Belajar Cara Mengendarai Motor Kopling Cocok Bagi Pemula

Cara Mengendarai motor kopling memang agak berbeda dengan mengendarai metic atau bebek. Karena terdapat peranti kopling tersebut. Motor yang menggunakan kopling contohnya yaitu Yamaha V-Ixion, Vixion, Suzuki GSX-R/S150, atau Honda CB150R. Motor-motor yang dilengkapi dengan kopling jelas lebih sporti dibanding metic atau bebek. Motor dengan kopling juga terkenal sebagai menyuguhkan performa yang lebih baik.

Sebelum masuk ke cara mengendarai motor kopling ada baiknya untuk lebih dulu anda memahami yang dimaksud dengan kopling. Secara garis besar kopling dapat di bilang dengan komponen di motor yang menghubungkan mesin dengan transmisi tersebut. Fungsi pada kopling adalah untuk menyelaraskan atau menghubungkan putaran mesin dan transmisi, yang pada akhirnya menggerakkan roda tersebut.

Lalu, bagaimana cara kerja kopling tersebut? Mudahnya, ketika kopling ditarik maka tenaga dari mesin tersebut yang mengalir ke transmisi akan terputus. Begitu pun dengan sebaliknya, ketika kopling di lepas lagi maka tenaganya akan terhubung kembali.

Setelah mesin motor anda sudah dinyalakan dan dipanaskan, Anda bisa mulai berkendara. Hal ini dapat Anda lakukan dengan menurunkan gigi ke gigi 1 dan melepaskan tuas pada kopling sembari untuk menambahkan gas.

Pastikan standar motor Anda tidak sedang keadaan keluar.

Lepaskan kopling tersebut secara perlahan hingga motor mulai bergerak maju.

Anda mungkin harus menarik gas secara perlahan-lahan agar motor Anda tidak meloncat saat menarik tuas kopling.

Setelah motor anda mulai bergerak, tambahkan gas secara perlahan dan naikkan kaki Anda ke atas bostap.

Coba anda berkendara dalam garis lurus. Sambil melepaskan tuas kopling dan menarik gas agar sepeda motor bergerak lebih cepat, lanjutkan berkendara anda dalam garis lurus. Setelah Anda sudah siap berhenti, tarik tuas kopling dan secara perlahan tarik rem depan dan belakang dengan secara bersamaan. Gunakan pada kaki kiri Anda untuk menahan sepeda motor saat berhenti.

Berlatihlah Mengganti Gigi

cara belajar motor kopling

Setelah Anda sudah dapat berkendara dalam garis lurus, mulailah anda berlatih mengganti gigi. Coba cari tahu “zona gesekan” motor yang Anda kendarai teresebut. Zona gesekan adalah zona perlawanan yang muncul ketika saat tuas kopling tertarik. Sepeda motor Anda dapat memindahkan tenaga dari mesin ke ban belakang dalam zona tersebut. Perpindahan gigi pada sepeda motor bersifat teratur, Anda perlu menaikkan atau menurunkan gigi dari satu per satu.

Saat sepeda motor Anda sudah menyala, turunkan gigi hingga gigi 1. Anda bisa tahu sedang berada dalam gigi 1 ketika tuas kopling ganti gigi tidak bisa diturunkan lagi. Anda akan terdengar sedikit suara ‘klik’ saat sudah berada pada gigi 1.

Secara perlahan, lepaskan kopling tersebut hingga sepeda motor Anda mulai bergerak maju. Ketika Anda ingin bergerak lebih cepat lagi, tarik gas tersebut secara perlahan sambil melepaskan tuas kopling.

Untuk masuk pada gigi 2, tarik tuas kopling, lepaskan tuas gas sedikit, kemudian tarik pemindah gigi hingga bergerak melewati pada posisi netral. Pastikan lampu netral tidak menyala. Lepaskan tuas kopling perlahan, kemudian tarik gas kembali. Ulangi untuk mengganti gigi ke gigi lebih tinggi tersebut.

Setelah pada gigi 2, Anda tidak perlu lagi menarik tuas pengganti gigi ke atas dengan kencang karena Anda tidak lagi mencoba melewati posisi netral.

