23 Wisata Pantai Di Banyuwangi Paling Memukau

Banyuwangi adalah kabupaten paling timur di Jawa Timur. Di sebelah utara terletak kabupaten Situbondo. Kabupaten Jember dan Bondowoso tetangga Banyuwangi ke barat. Di sebelah timur terletak pulau Bali dan di sebelah barat terletak Samudera Indonesia. Banyuwangi terletak di koordinat 70 45 ’15 “S dan 113 ‘38.2” E. Karena lokasinya, Banyuwangi memiliki pemandangan alam yang beragam, kaya seni, budaya, adat istiadat dan tradisi.

Keindahan alam tersebar di Banyuwangi dari barat ke timur. Gunung, hutan dan pantai menandai lanskap kabupaten. Misalnya, Kawah Ijen terkenal dengan danau kawahnya yang indah, penambang belerang tradisional yang luar biasa mendaki dan menuruni lereng Gunung Merapi, dan perkebunan yang menutupi lereng Kawah. Taman Nasional Meru Betiri terkenal dengan Harimau Jawa dan kura-kura.

Lokasi-lokasi ini membentuk pusat kawasan Pengembangan Pariwisata yang disebut Segitiga Intan, yang menghubungkan satu Obyek Wisata dengan Objek Wisata lainnya. Berbatasan langsung dengan selat Bali, sebagian besar pengunjung hanya mampir sebelum menyeberang ke Bali. Jika Anda punya waktu, cobalah untuk tinggal sejenak dan jelajahi The Sunrise of Java’s. Wilayahnya cukup beragam, mulai dari dataran rendah hingga dataran tinggi, pegunungan, dan daerah pantai, serta situs-situs bersejarah dan warisan lain dari zaman kuno. Yang tetap menjadi orang terinspirasi untuk datang kesini adalah destinasi wisata pantainya.

Pantai Pulau Merah

pantai di banyuwangi

Daftar pantai di banyuwangi yang pertama adalah Pulau Merah. Red Island atau Pulau Merah banyuwangi ini  menawarkan keindahan pantai yang tak tertandingi. Terletak di desa Sumber Agung, Pesanggaran, pulau kecil ini menarik banyak wisatawan karena tempatnya yang unik, seperti bukit di tengah laut. Pantai Merah banyuwangi ini memiliki pasir putih bersih dengan air laut yang jernih.

Pohon kelapa dan pisang di sekitar lokasi menambah beragam vegetasi. Tidak seperti Pantai Plengkung, ombak di laut merah banyuwangi ini  tidak begitu besar, tetapi cukup menantang. Banyak peselancar menjadikan pantai ini sebagai lokasi untuk pelatihan mereka. Ketika air surutnya rendah, Anda bisa berkeliling ke Pulau Merah di tengah pantai. Di pantai selatan, ada lokasi yang bagus untuk menyaksikan pemandangan matahari terbenam.

Pantai Batu

pantai merah banyuwangi

Jika beberapa pantai biasanya memiliki pasir putih, Anda tidak akan menemukannya di pantai Batu. Sesuai dengan namanya, pantai yang satu ini tidak dikelilingi oleh pasir tetapi bebatuan kecil. Suasana di sekitar pantai masih terlihat alami dengan panorama yang menakjubkan. Perpaduan pepohonan hijau dengan air biru adalah perpaduan indah yang akan memikat setiap turis yang datang.

Terletak di desa Sarongan, Kabupaten Pasanggaran, pantai Batu adalah bagian dari Taman Nasional Meru Betiri. Pengunjung sering memainkan berbagai kegiatan seperti bermain di air atau bersantai di pantai sambil menikmati pemandangan.

