AUTO MAHIR Inilah Cara Bawa Mobil Matic Beda Dengan Mobil Manual

Menyetir mobil itu adalah keterampilan yang membutuhkan konsentrasi dan koordinasi visual motorik dengan baik dan tepat. Kenapa? Karena konsentrasi untuk memperhatikan sekitar dan lalu lintas. Pada mobil yang menggunakan transmisi manual kita memerlukan konsentrasi untuk mengatur kopling dan perseneling disesuaikan dengan kondisi jalanan saat mengatur kecepatan kendaraan. Mungkin dari Anda semua ada yang kesulitan mengemudi mobil dengan transmisi manual. Lalu bagaimana cara mengatasinya? Sekarang sudah banyak mobil yang menggunakan transmisi matic dan Kita perlu tau cara bawa mobil matic yang benar.

cara mengoperasikan mobil matic

Mobil keluaran baru, banyak yang menggunakan teknologi matic yang canggih. Matic merupakan kependekan dari automatic. Dengan teknologi yang canggih, mudah dalam pengoperasiannya dan tingkat keamanan yang lebih tinggi bagi penggunanya. Sebelum mempelajari cara menjalankan mobil matic, sebaiknya ketahui beberapa fakta tentang mobil matic berikut ini:

  • Mobil matic tidak akan hidup mesinnya jika posisi tuasnya tidak berada di P.
  • Cara oper gigi mobil matic, cara menghidupkan mobil matic, dan cara kerja mobil matic.
  • Saat di jalan macet dan mesin mati, mobil tetap diam. Mobil matic tidak meloncat seperti jika menggunakan transmisi manual, saat mengganti tuas ke netral.
  • Mobil tidak mundur saat keadaan mesin mati ditanjakan, sehingga penumpang tetap tenang dan aman.
  • Konsentrasi saat nyetir cukup pada monitor di bawah kemudi, yang menunjukkan kecepatan lari kendaraan, menunjukkan posisi persenelling, lampu, tangki bahan bakar maupun temperature mesin.
  • Terciptanya transmisi matic di Indonesia diawali dari kendaraan motor. Munculnya teknologi tersebut memudahkan para pengendara untuk tidak menambah atau mengurangi gigi kendaraan. Sehingga kita bisa mengatur sendiri pelan atau cepatnya saat akan Dengan adanya kemajuan teknologi dari kalangan vendor mobil juga ikut menciptakan mesin transmisi matic.
  • Untuk mesin mobil matic atau transmisi memiliki otomatis jenis CTV dan biasanya dilengkapi dnegan adanya tombol overdrive (OD). Dan dengan adanya Step AT/AT, maka mobil transmisi matic memiliki fasilitas tombol OD yang berada di tuas fungsinya untuk memindahkan gigi atau untuk fungsi lainnya, apabila ingin mematikan / nonaktifkan OD bisa dengan menggeser tuas tersebut ke posisi ke 3.
  • Hanya ada beberapa mesin mobil matic yang memiliki sistem pengoperasian ekonomis dan tidak memakan banyak dana.
  • Dari semua jenis mobil yang telah di pasarkan dari kelas menengah kebawah, menengah keatas, dan mewah pun sudah disediakan mobil dengan mesin matic.
  • Dalam keadaan mengendarai mobil matic harus berhati – hati dalam pengoperasian tuas pada mobil matic, karena perpindahan tuas tidak berlangsung secara bebas, tuas itu memiliki fungsi tertentu untuk perpindahan gigi.

Perbedaan yang paling utama antara mobil transmisi manual dengan matic adalah pada jumlah pedalnya. Mobil transmisi manual memiliki 3 pedal, sementara mobil matic memiliki dua pedal. Selain itu mobil matic memiliki tuas-tuas tambahan sebagai berikut:

P (park) = untuk posisi parkir, dan bisa digunakan pada jalanan macet hingga berhenti yang diperkirakan akan lama misalnya 10 menit. Pastikan tuas persenelling berada pada posisi P, saat mobil sedang dalam keadaan berhenti.

R(return) = digunakan untuk mundur.

N (neutral) = digunakan jika jalanan macet atau berhenti sehingga pengemudi tidak capek.  Saat N perlu dibantu dengan rem tangan agar kendaraan benar-benar berhenti dan tidak bergerak. Pada posisi ini kaki tidak menginjak pedal rem maupun gas.D(drive) = maju.  Drive ini terdiri dari D1, D2 dan D3.  D2 dan D1 digunakan jika kendaraan tidak terlalu cepat / kecepatan lajunya rendah.

