Buat Website Portofolio Biar Cepat Dapat Kerja

Sulitnya mencari pekerjaan masih menjadi salah satu masalah yang ada di Tanah Air. Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi mencatat sekitar 630.000 atau 8,8% dari total 7 juta  pengangguran di Indonesia adalah lulusan sarjana.

Salah satu faktor penyebab sulitnya mencari pekerjaan adalah rendahnya kompetensi, keahlian dan pengetahuan yang dimiliki oleh para pencari kerja. Ditambah lagi tingkat persaingan dengan para pekerja asing yang datang ke Indonesia untuk berebut mendapatkan sebuah pekerjaan.

Kamu yang masih muda pasti punya impian punya pekerjaan yang nyaman dan gaji yang cukup. Sah-sah saja, sih. Untuk kamu yang ingin cepat dapat kerja, sisi kreatifitas adalah salah satu pertimbangan penting yang dipakai oleh para pemberi kerja untuk memilih karyawannya.  Dikutip dari sebuah artikel di Forbes, menurut workfolio, sebuah perusahaan sofware dan advertising di Amerika, 56% dari perusahaan pemberi kerja lebih tertarik dengan pelamar yang memiliki kreatifitas dalam ‘menjual dirinya’.

Salah satu bentuk kreatifitas yang bisa kamu lakukan untuk ‘menjual dan menonjolkan diri’  adalah dengan cara membuat portfolio atau Curiculum Vitae ( CV ) dalam bentuk yang berbeda dengan yang selama ini ada dan biasa di buat. Kamu bisa coba membuat sebuah portofolio dalam bentuk website untuk menarik perhatian dan menawarkan sesuatu yang berbeda kepada perusahaan pemberi kerja.

Keunggulan memiliki website portfolio untuk mencari kerja

  1. Kamu Akan Lebih Mudah Dikenali dan ‘Ditemukan’

Ketika kamu ingin membeli sebuah produk dengan cara online,  langkah awal yang biasa dilakukan adalah dengan mencari informasi sebanyak-banyaknya tentang produk atau toko penjual produk tersebut. Membaca review dan rating produk-nya, membuka-buka halaman websitenya, mengikuti social media platformnya sampai pada akhirnya kamu memutuskan untuk membeli atau tidak menggunakan produk itu.

Para pemberi kerja yang ada diluar sana pun juga melakukan hal yang kurang lebih sama, mereka akan membaca dan mencari informasi sebanyak-banyaknya mengenai calon karyawannya, termasuk kamu. Nah jika kamu mempunyai sebuah Website Portofolio sendiri, kemungkinan hal ini bisa membantu mempercepat kamu dapat kerja dibanding dengan para pencari kerja yang lain. Kenapa ? dengan mempunyai website portfolio informasi mengenai dirimu akan lebih mudah dicari dan ditemukan dibanding yang lain.

  1. Wadah Informasi Yang Multi Fungsi.

Kamu bisa menaruh apapun yang kamu inginkan kedalam satu tempat di halaman website pribadi mu. Kamu bisa mendesain tampilan portfolio seperti yang kamu inginkan, menampilkan informasi pribadi ( tentang alamat, nomor kontak, alamat email ), hasil karya dan semua informasi yang berkaitan dengan kebutuhan mencari kerja.

Dan dengan mempunyai website portfolio juga akan banyak menghemat waktu dan meminimalisir kesalahan saat mengisi formulir lamaran ( yang saat ini lebih banyak dalam bentuk online ). Kamu tinggal ‘copy paste’ data-datamu  ke dalam form lamaran. Asyik kan 🙂

  1. Kamu Bisa Lebih Menampilkan Kemampuanmu

Website merupakan media yang cocok bagi kreativitas dan imajinasi dengan batasan yang nyaris nihil.

Didalam halaman website portfolio mu, kamu bisa menampilkan informasi – informasi lain yang menjual tentang dirimu, selain data-data ‘standar’ seperti yang ada di  isian form lamaran kerja.