Pantai Sukamade

destinasi wisata banyuwangi

Pantai di banyuwangi ini tak kalah dengan pantai pulau merah yaitu Pantai sukamade. Anda tidak mengunjungi Banyuwangi tanpa datang ke pantai Sukamade. Pantai ini adalah salah satu andalan pariwisata di kota Banyuwangi. Masih bagian dari kawasan Taman Nasional Meru Betiri, Pantai Sukamade adalah rumah bagi ribuan telur penyu. Selama ratusan tahun, pantai ini dikenal sebagai lokasi bersarang kura-kura di Banyuwangi.

Daya tarik utama di Sukamade adalah untuk melihat proses penyu bertelur dan pelepasan tukik ke laut. Pengunjung akan dibawa ke perahu untuk melihat kura-kura yang muncul dari laut sebelum bertelur.
Karena proses ini terjadi pada malam hari, maka Anda harus mencari penginapan di sekitar Pantai Sukamade. Jika menyaksikan proses melepaskan kura-kura bukanlah hal Anda, Anda dapat bersantai di pantai atau berjalan-jalan menikmati panorama.

Pantai Teluk Hijau (Green Bay)

laut merah banyuwangi

Pantai Green Bay di Banyuwangi juga dikenal dengan nama Teluk Hijau. Anda perlu energi ekstra untuk datang ke tempat ini karena pantai ini masih tergolong wisata banyuwangi terbaru. Dari pantai Batu, Anda harus melalui hutan dan sungai kecil, melewati tebing dengan pepohonan yang rimbun. Di belakang tebing berbatu, terbentang keindahan Green Bay dengan pasir putih dan air laut sebening kristal.

Disebut pantai teluk hijau karena air lautnya berwarna pirus. Pantai dibanyuwangi yang satu  ini tidak hanya cocok untuk rekreasi, tetapi juga surga bagi pecinta keindahan alam. Di sekitar pantai, tepatnya 20 meter ke arah timur, pengunjung dapat menemukan air terjun dengan ketinggian 8 meter. Terletak di desa Sarongan, Pantai Teluk Hijau adalah bagian dari Taman Nasional Meru Betiri. Ada juga bunga yang terancam punah, bunga Rafflesia, yang tumbuh di daerah tersebut.

Selain menikmati pemandangan, Anda juga bisa berenang di pantai, berfoto, atau bermain pasir. Pengunjung yang datang hanya perlu membayar biaya parkir sebesar Rp3.000 hingga Rp10.000 untuk sepeda motor dan mobil.

Pantai Rajegwesi

wisata banyuwangi terbaru

Pantai Rajegwesi terletak dekat dengan Taman Nasional Meru Betiri, Desa Sarongan, Kecamatan Pesaggaran. Pantai yang indah dengan pasir putih dan air biru adalah daya tarik pantai ini. Pantai Rajegwesi terletak di pusat desa nelayan. Anda akan melihat banyak kapal nelayan yang ditambatkan di pantai. Disebut Rajegwesi karena ada “pagar besi” (wesi dalam bahasa Jawa berarti besi), yaitu bebatuan yang mengandung besi.

Pengunjung yang datang akan menemukan pantai pasir coklat daripada pasir putih. Warna ini berasal dari lumpur sungai yang mengalir ke Pantai Rajegwesi. Selain itu, pantai ini juga menghubungkan Pantai Sukamade dan Green Bay. Wisatawan yang datang sering menghabiskan waktu bermain air atau mengunjungi wisata agro yang disediakan oleh pemerintah setempat.

Pantai Boom

objek wisata banyuwangi

Turun dari daerah pegunungan, Banyuwangi juga memiliki pantai yang menawan. Salah satu pantai paling populer di kalangan wisatawan domestik adalah Boom Beach yang terletak di dekat pusat kota. Pantai adalah tempat berkumpul bagi anak muda, terutama di sore hari. Terletak di desa Mandar, Boom Beach terkenal sebagai pelabuhan penting.