Untuk menurunkan pada gigi, lepaskan gas perlahan, kemudian tarik tuas rem sedikit saja. Tarik tuas kopling tersebut, kemudian injak tuas saat pengganti gigi. Secara perlahan, lepaskan tuas kopling tersebut.

Setelah Anda sudah memahami caranya menurunkan gigi, Anda dapat berhenti saat masih berada dalam gigi 2. Jika, Anda sudah berhenti sepenuhnya, turunkan kembali pada gigi 1.

Berlatihlah Berbelok

cara naik motor kopling

Seperti sepeda biasa, sebuah sepeda motor semua dapat dibelokkan (setelah bergerak lebih dari 15 km/h), dengan menyetirnya ke arah yang ingin dibelokkan. Tarik setang motor tersebut ke arah yang ingin dibelokkan. Selama berbelok, tetapkan pandangan mata Anda fokus ke depan.

Turunkan kecepatan tersebut sambil berbelok, jangan tekan rem saat berbelok, Lepaskan gas dan rem tersebut jika perlu, sebelum anda berbelok.

Tetapkan pandangan mata Anda fokus ke arah depan dan perhatikan arah Anda saat berbelok. Tarik setang motor tersebut ke arah belok. Kemudian, lanjutkan gas ketika Anda berbelok, agar tetap ada pergerakannya.

Saat bergerak perlahan, putar kepala Anda tersebut untuk melihat bagian ujung belokan. Biarkan sepeda motor mengikuti pada arah pandangan Anda. Cari titik di ujung belokan dan tetapkan mata Anda fokus pada titik tersebut. Jangan lihat ke arah tanah atau ke arah ban tersebut. Meski Anda mungkin akan merasa ingin memerhatikan pergerakan belokan motor anda ,hal ini tersebut berbahaya dan mungkin akan membuat Anda kesulitan saat menyelesaikan gerakan belok.

Beri tekanan pada sisi berbelok. Kalau Anda berbelok ke kiri, dorong pada sisi kanan setang motor Anda. Dengan, sepeda motor Anda akan miring ke kiri, Turuti kemiringan motor Anda dan tambahkan kecepatan tersebut secara perlahan. Setelah selesai berbelok, lepaskan gas teersebut, dan kemudian tambahkan kembali pada gas sambil mengembalikan kemiringan motor ke arah 90 derajat. Biarkan sepeda motor Anda meluruskan dirinya sendiri dan jangan anda memaksakan dengan menggerakkan setang tersebut.

Praktikkan memperlambat laju dan berhenti

cara memakai motor kopling

Akhirnya, setelah Anda sudah berhasil menyalakan motor anda , mengganti gigi, dan membelokkan sepeda motor Anda, berlatihlah untuk memperlambat dan menghentikan sepeda motor anda. Ingatlah bahwa tuas di setang sebelah kanan digunakan untuk mengoperasikan rem depan dan tuas injak di kaki kanan mengoperasikan rem belakang. Mulailah untuk mengerem dengan rem depan dan gunakan rem bagian belakang untuk membantu berhenti.

  • Ketika hendak berhenti, mulailah dengan rem depan dan gunakan rem belakang setelah Anda berhasil memperlambat kecepatan motor.
  • Sambil memperlambat motor, turunkanlah gigi. Anda tidak harus selalu untuk menurunkan hingga gigi 1 Anda juga dapat menurunkan hingga gigi 2 dan berhenti, sebelum akhirnya menurunkan pada gigi 1.
  • Tarik tuas kopling tersebut saat mengerem dan menurunkan gigi.
  • Operasikan pada rem depan dan belakang saat Anda memperlambat dan mulai menghentikan motor, pastikan Anda tidak menambahkan kecepatan. Struktur pada sepeda motor pun membuat Anda harus menurunkan kecepatan tersebut sebelum tangan Anda dapat menjangkau rem.
  • Secara perlahan, beri tekanan pada rem. Jangan tekan rem sepenuhnya karena dapat menyebabkan motor Anda tersebut berhenti secara tiba-tiba dan melompat.
  • Setelah Anda berhenti, tetap tekan pada rem depan, dan pijakkan kaki Anda di tanah, Kaki kiri terlebih dahulu, kemudian kaki kanan.