Cara Mengendarai Mobil Matic

Hal – hal kecil yang harus kita ketahui guna untuk keselamatan kita sendiri. Setelah kita mengetahui poin – poin yang terpenting cara bawa mobil matic yang benar, maka kita kembali lagi untuk mengulas 7 langkah – langkah atau cara memakai mobil matic yang benar :

1. Langkah Pertama

cara menjalankan mobil matic

Apabila kita ingin menghidupkan dan mengendarai mobil matic, sebelumnya harus memastikan bahwa tuas mobil sedang dalam posisi P (Parkir) atau dengan simbol lain yaitu N (Netral). Mobil berdesain transmisi matic telah diciptakan oleh produsen mesin mobil sehingga mesin mobil bisa hidup jika posisi tuas berada di P (Parkir) atau N (Normal).

2. Langkah Kedua

Apabila mesin mobil matic dihidupkan maka tunggu beberapa menit sampai suhu mesin dan transmisi bisa tercapai secara otomatis. Dari beberapa macam bentuk transmisi otomatis, maka percepatan dalam pemindahan yang secara otomatis belum terjadi secara sempurna karena suhu kerja belum normal.

3. Langkah Ketiga

Apabila kita akan menekan pedal rem maka jika akan menggeser tuas atau akan menjalankan mobil pastikan dulu bahwa rem sudah ditekan. Dan jika kita akan menggeser tuas dari P ke R dan N ke D atau sebaliknya, ada nya rem dalam penggeseran tuas salah satunya untuk menghindari kerusakan mesin.

4. Langkah Keempat

Jika ingin mulai perjalanan, perhatikan tuas yang sudah dalam posisi D (Drive), tuas ini berguna untuk berjalan maju, sedangkan tuas dalam posisi R (mundur). Dalam mengendarai mobil tidak hanya melewati jalan yang lurus saja tetapi juga akan melaju di jalan yang mengalami tanjakan, turunan, bahkan licin maka jika menemui jalan tanjakan membutuhkan bantuan pengereman mesin (engine break),  perlu adanya pergeseran tuas ke posisi 2. Apabila sedang dalam perjalanan, lalu jalan yang dilalui menanjak atau menurun  maka tuas harus digeser ke posisi 1 atau L.JI

5. Langkah Kelima 

Dalam pemilihan mode untuk pengoperasian ekonomis jika tersedia. Dilihat dari kegunaan ekonomisnya, umumnya hanya digunakan saat kondisi jalanan macet, setiap pengemudi pasti ingin menghemat penggunaan BBM atau ingin mengendarai kendaraan secara santai. Bisa juga memilih metode hemat dan ekonomis, dengan melakukan perpindahan dalam metode percepatan akan otomatis berlangsung di awal.

Dalam mode power kemungkinan terjadi perpindahan kecepatan yang otomatis lebih lambat dari sebelumnya, sehingga mobil bisa berakselarasi. Ada banyak jenis dalam transmisi otomatis, dalam pemilihan mode pengoperasian, akan sama seperti pemilihan mode pengoperasian S (Sport).

6. Langkah Keenam

cara menjalankan mobil matic

Pada mobil matic ada sebuah tombol yang namanya Tombol OD fungsinya untuk menggeser tuas ke posisi 3, fungsinya untuk membantu kita dalam berakselerasi dalam menggunakan gigi 3. Apabila kita ingin melaju lebih cepat dan ingin mendahului mobil yang berada didepan kita maka harus menggunakan kecepatan diatas standar yaitu sekitar 60-80 km/jam. dalam kecepatan 60-80 km/jam juga bisa kita gunakan saat berada di area yang memiliki tanjangan panjang dan harus dengan menggunakan gigi 3. Jika tombol OD menyala itu tandanya perpindahan dalam percepatan dibatasi pada gigi 3.