Meskipun pernah merusak pemandangan, tapi sekarang pemandangan di sekitar pantai cukup bagus. Pengunjung dapat menikmati makanan lezat di tepi pantai atau bersantai di kursi dan menikmati pemandangan matahari terbenam. Salah satu atraksi paling menarik di tempat ini adalah festival Gandrung Sewu. Agenda ini dilakukan setiap tahun dengan menampilkan seribu penari yang menari di pantai pasir.

Pantai Plengkung

wisata pantai banyuwangi

Mengunjungi pantai Plengkung di Banyuwangi akan memberikan pengalaman liburan yang luar biasa. Pantai ini sering disebut sebagai G-Land Banyuwangi. Tidak hanya turis lokal, tetapi pengunjung asing juga menjadikan pantai sebagai tujuan mereka. Disebut Plengkung karena bentuknya yang melengkung atau menyerupai huruf G.

Di daerah taman nasional Alas Purwo, Pantai Plengkung adalah salah satu dari 7 pantai terbaik di dunia, seperti Hawaii dan Afrika Selatan. Banyak pelancong datang ke sini untuk berselancar, terutama di bulan April hingga Agustus; ketika ombak bisa mencapai ketinggian 8 meter. Jika Anda tidak suka berselancar, tidak perlu khawatir. Di pantai ini, Anda dapat menikmati panorama taman nasional Alas Purwo atau bermain di pantai.

Pantai Wedi Ireng

wisata kawah ijen banyuwangi

Kata-kata wedi ireng dalam bahasa Jawa berarti pasir hitam. objek wisata banyuwangi ini memiliki keunikan pasir hitamnya yang tersembunyi di balik pasir putih di permukaannya. Dibandingkan pantai lain di Banyuwangi, pantai Wedi Ireng lebih tenang. Ini bukan karena pantai tidak menarik, tetapi karena lokasinya cenderung sulit dijangkau.

Terletak di Sumber Agung, pantai Wedi Ireng sejajar dengan Red Island Beach. Sisi timur pantai memiliki ombak yang lebih besar daripada di sisi barat dengan ombak yang tenang. Batu di pantai, pasir putih, ombak yang tenang dan air laut yang jernih menjadikan pantai tempat liburan yang sempurna bagi wisatawan.

Pantai Parang Kursi

obyek wisata banyuwangi

Lokasinya yang tersembunyi membuat wisatawan sangat sedikit tahu tentang Parang Kursi. Daya tarik pantai ini terletak di Kecamatan Pesanggaran, antara Pulau Merah dan Pantai Lampon. Suasana tenang dan damai memberikan nuansa relaksasi bagi wisatawan. Untuk mencapai pantai ini, Anda dapat mengambil jalan ke selatan pantai Lampon. Namun, perjalanan harus berhenti di Port Lampon, dan lanjutkan dengan berjalan kaki.

Pengunjung harus melewati Pitu Tampung mendaki gunung, menyeberangi muara dan naik ke bukit. Pantai Parang Kursi tampak cantik di belakang bukit. Disebut Parang Kursi karena ada bebatuan berbentuk kursi di sekitar pantai. Daya tarik utama di sini adalah pemandangan alamnya. Pengunjung dapat menghabiskan waktu berjalan-jalan di pantai dan mengambil gambar atau bermain pasir.

Pantai Pancur

objek wisata di banyuwangi

Pantai Pancur terletak di taman nasional Alas Purwo, sering dikunjungi oleh wisatawan baik dari Banyuwangi dan kota-kota lainnya. Yang satu ini cukup populer, dilihat dari fasilitas lengkap yang dibangun di sekitar pantai seperti ruang doa, kamar mandi, dan kios yang menjual makanan. Pengunjung yang datang dapat menikmati suara debur ombak, yang sering digunakan oleh anak-anak untuk berenang atau bermain air.