Cara Belajar Motor Kopling

Ikuti Kursus Berkendara

cara belajar motor kopling2

Dalam kursus berkendara, cara mengendarai motor kopling Anda dapat belajar mengenai tentang teknik keamanan serta teknik berkendara yang tepat. Kursus semacam ini sangat disarankan untuk seluruh pengendara pemula tersebut, meski hingga saat tulisan ini telah dibuat, kursus semacam ini belum tentu bisa menjadi persyaratan untuk mengambil Surat Izin Mengemudi.

  • Pengendara yang baru sama sekali belum berpengalaman sebaiknya mengikuti kursus pengendara pemula tersebut.
  • Kalau Anda belum mempunyai kendaraan, kursus ini akan meminjamkan sepeda motor bagi Anda. Jadi, Anda akan di ajari berbagai dasar operasi dan keamanan saat berkendara.
  • Kursus yang berkendara biasanya dibagi antara bagian teori dan praktik. Pada akhirnya, Anda akan menjalani ujian untuk menerima Surat Izin Mengemudi tersebut.

Pelajari Kendali Motor

Kenali kendali dasar motor sebelum anda memulai berkendara. Ketika saat Anda berkendara, Anda harus berpikir dengan cepat. Anda dapat mengalami kecelakaan apabila Anda tidak mengenal kendali motor dengan baik berikut.

  • Tuas kopling biasanya terletak pada sebelah kiri setang sepeda motor Anda. Tuas kopling ini tersebut digunakan untuk melepaskan tenaga dari roda belakang saat anda mengganti ke gigi tersebut.
  • Pengganti gigi ada pada kaki kiri dan dapat Anda gunakan untuk menambahkan atau mengurangi gigi sambil menarik tuas kopling tersebut.
  • Pegangan gas pada sebelah kanan berfungsi sebagai pengatur gas. Pegangan gas ini dapat Anda gunakan untuk mempercepat lajunya motor. Tuas di sebelah kanan setang bagian rem depan.
  • Gunakan pada tuas injak kanan untuk menarik rem belakang.
  • Secara umum, sisi kiri sepeda motor Anda adalah untuk mengendalikan gigi dan sebelah kanan sepeda motor Anda adalah untuk mengendalikan gas dan rem (depan dan belakang).

Naiki Motor

Cara yang tepat untuk menaiki motor adalah dengan menghadapi motor dari sisi kiri dan kanan. Pegang setang pada sebelah kiri, kemudian naikkan pada kaki kanan Anda untuk melewati atas bangku hingga mencapai bagian pada kanan motor. Lalu, letakkan kedua kaki Anda di atas tanah tersebut.

  • Cara terbaik untuk mengetahui pengoperasian pada sebuah sepeda motor adalah dengan anda duduk di atas sepeda motor tersebut dan mencobanya untuk berbagai kendalinya sebelum dinyalakan.
  • Rasakan apakah ukuran motor tersebut cocok bagi ukuran tubuh Anda. Cengkeram kedua pegangan pada setang, tuas kopling dan tuas rem. Pastikan jari Anda dapat mencapai pada kedua tuas tersebut dengan mudah. Lengan Anda harus sedikit terpatah pada bagian siku saat anda mencengkeram kedua ujung setang tersebut, semua saklar harus dapat di raih dengan jari Anda dengan mudah ini.
  • Pastikan Anda bisa menginjak tanah dengan mudah. Biasakan dirianda dengan berat sepeda motor yang Anda kendarai tersebut. Selain itu, Anda juga perlu mengendalikan untuk pengganti gigi dan rem tanpa anda harus melepaskan atau menggeser kaki Anda dari pijakan tersebut.

Biasakan Diri Dengan Tuas Kopling

Tuas kopling tersebut digunakan untuk mengganti gigi. Ketika Anda menarik tuas tersebut, Anda melepaskan mesin itu dari giginya. Selanjutnya, sepeda motor Anda akan berada pada gigi netral dan Anda dapat memindahkan gigi tersebut.