7. Langkah Ketujuh

Untuk menggunakan mode pengoperasian manual maka pilihlah metode Pengoperasian M (Manual), jika ingin mengendarai kendaraan mobil matic seperti mobil manual. Dengan adanya fitur manual matic, kemungkinan untuk menambah dan mengurangi tingkat percepatan bisa sesuai dengan apa yang pengemudi inginkan. Hanya dengan menggeser tuas ke posisi M (Manual) atau juga bisa dengan cara lain yaitu pada saat mobil dalam keadaan berhenti atau dalam keadaan berjalan dengan kecepatan yang tidak menentu, kemudian menggeser tuas (+) untuk menambah gigi dan tuas (-) untuk mengurangi gigi.

Ada berbagai macam mobil yang telah dilengkapi pedel shift yang berada di belakang pengemudi, tetapi hanya mobil tertentu saja yang memiliki fasilitas tersebut. Kemudian setelah tuas digeser ke M maka pelan – pelan menarik pedel ke posisi + (kanan) guna untuk menambah gigi atau sebalik nya mengurangi gigi pada tombol – (kiri).

Mobil matic yang tidak menyediakan fasilitas manual – matic maka bisa saja jika akan memindah atau mempercepat gigi secara manual. Contohnya jika ingin mulai berjalan dari gigi 1, kemudian untuk menambah percepatannya cukup menggeser ke tuas 2 dan tuas selanjutnya. Sebelum menggeser tuas D, tekan terlebih dahulu tombol OD agar tombol OD/OFF.

Dan juga sebaliknya , hal ini dilakukan agar dalam perpindahan gigi tidak terjadi secara otomatis (manual). Dalam mobil matic PRN D-3 2 1 / L, jika ingin memindahkan gigi 2 menjadi gigi 3 bisa juga dengan menggeser tuas dari 2 ke 3 dan jika ingin menambah gigi menjadi gigi 4 maka hanya perlu menggeser tuas dari 3 ke D.

Harus berhati – hati dalam mengendarai kendaraan terlebih lagi jika kita ingin mengurangi gigi, maka konsentrasi dengan gas mobil yang sedang digunakan. Karena gas sangat mempengaruhi dalam pengurangan gigi. Itu secara garis besar cara yang harus diperhatikan dalam mengendarai mobil matic. Selain itu ada berbagai macam cara yang lebih terperinci dalam mengendarai mobil matic yaitu :

Cara Mengoperasikan Mobil Matic di Tanjakan

cara memakai mobil matic

Banyak sudah orang yang menggunakan mobil matic, terutama bagi para wanita karena mobil yang menggunakan mesin matic tidak terlalu ribet sehingga mudah untuk di pelajari. Sehingga dengan adanya mobil matic bisa meningkatkan produktifitas dan keuntungan suatu perusahaan. Mobil matic juga sangat bersahabat jika di kendarai di kota jakarta yang sudah terkenal dengan kemacetan nya.

Mengendarai mobil matic yang berada di area yang memiliki tanjakan, maka sebelumnya harus mempunyai acuan untuk memperkirakan tingkat ketinggian yang akan dilewati. Untuk tanjakan yang berada di kota jakarta masih termasuk standar sehingga bisa menggunakan mode D, mode D sudah bisa untuk mengatasi tanjakan yang akan dilewati. Maka dari simbol D untuk berpindah ke gigi lainnya, Jika di lihat manual, memiliki limit pada kecepatannya dan bukan pada RPM. Maka anda bisa mempelajari seperti yang ada di bawah ini :

  • Switch ke D3 akan dilakukan dengan cara maxnya sampai pada range gigi 3
  • Switch ke D2 akan dilakukan dengan cara maxnya sampai pada range gigi 2
  • Switch ke D1 akan dilakukan dengan cara maxnya sampai pada range gigi 1

Karena setiap mobil memiliki tipe – tipe yang berbeda, maka untuk gambaran sebagai berikut :

  • D1 max nya berada di 0-30 kpj
  • D2 max nya berada di 40-50 kpj
  • D1 max nya berada di 60 kpj

Di tahap pertama untuk melakukan suatu perpindahan dari transmisi D ke D3, D2, atau D1, tidak usah menekan / menginjak rem dengan penuh, anda hanya perlu menekan pada tombol switch pada tongkat / tuas persneling dan selanjutnya anda pindahkan.