Di sisinya, pantai dihiasi oleh bebatuan berlumut, sementara di sisi lain ada hamparan pasir putih yang indah. Yang menarik, ada aliran kecil di sekitar pantai Pancur yang menyerupai air terjun mini. Air tawar kemudian mengalir dan langsung terintegrasi dengan air laut di bawahnya. Penamaan Pantai Pancur (pancur berarti mandi) juga didasarkan pada fenomena alam yang unik. Sebagian besar pengunjung yang datang akan menghabiskan waktu dengan berenang atau berkemah di sekitar pantai.

Pantai Trianggulasi

pantai di banyuwangi

Meski hanya berjarak sekitar 2 Km dari pantai Plengkung, tidak banyak turis yang tahu tentang Pantai Trianggulasi. Penduduk setempat sering menyebut pantai ini sebagai Tanggur Asri. Masih terletak di Taman Nasional Alas Purwo, tepatnya di desa Tegaldlimo dan sekitar 76 Km dari pusat kota Banyuwangi. Untuk penggemar olahraga air, objek wisata ini bukanlah tempat yang tepat untuk hobi Anda.

Karena, meski ombaknya memesona, pengelola lokal melarang pengunjung untuk berselancar atau berenang di pantai. Namun, jangan khawatir karena Pantai Trianggulasi memiliki panorama yang indah. Pantai landai dan topografinya menghadirkan keindahan tanpa batas. Di sekitar lokasi, Anda akan menemukan monyet dan kijang liar berjalan di sepanjang pantai. Pengunjung yang datang dapat berkemah sambil menunggu pemandangan matahari terbenam yang memukau.

itulah daftar wisata pantai banyuwangi yang patut sekali anda kunjungi sekaligus menjadi agenda wajib saat anda sedang berkunjung ke banyuwangi. Sebagai kabupaten terbesar di provinsi Jawa Timur, Banyuwangi kini menjadi salah satu tujuan wisata paling populer. Siapa yang tahu bahwa kota yang terletak di ujung timur Pulau Jawa menyimpan sejuta pesona dengan keindahan?

Kawah Ijen Banyuwangi

pantai merah banyuwangi

Sejak ditetapkan sebagai kawasan reservasi biosfer oleh UNESCO pada tahun 2016, Wisata Kawah Ijen Banyuwangi menjadi semakin populer di kalangan turis lokal dan asing. Ini memiliki luas 2.560 hektar dan terletak di atas Gunung Ijen di distrik Licin, Banyuwangi. Salah satu atraksi yang paling berbahaya di dunia menempati kaldera terbesar di Jawa yang dibentuk oleh letusan Gunung Ijen dengan lebar 6 m. Kawah memiliki kedalaman 200 meter.

Ini adalah situs berbahaya karena air pirus sangat asam — mendekati nol, yang merupakan salah satu yang terbesar di dunia. Namun, pemandangan alam di kawah itu menjadi daya tarik utama para pengunjung. Ada fenomena api biru (api biru) yang muncul di situs tambang belerang hanya pada pukul 05.00 pagi. Anda dapat melihat indahnya matahari terbit yang memantul di permukaan air, menciptakan warna yang indah. Selain itu, kemegahan panorama Gunung Merapi, Gunung Raung, Gunung Rante, dan lainnya dapat dilihat dengan jelas dari kawah. Untuk sampai di sana, Anda harus mendaki sekitar 2-3 jam dari Paltuding.

Taman Blambangan

destinasi wisata banyuwangi

Taman Blambangan awalnya adalah alun-alun kota yang kemudian dikembangkan sebagai ruang terbuka hijau (RTH) oleh pemerintah setempat. Objek wisata banyuwangi yang ini diapit oleh empat jalan utama di Banyuwangi, yaitu Jalan Wahidin Sudiro Husodo, Jalan Veteran, Jalan RA Kartini, dan Jalan Diponegoro, taman ini sering disebut sebagai Taman Gesibu Blambangan.