  • Pikirkanlah tuas kopling tersebut seperti saklar peredup, tidak seperti saklar dua arah yang (mati-nyala). Anda perlu menariknya dengan perlahan-lahan dan tepat agar sepeda motor Anda tidak berhenti tiba-tiba sesaat.
  • Setelah sudah menyalakan motor, tarik tuas kopling dan masukkan pada gigi pertama dengan menekan pada tuas pengganti gigi dengan kaki kiri Anda. Anda mungkin harus menginjak beberapa kalinya. Anda tahu sedang berada dalam gigi pertama kalau Anda tidak merasakan tahanan tersebut pada balik dari motor Anda atau indikasi bahwa gir sedang tersebut bergerak.
  • Kebanyakan gigi sepeda motor berpola pada “1 turun, 5 naik”. Berbeda dengan yang gigi sepeda motor bebek yang berpola N-1-2-3-4, pada pola sepeda motor kopling biasanya adalah 1-N-2-3-4-5-6, dan seterusnya. Ketika anda mengganti gigi, Anda akan melihat lampu angka gigi yang menyala di indikator pada setang sepeda motor tersebut.
  • Saat berkendara, ganti pada gigi dengan cara menarik tuas kopling dengan tangan kiri untuk melepaskan ban belakang. Sambil menarik tuas kopling, kurangi gas tersebut. Pengurangan gas dilakukan agar sepeda motor Anda tidak bergetar hebat saat Anda kembali memasukkan gigi tersebut. Lanjutkan, mengganti gigi dengan kaki kiri Anda. Jaga kecepatan dengan tangan kanan Anda agar penggantian gigi tetap berjalan dengan lancer dan aman. Terakhir, lepaskan tuas kopling perlahan.

Nyalakan Mesin

nyalakan motor

Tarik pada tuas kopling dan cari saklar motor Anda. Biasanya saklar ini yang berwarna merah, terletak pada sebelah kanan setang motor. Pindahkan ke posisi “nyala”. Kebanyakan pada sepeda motor modern tidak perlu “dislah”, tetapi kalau motor Anda tua, mungkin itu perlu. Tungkai “slah” berada pada belakang pijakan kaki yang bagian kanan motor Anda.

  • Putarkan kunci ke posisi “ON” (nyala), dan pastikan lampu-lampu serta indikator sudah siap menyala.
  • Masukkan gigi netral. Cara termudah untuk melakukan hal ini adalah dengan menurunkan pada gigi ke gigi 1, kemudian menaikkan gigi ke posisi yang netral. Perhatikan apa lampu N pada layar indikator motor sudah menyala.
  • Dengan jempol kanan tersebut, tekan tombol “Start”. Tombol ini biasanya terletak di bawah saklar motor tersebut. Tombol start biasanya ditandai dengan sebuah lingkaran dengan ada gambar halilintar yang di tengahnya.
  • Setelah mesin sudah menyala, panaskan sepeda motor Anda terlebih dahulu selama 45 detik sebelum digunakan tersebut.
  • Dengan kaki Anda berpijak keseluruh di atas tanah dan tarik kopling. Kemudian angkat pada bagian depan kaki Anda (bertumpu pada bagian belakang kaki), dan ulangi hingga Anda terbiasa dengan tekanan kopling tersebut.

Coba “Tenteng” Motor

Mulai lah dengan kaki Anda di depan dan berpijak pada tanah. Secara perlahan-lahan, lepaskan kopling tersebut hingga sepeda motor itu mulai maju dengan sendirinya.

  • Hanya dengan menggunakan kopling tersebut, majukan motor itu dan pastikan agar seimbang dengan kedua kaki Anda.
  • Ulangi beberapa kali hingga Anda dapat menjalankan sepeda motor itu dengan tegak tanpa kaki Anda memijak pada tanah tersebut. Pastikan Anda merasa seimbang di atas sepeda motor itu.

Cara Naik Motor Kopling

Kenali Tiga Bagian Tersebut

Ada tiga bagian yang perlu anda ingat waktu ingin mengendarai motor kopling. Yang pertama adalah throttle atau gas tersebut, gear selector atau tuas transmisi yang (berada di kaki kiri) dan kopling itu sendiri atau yang lazim pula yang  disebut dengan clutch.