Apabila pengemudi sedang berada di jalur yang tanjakannya tinggi seperti di daerah pedesaan atau pegunungan, hal ini tidak cukup jika hanya menggunakan mode D tetapi harus menggunakan transmisi D2 agar bisa melalui tanjakan tersebut dengan mudah. Di dekat kota Jakarta / di sekitar Jakarta, daerah puncak yang tanjakannya cukup curam bisa menggunakan tuas transmisi pada posisi L. Transmisi pada posisi L bisa digunakan saat mobil berada di pertengahan tanjakan saat mengalami ke macetan.

Cara Mengoperasikan Mobil Matic di Jalan yang Menurun

belajar mengemudi mobil matic

Setelah menjelaskan bagaimana cara bawa mobil matic di medan tanjakan, sekarang menjelaskan bagaimana cara bawa mobil matic yang sedang berada di jalan yang menurun :

Cara menggunakannya mudah yaitu untuk bagian D, D3, D2, D1 sebagai berikut ini :

  • Simbol D di gunakan untuk jalanan yang datar atau juga untuk tanjakan yang tidak rata
  • Di simbol D mobil untuk kecepatan maksimal
  • Simbol D3 digunakan pada jalan yang sedikit menanjak, contoh seperti polisi tidur
  • Simbol D2 digunakan pada jalan yang menanjak
  • Simbol D1 digunakan pada jalan yang memiliki tanjakan yang terjal

Cara Mengoperasikan Mobil Matic di Jalan Macet

jalanan macet

Telah dijelaskan di atas tentang bagaimana cara menyetir mobil di medan tanjakan dan menurun, maka selanjutnya kita mengulas bagaimana cara mengendarai mobil matic di jalanan yang macet. Cara bawa mobil matic yang berada di area kemacetan sebenarnya sangat  mudah dibanding mengendarai mobil matic yang melaju di tanjakan.

Bagi Anda yang mengalami kemacetan lalu lintas terutama yang menggunakan mobil matic pengemudi hanya menahan rem sebentar saja untuk membuat mobil berhenti beberapa detik. Usahakan atur rem, kopling, dan perseneleng dengan baik.

Perbedaan Mobil Matic dengan Mobil Manual

Mobil keluaran sekarang memiliki berbagai jenis dengan beragam merk dan brand yang menawarkan bermacam – macam fitur menarik didalamnya. Jika dilihat dari sistem transmisinya mobil dibedakan menjadi dua jenis yaitu mobil matic dan mobil manual. Untuk mengetahui informasi tentang mobil mana yang cocok untuk kebutuhan anda. Berikut ini adalah penjelasan tentang perbedaan mobil matic dengan mobil manual :

1. Dilihat Dari Sistem Transmisinya

Perbedaan yang paling utama antara mobil matic dengan mobil manual adalah pada sistem transmisi atau perpindahan giginya. Pada mobil manual, perpindahan gigi biasanya dilakukan secara normal yaitu dengan menggunakan pedal kopling dan tuas kopling. Sedangkan pada mobil matic, untuk perpindahan gigi nya mereka menggunakan alat yang dikenal dengan nama gear box. Teknologi transmisi pada mobil matic telah banyak berkembang seiring dengan perkembangan teknologi zaman ini. Saat ini sudah ada bermacam – macam jenis transmisi matic yang biasanya terdapat pada mobil matic antara lain adalah :

·         Transmisi Semi Otomatis

Mobil yang menggunakan sistem transmisi ini tidak menggunakan pedal kopling, namun menggunakan posisi gigi yang masih dipindahkan secara manual. Pengguna mobil tidak perlu menginjak kopling mobil.

·         Transmisi Otomatis

Sistem transmisi ini termasuk dalam golongan transmisi otomatis konvensial. Mobil transmisi otomatis menggunakan 3 komponen utama didalamnya yaitu komponen Torque Converter, Planetary Gear Unit, dan serat Hydraulic Control Unit. Komponen – komponen di transmisi ini masuk dalam cairan (oli) yang dikenal dengan nama ATF ( Automatic Transmission Fluid). Mobil yang dibekali dengan sistem transmisi seperti ini akan dapat terlihat dari tuas transmisi nya yang menggunakan tombol OD (tombol pengunci) untuk memindahkan posisi tuas transmisi dari posisi “P” atau parkir

·         Transmisi Otomatis Elektronik

Sistem transmisi banyak digunakan pada kendaraan mobil-mobil mewah seperti BMW dan Mercedes. Jenis transmisi ini sama dengan jenis transmisi sebelumnya namun yang membedakan adalah pengguna mobil dapat memindahkan gigi dengan menggunakan tuas transmisi.