Atraksi berbiaya rendah dapat diakses secara gratis oleh pengunjung yang ingin menikmati suasana Banyuwangi. Taman Blambangan memiliki luas 32.000 m2 dengan deretan pepohonan. Bisa dibilang, objek wisata ini adalah tempat rekreasi bagi penduduk setempat. Di sini, pengunjung akan menemukan berbagai olahraga seperti jogging track, lapangan basket, dan area skateboard. Pada akhir pekan, Anda akan menemukan banyak penduduk setempat berkumpul dan berinteraksi di taman. Setiap Sabtu malam, pengunjung akan disuguhi tarian lokal Banyuwangi. Ada juga berbagai makanan yang dijual untuk melengkapi waktu santai.

Pura Agung Blambangan

laut merah banyuwangi

Dilihat dari sejarah, Pura Agung Blambangan adalah peninggalan bersejarah situs kerajaan Blambangan di Alas Purwo, Banyuwangi Selatan. Candi ini memiliki gaya Hindu yang merupakan magnet bagi para peziarah. Terletak di Tambak Rejo, Muncar, Pura Agung Blambangan juga menjadi salah satu tempat suci utama bagi umat Hindu di Indonesia. Tidak hanya dari Jawa, tetapi pengunjung juga datang dari Bali ketika Kuningan tiba.

Wisatawan asing sering mengunjungi Pura Agung Blambangan karena struktur bangunannya yang menarik. Candi ini adalah yang terbesar kedua setelah Kuil Gunung Salak dan merupakan yang terbesar di antara 92 candi lainnya di Banyuwangi. Saat mengunjungi bait suci, Anda harus mengenakan syal untuk menghormati adat istiadat dan budaya setempat.

Waduk Sidodadi Glenmore

wisata banyuwangi terbaru

Salah satu tempat wisata terbaru di Banyuwangi adalah Waduk Sidodadi Glenmore. Baru dibuka untuk umum pada tahun 2015 dan diresmikan pada tahun 2016, waduk ini awalnya dibangun sebagai fasilitas irigasi perkebunan tebu. Namun, potensi keindahan alam sekitarnya digunakan oleh otoritas lokal dan mengubah tempat itu menjadi situs wisata yang murah. Terletak di Karangharjo, Glenmore, waduk ini memiliki luas lebih dari 6 hektar, dan akan terus dikembangkan menjadi 10 hektar.

Akses ke situs ini tidak begitu sulit, dengan kondisi jalan yang baik dan dekat dengan jalur utama Pacitan-Banyuwangi. Di sini, pengunjung dapat melakukan berbagai aktivitas menarik, seperti menggantung seluncur sepanjang 160 meter melintasi bendungan, menyewa ATV, berperahu, atau menantang sirkuit motor. Tidak hanya itu, tetapi objek wisata juga memiliki taman bunga yang indah, kebun, kolam pemancingan dan area berkemah. Pengunjung hanya perlu membayar tiket parkir seharga Rp2.000 hingga Rp5.000. Jika Anda ingin mencoba berbagai wahana yang tersedia, harganya mulai dari 10.000 hingga 25.000 per perjalanan.

Desa Wisata Osing Banyuwangi

objek wisata banyuwangi

Penduduk setempat mengenalnya dengan nama desa Kemiren, tetapi desa ini lebih dikenal oleh turis sebagai desa Osing. Terletak hanya sekitar 15 menit dari pusat kota Banyuwangi, desa Osing menjadi tujuan wisata yang layak dikunjungi karena suasana budayanya. Suku Osing pernah menjadi orang Majapahit. Namun, ketika kerajaan diserang, beberapa dari mereka melarikan diri ke Tengger, Banyuwangi, dan Bali.

Di Banyuwangi, mereka membangun Kerajaan Blambangan. Di desa Osing, daya tarik utama adalah Studio Genjah Arum yang memiliki pesanan rumah-rumah kuno Osing kuno, berusia lebih dari 100 tahun. Pengunjung dapat belajar tentang sejarah suku dari bentuk rumah. Budaya mencakup empat rumah adat dengan bentuk berbeda yang menunjukkan status sosial, yaitu Crocogan, Tikelbalung, Tikel, dan Serangan.