Pahami Arah Perpindahan Pada Gigi

Posisi perpindahan gigi motor kopling pada umumnya berbeda dengan motor bebek atau skutic. Kalau motor bebek biasanya punya arah perpindahan pada gigi nya ke depan semua (N-1-2-3-4-5) untuk menambahkan nya. Namun, kebanyakan motor kopling mempunyai posisi gigi (1-N-2-3-4-5). Dari situ bisa kita  dilihat adanya perbedaan dengan posisi gigi netral.

Nyalakan Motor Anda

Seharusnya langkah tersebut bukanlah masalah. Karena Gilmoters tinggal masukkan pada anak kunci, putar ke arah on, dan tinggal starter saja. Masalahnya, untuk motor kopling ada hal yang perlu anda perhatikan. Beberapa motor kopling  tersebut tidak bisa dinyalakan apabila gigi tidak dalam posisi yang netral. Jadi biar aman pastikan posisi gigi netral ketika hendak menyalakan mesin tersebut.

Memulailah Perpindahan Gigi

Setelah motor tersebut menyala dan gigi berada di posisi netral sekarang Gilmoters yang harus memasukkan gigi 1 untuk bisa menjalankan motornya. Prosesnya, biarkan mesin ada di putaran langsam atau idle tersebut, tarik kopling sepenuhnya, dan injak tuas transmisi ke depan dulu. Setelah gigi berhasil masuk pada posisi 1, lepas tarikan kopling tersebut secara perlahan.

Berlatih Sambil Jalan

Anda sudah mulai memiliki kepercayaan diri dan berani menjalankan motor menggunakan gigi 1 seperti yang dijelaskan pada poin sebelumnya. Nah, ketika motor anda sudah  jalan menggunakan gigi 1, seiring bertambahnya dengan kecepatan, Gilmotersnya juga harus menambah gigi (shift up) untuk ke gigi 2 dan seterusnya.

Menurunkan Pada Gigi

Katakanlah Gilmotersnya sudah jalan menggunakan tingkat gigi 4 dan berniat untuk   mengurangi kecepatan atau bahkan berhenti. Pada momen tersebut Gilmoters butuh menurunkan pada gigi (shift down). Caranya yaitu, tutup gas bersamaan dengan tarik kopling. Kemudian injak gear selector ke bawah sesuai dengan posisi gigi yang diinginkannya.

Pada prinsipnya, ketika hendak meningkatkan gigi atau menurunkan gigi yang perlu Gilmoters harus melakukan adalah menutup gas dan menarik kopling tersebut. Langkah ini bertujuan untuk memutuskan hubungan antara mesin dan transmisinya. Sebelum Gilmoter memilih gigi yang akan dipakai tersebut. Setelah itu barulah kita memilih gigi yang diinginkan lewat tuas transmisi pada kaki. Dan yang perlu anda ingat, pilih pada gigi netral ketika mau berhenti dalam waktu yang lama.

Cara Memakai Motor Kopling

Sebelum latihan cara mengendarai motor kopling ketahui bagian-bagian motor Anda, misalnya tuas kopling, handle gas, tuas rem depan dan rem belakang di kaki kanan Anda. Jika sudah simak langkahnya berikut ini :