·         Continuosly Vatiable Transmission

Sistem transmisi ini tidak menggunakan gigi sehingga terkesan halus dan otomatis pada saat proses pemindahan gigi, namun sebagai gantinya mobil ini menggunakan rasio belt saja. Sistem transmisi pada jenis ini memiliki respon yang lambat dikarenakan hanya menggunakan 1 gigi saja. Dari segi akselerasi mobil ini masih kalah dengan transmisi otomatis biasa.

·         Sequential Manual 

Sistem transmisi ini menggunakan cara manual dalam pengoperasian nya, namun juga bisa dioperasikan dengan model auto dengan menggunakan komputer pada saat proses pemindahan gigi. Sistem transmisi ini memiliki tuas transmisi dibalik lingkar kemudinya, dan tidak memiliki pedal kopling. Untuk akselerasinya, jenis transmisi ini lebih responsif bila dibandingkan dengan transmisi manual. Akan tetapi respon yang cepat ini menimbulkan hentakan yang kuat sehingga membuat kurang nyaman dalam berkendara. Jenis transmisi seperti ini banyak digunakan pada mobil sport dan mobil balap, mobil seperti ini banyak produksi oleh brand terkenal seperti BMW, Ferrari dan lainnya.

·         Double Clutch Gearbox

Sisitem transmisi ini adalah sistem transmisi terbaru saat ini. Memiliki sistem kerja yang sama dengan sistem transmisi sequental, namun transmisi ini menggunakan 2 tuas kopling yang diatur oleh komputer sehingga membuat perpindahan gigi terasa halus bahkan pengguna terkadang tidak merasakannya. Untuk masalah peforma akselerasi, jenis transmisi ini lebih baik bila dibandingkan dengan mobil yang menggunakan transmisi manual.

Dari macam – macam transmisi diatas, pemakaian sistem transmisi nomor 1 sampai nomor 4 digunakan pada mobil-mobil di Indonesia. Sedangkan untuk nomor 5 dan 6, jenis transmisi ini masih jarang sekali digunakan di Indonesia bila ada yang menggunakannya, itu berarti import dari luar negeri.

2. Dilihat Dari Pengoperasiannya

Untuk mobil transmisi manual, kaki kiri digunakan untuk menekan kopling, sedangkan kaki kanan memiliki fungsi untuk menginjak rem dan juga gas. Selain itu, tangan kiri anda juga harus selalu aktif pada saat melakukan proses pemindahan gigi. Hal tersebut berbeda dengan mobil matic, karena bila mengendarai mobil matic, hanya kaki kanan yang bergerak aktif. Kaki kanan digunakan untuk menginjak pedal gas dan rem mobil saat mengendarai. Sedangkan untuk kaki kiri anda tidak melakukan pekerjaan apapun atau tidak berfungsi. Untuk tangan kiri bebas melakukan apapun karena jarang digunakan pada saat proses pemindahan gigi mobil.

3. Dari Segi Bahan Bakar

Perbedaan antara mobil matic dengan mobil manual lainnya adalah dari segi pemakaian bahan bakar mobil. Mobil matic konsumsi bahan bakar nya lebih boros ketimbang mobil manual. Hal ini karena mobil matic kinerja mesinnya lebih berat dibandingkan dengan mobil yang menggunakan transmisi manual. Putaran mesin mobil matic tidak dapat diatur sehingga konsumsi bahan bakarnya lebih banyak.

4. Dari Segi Kenyamanan Berkendara

berkendara nyaman

Dari masalah kenyamanan berkendara, mobil matic memang jauh lebih diunggulkan bila anda bandingkan dengan mobil manual. Hal ini disebabkan oleh perpindahan transmisinya lebih halus dan nyaman. Tidak seperti pada mobil transmisi manual yang terkadang pada saat proses pemindahan gigi nya terasa kasar.