Di Studio Genjah Arum, Anda dapat menyaksikan langsung budaya dan kebiasaan penduduk asli Osing. Ada paglak angklung yang dimainkan oleh para petani sambil mempertahankan sawah mereka. Ada juga tarian Barong Kemireng dan Gandrung yang ditampilkan saat menyambut tamu. Yang lebih menarik, pengunjung dapat mendengarkan musik Othek atau mortir yang dimainkan oleh wanita paruh baya suku Osing. Musik dimainkan dengan memainkan alu dan mortir dengan iringan musik dari angklung paglak dan drum.

Candi Agung Gumuk Kancil

wisata pantai banyuwangi

Menurut cerita, pembangunan kuil itu dimaksudkan sebagai penghormatan kepada Markandeya, seorang pemimpin spiritual Hindu di abad ke-7. Tidak hanya umat Hindu tetapi wisatawan juga sering mengunjungi situs ini. Terletak di desa Bumiharjo, Glenmore, candi berdiri tepat di tepi hutan sebagai warisan budaya.

Tidak jauh dari kompleks candi, ada sumber mata air Beji yang dipercaya oleh masyarakat untuk menyembuhkan berbagai penyakit. Ini memiliki akses yang mudah, dan pengunjung tidak perlu membayar biaya masuk.

Umbul Pule dan Umbul Bening

wisata kawah ijen banyuwangi

Umbul Pule adalah salah satu situs rekreasi biaya di Banyuwangi dan sekitarnya. Konon, air berasal dari sumber yang tidak pernah mengering meski musim kemarau melanda. Terletak di desa Sumbergondo, Glenmore, Umbul Pule adalah kolam dengan selokan air yang dikelilingi oleh udara sejuk Gunung Raung. Tidak jauh dari Umbul Pule, ada kolam renang lain yang disebut Umbul Bening.

Namun tidak seperti tetangganya, Umbul Bening memiliki empat jenis kolam yang ditujukan untuk pelancong dewasa dan anak-anak. Di setiap kolam renang, ada juga seluncur air untuk menambah semangat bermain. Objek wisata di Banyuwangi menghadirkan kolam dengan air bersih dan jernih. Di sekitar kolam renang, ada juga gazebo bagi pengunjung untuk beristirahat. Saat lapar, Anda bisa membeli makanan di warung-warung di komplek mandi. Untuk mengakses area rekreasi ini, pengunjung hanya perlu mengeluarkan Rp5.000.

Mondoleko Hill

obyek wisata banyuwangi

Salah satu tempat wisata terbaru dan kontemporer di Banyuwangi adalah bukit Mondoleko, sebuah bukit yang terletak di desa Sragi, Sronggon. Banyak pelancong sering memanfaatkan panorama yang indah untuk mengambil selfie atau sekadar menikmati pemandangan keren dari ketinggian. Daya tarik utama situs ini adalah jembatan bambu yang terletak di atas bukit, di Gunung Raung. Panorama di tempat ini didominasi oleh pohon-pohon rindang dan sawah.

Di puncak bukit, ada pohon beringin dengan sebuah makam di bawahnya, suci oleh penduduk setempat. Untuk mencapai situs ini, Anda akan memiliki perjalanan yang berat. Ada sawah, dan sungai untuk menyeberang. Selanjutnya, pengunjung masih harus menaiki tangga untuk menuju puncak bukit. Begitu tiba, Anda hanya perlu membayar biaya parkir.

Desa Berwarna-warni Kalilo

objek wisata di banyuwangi

Sama seperti kota Malang, Banyuwangi juga memiliki desa yang dicat warna-warni. Terletak di tepi sungai Kalilo, sebuah desa yang diubah oleh pemerintah lokal menjadi lokasi wisata yang menarik, menarik banyak pengunjung. Sungai Kalilo yang terletak di pusat kota Banyuwangi memiliki sejarah panjang dan air bersih.