Sebisa mungkin jabarkan lengkap dengan foto atau video yang bagus agar pihak pemberi kerja lebih mudah mengenali kepribadian serta kemampuanmu.

Informasi itu bisa berupa contoh-contoh pekerjaan yang pernah kamu buat, video singkat yang menceritakan tentang dirimu atau video dan dokumentasi mengenai prestasi-preestasi yang pernah kamu raih.

  1. Kesan Pertama Adalah Segalanya

Pastikan desain dan informasi yang ditampilkan dalam halaman web portfoliomu benar-benar berkualitas.

Webiste  pribadi yang dibuat dengan rapih dan menarik serta dilengkapi dengan data profil yang lengkap tentu akan bisa memberikan kesan profesional kepada pemiliknya. Para pemberi kerja bisa saja ‘menilai’ dirimu dengan hanya melihat dan  menilai ‘tampilan’ di halaman websitemu. Mereka bisa menilai dirimu adalah sosok yang profesional atau sebaliknya, sedikit banyak dari tampilan yang ada di halaman website portfolio yang kamu buat.

Jadi membuat sebuah desain yang benar-benar berkualitas mempunyai pengaruh yang sangat penting dalam membuat sebuah website portfolio .

  1. Fleksibel

Portfolio dalam bentuk online – website akan memudahkan kamu merubah data-data yang kamu perlukan untuk di update tanpa harus membuang-buang waktu.

Contoh data-data yang biasanya di update dan dirubah adalah :

  • Data pengalaman kerja baru
  • Kompetensi baru yang kamu dapatkan dari pelatihan / workshop
  • Data Pribadi – alamat rumah / alamat surat menyurat
  • Update data nomor kontak yang bisa di hubungi, dll

Hanya dengan melakukan beberapa langkah, maka data-data yang ada di halaman website portfolio bisa kamu rubah dan sesuaikan sehingga relevan dengan informasi yang paling update tanpa harus repot-repot mencetaknya lagi. Bye bye pemborosan kertas J

  1. Personal Branding

Kamu  bisa menentukan ‘personal branding’ yang kamu ingin tampilkan melalui website portfoliomu. Dari pemilihan warna, foto diri, font yang kamu gunakan, pilihan kata dan style  didalam portfolio kamu, secara tidak langsung akan menunjukkan seperti apa personal branding yang kamu punyai.

Kebanyakan para pencari kerja akan mencari informasi tentang pelamar pekerjaan secara online. Kamu bisa memanfaatkan peluang ini dengan membuat website portfolio biar cepat dapat kerja dan menarik perhatian para pencari kerja dengan menyesuikan data-data diri yang ditampilkan di website portfolio dengan style personal branding yang ingin kamu bangun.

Contohnya jika kamu ingin menunjukkan personal branding diri yang suka akan tantangan dan pekerja keras, maka kamu bisa menampilkan foto-foto diri ketika menjelajah alam, camping di gunung, sedang melakukan project di sebuah workshop. Menambahkan cerita di balik foto-foto tersebut akan menjadi nilai lebih, sehingga kamu bisa maksimal menampilkan  personal branding diri sesuai dengan yang kamu inginkan

Tentunya kamu juga harus menyesuaikan apa yang ada dan tertampil di website portfolimu dengan data dan informasi yang ada di akun-akun social mediamu, supaya sinkron data informasi yanga ada mengenai dirimu.

  1. Mempunyai Jangkauan Yang Luas

Website merupakan media yang cocok untuk memperluas jangkauan promosi, tidak hanya lokal, namun juga nasional bahkan internasional jika suatu saat ada pencari kerja yang membutuhkan informasi tentang profilmu.

Diluar itu, masih banyak lagi segudang manfaat yang bisa kamu dapat dengan membuat website portfolio sendiri.

Cara Sederhana Membuat Website

Siapa bilang kalau membuat website itu sulit? Dengan adanya perkembangan teknologi internet dan informasi saat ini, tidak terlalu sulit untuk membuat sebuah website portfolio. Banyak cara sederhana membuat website yang akan anda temukan di temukan ketika anda searching di google.