  • Silahkan anda naik diatas motor, lalu nyalakan motor anda, pastikan pada posisi transmisi dalam keadaan “Netral” ini biasanya ditandai dengan lampu indikator yang berwana hijau.
  • Kemudian tekan pada tuas kopling yang berada di sebelah tangan kiri Anda,
  • Lalu Masuk ke gigi 1 dengan menekan perseneling ke depan dengan menggunakan kaki kiri Anda.
  • Tarik pada gas secara bersamaan dengan melepas tuas kopling (Jangan dilepas sepenuhnya sebelum motor anda berjalan, hal ini akan memicu motor Anda melompat atau mesinnya yang mati)
  • Setelah motor anda sudah berjalan secara perlahan lepas tuas kopling, Langkah selanjutnya lakukan secara pergantian transmisi dari 1 ke 2 ini dilakukan kira-kira perjalanan motor Anda sudah agak tenang. Silahkan tarik tuas kopling kembali dan tuas gas dilepas bersamaan dengan menarik tuas kopling, lalu pindah gigi perseneling ke atas menggunakan bagian kaki kiri Anda.
  • Setelah gear berpindah atau sudah naik, lepas kopling dan tarik gas kembali.
  • Untuk perpindahan pada transmisi ke 3, 4, 5, 6 sama dengan memasukkan pada gigi 2.
  • Untuk menurunkan kecepatan, yaitu dengan mengurangi posisi gigi tersebut kalau sekarang posisi di gigi 4 silakan turunkan ke gigi 3 dengan cara kurangi kecepatan tersebut dengan mengurangi gas, tekan kembali tuas kopling lalu tekan perseneling gigi ke arah bawah.
  • Setelah gigi berada di posisi 3 lalu lepas tuas kopling perlahan. Untuk kopling yang manual gear dapat dipindahkan lebih dari 1 gear sekali tarik kopling. Bisa dari gear 4 ke 3 dan anda langsung ke 2 tanpa melepas tuas kopling terebut.
  • Jangan lupa setiap kali roda anda berhenti tuas kopling harus ditarik kembali agar mesinnya tidak mati. Untuk teknik yang biasa disebut dengan “slep kopling” biasanya diperlukan pada saat stop and go pada jalanan tanjakan tersebut.
  • Untuk berhenti, caranya adalah kurangi kecepatan motor dengan mengembalikan gigi transmisi pada posisi 1, dengan cara tekan tuas kopling tersebut lalu tekan perseneling gigi tersebut kearah depan hal ini juga bersamaan dengan mengecilkan atau mengulur handel pada gas.
  • Pada Posisi ini jangan pernah anda melepaskan spontan tuas kopling karena transmisi motor Anda masih masuk dalam keadaan gigi 1. Tekan terus tuas kopling tersebut sebelum sistem transimisi motor Anda kembali yang netral.
  • Untuk memindah pada posisi netral ungkit tuas transmisi setengah saja, jika penuh maka akan kembali ke yang gear 2 lagi.
  • Setelah gigi transmisi sudah ke posisi netral, Anda boleh melepaskan tuas kopling dan selanjutnya memutar kunci kontak ke posisi “off”.

Cara Kerja Kopling Motor

  • Untuk menghubungkan pada dua unit poros yang dibuat secara terpisah, seperti pada poros motor dengan roda atau poros generator dengan mesin. Kopling tersebut mampu memisahkan dan menyambung pada dua poros untuk kebutuhan perbaikan dan penggantian komponen-komponen.
  • Cara untuk mendapatkan fleksibilitas mekanis, terutama pada dua poros itu yang tidak berada pada satu aksis.
  • Untuk dapat mengurangi beban terkejut ( shock load ) dari satu poros ke poros yang lain.
  • Dapat menghindari beban kerja yang berlebih.
  • Dapat mengurangi karakteristik pada getaran dari dua poros yang berputar.

Cara Kerja Kopling Manual

  • Pada kopling manual tersebut cara kerjanya dilakukan oleh pengendara pada saat handle kopling ditarik oleh kopling terputus dan pada saat handle kopling dilepas kopling terhubung kembali.
  • Kopling manual cara kerjanya yaitu diatur oleh sebuah tuas yang biasa disebut dengan handle kopling, dengan cara menarik handle kopling tersebut bila handle kopling bebas (tidak ditarik) maka plat tekan dan plat gesek dipada pijit oleh piringan penekan (cluth pressure palte) dengan bantuan pegas kopling sehingga tenaga putar dari poros engkol sampai pada roda belakang tersebut.
  • Sedangkan apabila handle kopling pada batang kemudi ditarik maka kawat kopling akan menarik pada alat pembebas kopling, alat pembebas ini akan menekan batang tekan (pushrod). Pudhrod ini tersebut juga akan mendorong piringan penekan ke arah yang berlawanan dengan arah gaya pegas kopling di akibatnya plat gesek dan plat tekan akan saling merenggangkan dan putaran pada rumah kopling tidak diteruskan pada poros yang utama.

Cara Mengendarai Motor Kopling di Tanjakan

cara mengendarai motor kopling di tanjakan

Ajak yang sudah berpengalaman

Pertama – tama kamu harus berdoa dulu agar selamat sampai di tujuannya. Untuk mempelajari cara mengendarai motor kopling tersebut, maka kamu harus diawasi oleh seseorang yang sudah berpengalaman yang kamu bonceng. Biarkan dia yang memandu kamu supaya tidak ada step – step yang salah saat kamu berkendara tersebut.