Upaya ini juga dimaksudkan oleh pemerintah daerah untuk memberikan pendidikan kepada masyarakat tentang pentingnya peran sungai dan untuk menjaganya agar tetap bersih. Salah satu atraksi utama desa ini adalah jembatan yang sering digunakan oleh pengunjung untuk mengambil gambar. Untuk mengakses situs ini, Anda harus membayar Rp2.000 untuk parkir yang dikelola oleh penduduk setempat.

Air Terjun Kampung Anyar

pantai di banyuwangi

Banyuwangi memiliki daya tarik alam yang menakjubkan. Salah satunya adalah Air Terjun Kampung Anyar. Tidak heran, wisatawan dapat menyaksikan pemandangan indah tiga air terjun dalam satu kompleks di lokasi yang sama. Penduduk setempat sering menyebutnya dengan nama yang berbeda, air terjun ‘bersaudara’, air terjun jagir, air terjun kembar, dan sebagainya.

Terletak di desa Taman Suruh, air terjun Kampung Anyar memiliki keindahan panorama yang menakjubkan. Bahkan tiga air terjun berasal dari mata air yang berbeda, yaitu mata air Jagir, Pawon, dan Buyut Ijah. Air terjun Pawon adalah salah satu yang paling menarik karena membentuk aliran yang melebar dengan bebatuan bertingkat. Sekitar 10 meter dari air terjun, ada air terjun kedua yang memiliki pemandian taman yang dibangun oleh penduduk setempat.

300 meter jauhnya, ada air terjun ketiga yang disebut Ketegan. Berbeda dengan dua air terjun sebelumnya, ia memiliki ketinggian lebih dari 50 meter, dan arusnya cukup deras. Dikelilingi oleh pepohonan hijau yang rimbun, menghabiskan waktu di air terjun Kampung Anyar akan meningkatkan mood Anda.

Air Terjun Kalibendo

pantai merah banyuwangi

Satu lagi air terjun yang terletak di desa Kampung Anyar, Glagah, adalah air terjun Kalibendo. Objek wisata ini berjarak sekitar 15 km dari kota Banyuwangi dan termasuk dalam agrowisata Kalibendo. Pengunjung yang ingin menikmati pemandangan air terjun harus melewati jalan yang dikelilingi oleh perkebunan cengkeh dan pohon Bendo. Perjalanan panjang dengan jalan menanjak membutuhkan stamina ekstra.

Sesampainya di jembatan kayu, Anda akan melihat hamparan tanaman yang heterogen dan perbukitan yang indah sebelum akhirnya menyusuri sungai dan mencapai lokasi air terjun. Air terjun ini tidak terlalu tinggi, tetapi memiliki air yang jernih. Dikelilingi oleh tebing dan pepohonan hijau, perjalanan Anda yang melelahkan akan terbayar.

Air Terjun Tlepak

Obejek wisata dibanyuwangi yang terakhir adalah Air terjun Tlepak.  Banyak objek wisata air terjun yang ditemukan di Banyuwangi. Setelah Kampung Anyar, ada sebuah desa bernama Kampung Tlepak, Songgon, yang memiliki air terjun yang indah. Masyarakat setempat menyebutnya sebagai air terjun Tlepak atau Rainbow karena para pengunjung dapat menikmati pemandangan pelangi yang sering muncul di air terjun ini di sore hari.

Untuk mengakses air terjun ini, dibutuhkan upaya karena Anda harus melewati jalur trekking yang menanjak. Selain itu, lokasinya masih di area perkebunan membuat pengunjung harus mendapatkan izin terlebih dahulu untuk sampai ke sana. Di sana Anda memiliki tempat wisata menarik yang patut dikunjungi di Banyuwangi. Sudah kah anda menentukan pantai di banyuwangi mana yang akan anda kunjungi pertama pertama.