Untuk membuat sebuah website, ada hal-hal penting yang perlu kamu ketahui dan pahami, sehingga website portfolio yang akan kamu desain dan bangun bisa maksimal membantumu cepat mendapatkan pekerjaan.

Mempunyai website porfolio sendiri bukanlah suatu pemborosan dana dan waktu yang sia-sia, malah itu adalah investasi yang sangat tepat buat kamu supaya bisa cepat mendapat kerja. Bahkan jika kamu  tau dan paham seluk beluknya maka kamu engga perlu mengeluarkan biaya untuk membayar orang membuatkan sebuah halaman website.

Komponen dan Hal – Hal Yang Harus Ada di Dalam Sebuah Website

  1. Fokus dan Tentukan Tujuan dari membuat sebuah website

Dalam hal ini website yang akan kamu buat adalah sebuah website pribadi yang memuat portfolio atau curiculum vitae untuk membantu kamu mendapatkan pekerjaan

Dengan menentukan tujuan membuat sebuah website, akan memudahkan kamu menentukan desain, layout dan keperluan-keperluan lain untuk membuat sebuah website

  1. Nomor dan Alamat Kontak dan Surat Menyurat

Data ini wajib ada didalam sebuah website, terutama website portfolio. Isi nama, data nomor dan alamat kontak dan surat menyurat dengan benar, sehingga ketika ada pencari kerja yang sesuai denganmu, mereka bisa langsung menghubungimu melalui informasi kontak yang ada di halaman websitemu.

Seting-seringlah membuka dan mengecek email, siapa tau ada pencari kerja yang menawarkan pekerjaan yang kamu idam-idamkan.

  1. Headline Yang Profesional

Siapkan satu sampai dua kalimat terbaik yang bisa kamu buat untuk mendeskripsikan tentang dirimu secara umum. Hal ini akan membantu orang yang berkunjung di websitemu bisa mengenali dan mengingatmu lebih baik

  1. Resume Pribadi

Buat satu halaman khusus yang menjelaskan dirimu dengan detail, buat kata-katanya yang formal dan profesional. Lengkapi informasi di halaman ini dengan data diri seperti, kompetensi dan keahlian, hobby, penghargaan dan pencapaian yang pernah kamu raih dan informasi-informasi lain yang bisa menggambarkan tentang dirimu lebih jauh. Sehingga memudahkan pencari kerja untuk mendapatkan gambaran tentang dirimu.

Lebih jauh dari itu, jika penjelasan dan tulisan mengenai dirimu enak dibaca, akan membuat betah orang berlama-lama membaca dan mempelajari informasi yang ada di website portfoliomu

  1. Contoh hasil pekerjaan dan Project

Buat halaman khusus yang bisa menampilkan contoh-contoh dari hasil kerjamu atau project-project yang pernah kamu selesaikan. Kamu bisa menampilkan foto atau video terbaikmu dengan dilengkapi kata-kata yang menjelaskan tentang dokumentasi foto atau video tersebut. Buat semenarik mungkin, karena ini adalah salah satu peluang terbaikmu untuk menampilkan yang terbaik dan menjual diri

  1. Link ke Halaman Informasi Lain

Tambahkan juga di halaman website portfoliomu dengan link-link social media mu – facebook, alamat email, LinkEdin, instagram atau akun twitter milikmu. Kamu juga bisa menambahkan link ke jurnal-jurnal atau tulisan atau file presentasi online yang pernah kamu buat untuk menambah portfoliomu. Hal ini akan membantu orang yang berkunjung untuk mengenalmu lebih jauh dan mereka akan menilai bahwa websitu profile mu dibuat dengan serius.

