masuk bagi traveler yang ingin menapakkan kaki di tembok raksasa ini. Dan sempat mengunjungi ke tempat wisata baru ini beberapa bulan silam. Beranjak ke Bukittinggi, wisatawan dapat masuk lewat pintu yang lokasinya cukup dekat dari Lobang Jepang. Dari situ, wisatawan akan melalui jalan yang menurun.

Tembok cina bukittinggi siap untuk terpana dengan pemandangan yang disuguhkan. Mata Anda langsung dimanjakan dari kegagahan Ngarai Sianok, persawahan dan juga  tebing-tebing gahar. Langsung saja ambil hambar sebanyak banyaknya. Jangan sia-siakan kesempatan untuk mengabadikan momen lewat jepretan lensa kamera. Berposelah layaknya berada di Great Wall China. Dan pada, momen di sana ada juga jembatan gantung dan anak tangga yang tinggi. Berbagai titik pun disiapkan pos-pos, untuk tempat beristirahat sambil menikmati pemandangan sungai, sawah, dan tebing. Sedikit membutuhkan stamina kuat untuk berpetualang ke tempat ini. Jika Anda ingin menuntaskan perjalanan Janjang Koto Gadang ini, sebaiknya traveler menyiapkan air minum. Jarak tempuh sejarak 1 km akan membuat tenggorokan Anda kering dan kehausan. Dan selain itu, medan yang akan ditempuh cukup menantang. Anda wajib trekking di jalur area yang mendaki dan menurun. Jika Anda tidak sanggup untuk melanjutkannya perjalanan, sebaiknya cukup hanya menjelajah setengah perjalanan saja ya jangan di paksakan.

  • Transportasi dari Padang ke Bukittinggi

Saya diserbu calo yang menawarkan kendaraan, travel padang bukittinggi keluar dari Bandar International Minangkabau. “Sudah dijemput,” saya menggerakkan tangan menolak. Masih memaksa, “Mau kemana?” kata mereka bertubi-tubi sambil mengikuti langkah saya. Saya menghindar dengan cepat agar tidak diikuti. Mereka laki-laki berjumlah 20-30 orang memaksa untuk mengunakan jasa mereka. Biasanya, saya mengunakan jasa AWR (travel resmi bandara), memesan dari Jakarta. Saya katakan nama pesawat dan pukul kedatangan serta memberikan nomor telepon gengam yang bisa dihubungi.

Begitu pesawat mendarat, saya menerima telepon yang tidak dikenal, saya hubungi balik, itu dari pihak AWR, konfirmasi. Mereka akan memandu kita menuju pool kendaraan. Keluar dari bandara menuju booth taksi sebelah kanan, katakan sudah memesan travel AWR. Kita akan diminta menaiki taksi dan diantar ke pool AWR (terkadang menunggu 2-3 penumpang lain, jika pesawat yang digunakan sama). Tidak perlu membayar taksi, karena dibayarkan oleh pihak AWR. Biaya dari bandara ke Bukittinggi Rp 50.000. Sedangkan biaya dari Padang ke Bukittinggi via AWR cukup Rp 35.000, dari Bukittinggi ke Padang harga sama.

Demikian artikel tentang wisata di bukittinggi,apakah masih bingung tentang pembahasan kali ini? Jika Anda ingin berlibur di sini maka simak lah dengan benar,agar tidak salah,bukittinggi sumatra barat mempunyai banyaj sekali wisata alam mulai dari tembok cinta yang replika dari cina disini dibangun juga, keren bukan? Kalian bisa menikmatinya tidak jauh jauh cukup pergi sumatra barat sudah bisa memandanginya, bagi Anda yang traveller jangan khawatir di bukittinggi banyak sekali penginapan seperti hotel dan lainya, diatas sudah saya sajikan beberapa hotel yang terbaik untuk Anda, silahkan di cek. Jika ada kesalahan kata saya mohon maaf,terimakasih sudah membaca artikel tentang tempat wisata di bukittinggi.