Cara mengendarai motor kopling sendiri itu sebenarnya sangatlah mudah. Kamu hanya harus membiasakan tangan kirimu sebagi melepas kopling di saat yang benar. Kapankah saat yang benar untuk melepaskan kopling? Akan lebih mudahnya jika kamu menggunakan intuisi saat kamu sudah menaiki motor tersebut.

Menuju ke tanjakan, lakukan hal tersebut

  • Jaga kecepatan motor anda agar tidak turun, modal awal menaiki tanjakan adalah dengan kecepatan yang stabil dan cenderung semakin tinggi.
  • Pastikan kamu berada di persneling 3. Jangan masukkan gigi lebih dari 3 karena persneling tersebut yang besar tidak akan kuat untuk mendorong motormu dari tanjakan tersebut.
  • Ketika kecepatan sudah mulai melambat seiring menanjaknya motormu, turunkan persneling tersebut di gigi 2. Motormu akan sedikit meraung karena pada gigi 2 motor akan mendapatkan daya dorong yang lebih optimal dari pada gigi persneling yang sebelumnya.
  • Jika masih dirasa tidak kuat saat menanjak, segera oper ke gigi 1. Ingat, pastikan pada bagian di gigi 1 jangan sampai kamu salah oper ke gigi netral, mengakibatkan motor anda bukannya menanjak malah mundur teratur motormu.
  • Setelah sudah sampai di ujung tanjakan, ucapkan rasa syukurmu dan bersiaplah untuk menemui tanjakan selanjutnya atau mungkin turunan yang ada di depanmu tersebut.

Jangan menaikkan gigi persneling saat masih menanjak

Ada beberapa larangan yaitu tentang cara mengendarai motor kopling di tanjakan. Salah satunya adalah mengoper persnelingmu pada gigi yang lebih besar. Walaupun dalam kecepatan yang sangat tinggi, hal ini tidak dianjurkan untuk dilakukan. Yang ditakutkan motor akan kehilangan daya dorong, dan membuat pengendara tersebut panik sehingga motor mati di tengah perjalanan tersebut. Selain itu tidak disarankan untuk mendahului pengendara lain pada saat tanjakan, kecuali pengendara tersebut berjalan sangat pelan dan memang layak untuk disalip tersebut.

Tanjakan sudah, saatnya turunan

Ketika kamu sudah melalui tanjakan tersebut, itu artinya kamu sudah maju selangkah untuk mempelajari motor kopling tersebut. Walaupun awalnya sulit, nantinya keahlian ini akan membuatmu nyaman saat berkendara. Nah karena kamu disini juga harus tau bagaimana cara mengendarai motor kopling di tanjakan dan turunan tersebut.

Penyebab Kopling Motor Tidak Berfungsi

penyebab kopling motor tidak berfungsi

Kopling tersebut bukan hanya fokus pada kampasnya saja, tapi ada pada beberapa bagian lain pendukung kerjanya. Bila salah satu pada bagian ada yang lemah maka berpotensi menimbulkan slip, hal ini berlaku meski kondisi kampas tersebut baru sekalipun. Menurutnya selain karet dumper pada rumah kopling itu, ada juga per kopling yang berfungsi sebagai daya pegas yang letaknya berada di depan mangkuk tersebut. Sama dengan komponen yang lain itu pun juga memiliki masa pakai yang ditentukan dari jarak serta cara penggunaan tersebut. Per kopling yang sudah lemah maka otomatis tidak mampu memberikan gaya pegas yang optimal. Hal ini pun berdampak pada kerja kopling yang akan lambat saat mentransfer tenaga sehingga terjadi menimbulkan gejala slip, cara mengendarai motor kopling Anda dapat belajar mengenai tentang teknik keamanan serta teknik berkendara yang tepat.

Berikut yang dapat kami sampaikan mengenai cara mengendarai motor kopling .cara INI sangat cocok untuk pemula , jadi APA Anda ingin langsung mempraktekkannya setelah membaca artikel INI?.