Kalau kamu mempunyai rekaman podcast, kamu bisa juga me-link-annya di salah satu halaman websitemu

  1. Halaman Blog

Pada umumnya sebuah website mempunyai halaman Blog sendiri, selain bisa membantu mendatangkan traffic, mempunyai halaman blog juga bisa menjadi tempat untukmu menuangkan ide-ide dan tulisan yang kamu punya. Halaman Blog adalah salah satu bagian penting dari sebuah profesional website. Dan ini bisa menjadi nilai lebih dari website yang kamu buat.

  1.  Konten Foto, Videos dan Konten Multimedia Lain

Jangan lupa lengkapi juga halaman websitemu dengan foto-foto dan video-video yang berkualitas – gambar tidak pecah / blur. Jika memungkinkan, kamu bisa menampilkan foto/video yang dibuat oleh profesional fotografer. Hindari menggunakan foto yang di ambil dengan menggunakan handphone atau smart phone ya, karena selain hasilnya sering tidak maksimal, sudut pengambilan gambar dan pencahayaannya yang tidak pas.

Dengan mempunyai website portfolio sendiri kamu mempunyai kesempatan seluas-luasnya untuk menunjukkan tentang dirimu melalui file-file multimedia yang kamu miliki. Dan ini lebih menarik daripada sekedar website yang hanya berisi tulisan-tulisan.

File lain yang bisa kamu muat didalam halaman website mu adalah file-file presentasi yang pernah kamu buat, rekaman podcast mu atau hal-hal lain yang bisa lebih menonjolkan tentang dirimu.

  1. Testimonial

Yang terakhir, sebisa mungkin kamu membuat halaman yang berisi testimonial atau rekomendasi dari orang-orang yang berpengaruh. Bisa dari dosen-dosen di kampus tempatmu belajar dulu. Review dari perwakilan tempat kerja praktek, atau dari rekan-rekan di kampus atau sekolah. Dengan adanya testimonial ini akan membantu melengkapi data-

Itulah beberapa komponen yang perlu untuk kamu lengkapi ketika kamu membuat sebuah website portfolio sendiri. Ketika semua komponen itu sudah kamu siapkan dan desain, maka langkah selanjutnya yang tidak kalah penting setelah selesai membuat sebuah website adalah masalah teknis yang perlu kamu penuhi.

Hosting – Komponen Teknis Yang Penting Dalam Membuat Website

Penentuan hosting adalah salah satu komponen teknis yang SANGAT PENTING untuk kamu penuhi.

Jangan sampai kamu sudah susah-susah menghabiskan waktu dan tenaga mendesain serta mengisi semua data secara lengkap, tiba-tiba websitemu tidak bisa diakses karena masalah teknis, atau terlalu lambat ketika ada pencari kerja ingin mengaksesnya, dan yang paling parah adalah ketika website yang sudah susah-susah kamu buat ternyata di hack sama orang sehingga data-datanya hilang, sedih dan sakit banget kan 🙁

Sehingga komponen teknis website berupa kecepatan akses, keamanan dan kualitas hosting dari website portfoliomu juga memegang peran signifikan dalam membantumu cepat mendapatkan pekerjaan.

Satu dari beberapa referensi hosting yang bisa kamu pilih bisa kamu lihat di Hostinger Indonesia.

Paket Hostinger

Selain harga sewa-nya yang terjangkau – mulai dari Rp 9.900 per bulan, hosting ini juga menjamin keamanan dan kecepatan akses dari website portfoliomu.

Website portfolio mu harus menjadi pusat dari semua link informasi online yang kamu miliki, sehingga tugasmu selanjutnya adalah men-share  link website portfolio mu kesemua social media, forum-forum tempat para pecari pekerja berkumpul, di situs-situs pencari kerja, situs-situs perusahaan incaranmu dan di semua online channel yang ada berkaitan dengan tujuanmu untuk  mencari pekerjaan.

Demikian artikel tentang  “Membuat Website Portofolio Biar Cepat Dapat Kerja”, semoga bisa membantumu untuk mempercepat mendapatkan pekerjaan yang kamu idam-idamkan.

Semangat ya, dan semoga dimudahkan.. Salam Sukses