5. Dari Perawatan Mobil

Untuk masalah perawatan, mobil matic akan lebih memakan biaya yang lebih banyak bila dibandingkan dengan mobil manual. Hal ini dikarenakan harga sparepart dan komponen – komponen mobil lainnya lebih mahal dibandingkan dengan komponen-komponen mobil manual. Selain itu, mobil matic yang sudah menempuh jarak 50.000 km harus dilakukan pergantian plat koplingnya. Tentunya hal tersebut membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

Kelebihan dan Kekurangan

cara kerja mobil matic

Setelah melihat beberapa perbedaan antara mobil matic dengan mobil manual, maka berikut beberapa kekurangan dan kelebihan yang dimiliki baik oleh mobil matic ataupun mobil manual :

Kelebihan Mobil Matic:

  • Sangat simple dan praktis untuk dikendarai, mobilnya lebih nyaman, dan membuat pengemudi mobil tidak cepat lelah saat mengemudi. Hal ini dikarenakan pengemudi tidak harus menginjak pedal kopling, hanya cukup menginjak pedal gas serta rem saja.
  • Dapat diandalkan bila digunakan di jalanan yang macet.
  • Mempunyai rata-rata nilai jual yang masih cukup tinggi, jadi jika ingin menjualnya lagi anda tidak rugi banyak.
  • Sangat cocok untuk pengendara yang baru mulai belajar mengendarai mobil, karena fitur yang diberikan lebih simple dan praktis.

Kekurangan Mobil Matic:

  • Bagi anda yang memiliki mobil matic, jangan sampai anda telat untuk perawatan mobilnya. Karena mobil matic pun harus dijaga ekstra hati-hati karena bila terjadi kerusakan tentunya akan memakan biaya yang tidak sedikit bahkan bisa melebihi biaya kesurakan pada mobil manual.
  • Lebih sering melakukan pergantian oli transmisi. Hal ini karena daya tahan oli mobil matic tidak tahan lama (boros), jika dibandingkan dengan mobil manual.
  • Mobil matic lebih boros bahan bakar ketimbang mobil manual, walaupun untuk pemakaian konstan (ideal) konsumsi bahan bakarnya relative hampir sama dengan mobil manual.
  • Untuk masalah akselerasi dirasa sangat kurang apalagi bila digunakan untuk jalan tanjakan
  • Mobil matic tidak memiliki engine brake sehingga pengemudi mobil harus hati-hati pada saat menginjak rem apalagi saat melalui jalan turunan yang panjang. Terkadang rem dapat kehilangan daya cengkramnya kurang pakem idealnya bila digunakan terus menerus. Hal ini diakibatkan oleh peningkatan suhu yang sangat derastis dan pemuaian cakram yang berlebihan.
  • Masih sedikit teknisi mobil (montir) yang paham tentang mobil yang menggunakan transmisi matic.
  • Harga beli mobil matic terbilang lebih mahal dari pada mobil manual.

Kelebihan Mobil Manual:

Keunggulan transmisi mobil

  • Untuk masalah akselerasi, mobil manual lebih baik bila dibandingkan dengan mobil matic.
  • Lebih sesuai dengan kebutuhan ataupun keinginan para pengemudi mobil karena fiturnya bisa lebih banyak ketimbang mobil matic.
  • Lebih irit dalam pemakaian bahan bakar.
  • Biaya perbaikan atau perawatan mobil manual lebih sedikit bila dibandingkan dengan mobil matic.

Kekurangan Mobil Manual:

  • Bagi para pemula ataupun yang belum terlalu mampu berkendara akan terasa sulit dalam mengemudikan mobil manual. Kosentrasi pengendara akan terpecah, karena pengemudi tidak hanya fokus menyetir dan harus memperhatikan pedal gas dan rem serta pada tuas transmisi.
  • Pengemudi mobil akan lebih cepat lelah bila mengendarai jenis mobil manual ini, karena sistemnya yang rumit.
  • Kurangnyaman dalam berkendara, terkecuali bagi pengemudi mobil yang suka dengan mobil yang menggunakan transmisi manual.

Bagaimana, tertarik untuk memiliki mobil matic? Kelihatannya tidak susah mengemudikannya, ya? Setelah mempelajari cara bawa mobil matic yang benar, apakah Anda mau berganti mobil? Nah, makin canggih teknologinya makin mudah mengendarainya, makin tinggi rasa amannya. Belajar mengemudi mobil matic tidak susah, asalkan Anda terus belajar dan belajar. Demikian pokok pembahasan tentang cara bawa mobil matic yang benar, semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda dan bisa menjadi referensi pilihan Anda saat ingin membeli mobil matic ataupun mobil manual. Sekian Terima Kasih.