Cara Menghilangkan Karang Gigi Dengan Garam

Cara menghilangkan karang gigi dengan garam – Pernahkah anda mencium seseorang yang mempunyai bau mulut?Ternyata,penyebab terjadinya karang gigi adalah sebagai berikut.

  1. Tidak Menggosok Gigi Sesudah Makan

cara menghilangkan karang gigi dengan garam

Sebagian orang mungkin berpikir bahwa menggosok gigi hanya cukup dilakukan ketika pagi dan malam hari. Ya, menggosok gigi di malam hari memang penting sebab di saat kita tidur biasanya kuman berkembang lebih cepat. Namun demikian, menyikat gigi setiap selesai makan lebih dianjurkan. Hal ini bertujuan agar tidak ada sisa makanan yang menempel di celah-celah gigi. Dengan berkumur dan menggosok gigi setelah makan maka kesehatan mulut akan terjaga dengan baik.

  1. Kebiasaan Mengonsumsi Makanan Tertentu

cara menghilangkan karang gigi yang sudah parah

Karang gigi juga bisa ditimbulkan akibat kebiasaan mengonsumsi makanan tertentu, misalnya minuman yang mengandung kafein (seperti kopi dan teh), kebiasaan merokok, serta mengonsumsi makanan manis berlebihan (seperti permen dan coklat). Dan ternyata makanan berkabohidrat juga bisa menjadi penyebab karang gigi. Oleh sebab itu, Kamu dianjurkan untuk menyikat gigi sesudah makan.

  1. Cara Menyikat Gigi Yang Salah

cara menghilangkan karang gigi yang membandel

Sudah rutin menggosok gigi, tapi masih saja ada karang? Coba deh ingat-ingat bagaimana metode yang Kamu gunakan untuk menyikat gigi. Apakah Kamu yakin sudah benar dalam melakukannya? Menggosok gigi asal-asalan tidak akan cukup membersihkan sisa makanan secara total. Mungkin hanya dapat menjangkau permukaan bagian tengahnya saja.

Saat menggosok gigi, pastikan sikat menjangkau secara menyeluruh pada bagian gigi. Untuk bagian permukaan depan, lakukan gerakan vertikal atau melingkar dari atas ke bawah hingga ke bagian tepi gusi. Tak lupa pula, bersihkan lidah menggunakan pembersih lidah untuk menghilangkan kuman sisa makanan. Setelah itu, berkumurlah hingga bersih.

  1. Plak Yang Dibiarkan Saja

cara menghilangkan karang gigi dengan cepat

Jangan pernah meremehkan plak yang muncul di gigi. Apabila Kamu melihat ada sedikit plak kekuningan maka segera bersihkan. Biasanya plak yang masih terlihat tipis bisa dihilangkan hanya dengan menggosok gigi. Sedangkan untuk plak yang sudah agak lama terbentuk, Kamu bisa membersihkannya harus dengan mengunjungi klinik gigi. Keberadaan plak yang disepelekan dan tidak segera diatasi bisa memicu timbulnya karang gigi yang sangat bandel hingga susah untuk dibersihkan.

Adapun efek yang diberikan jika karang gigi dibiarkan atau tidak dibersihkan. Dan inilah efek dari karang gigi yang tidak dibersihkan yakni sebagai berikut.

Efek dan Bahaya Karang Gigi Bila Tidak Dibersihkan

Terdapat beberapa efek dan bahaya dari karang gigi yang tidak segera dibersihkan. Diantaranya yaitu:

  1. Bau Mulut

cara menghilangkan karang gigi alami

Efek pertama yang akan dirasakan saat karang mulai terbentuk di gigi adalah bau mulut Yng tidak sedap. Bau ini muncul akibat menumpuknya sisa-sisa makanan yang ada dalam gigi yang telah terinfeksi bakteri dan mengalami pembusukan. Saat bakteri ini mengeluarkan cairan toksin dan merusak gusi maka bau mulut akan semakin parah. Bahkan memicu kerusakan dalam gigi yang tidak diinginkan.

  1. Gingivitis (Radang Gusi)

cara menghilangkan karang di gigi

Ketika plak yang sudah terbentuk semakin menumpuk, perkembangan bakteri juga akan menjadi lebih pesat. Bakteri akan membentuk sarang di garis gusi sampai pada akhirnya menyerang gusi dan menimbulkan peradangan. Tanda-tanda orang yang mengalami radang gusi atau gingivitis biasanya gusinya akan menciut, gusinya bengkak, warna gusi tampak lebih merah dan cenderung mengalami pendarahan.

  1. Periodontitis

cara menghilangkan karang gigi sendiri

Radang gusi yang tidak segera diatasi akan memicu masalah lebih berat, yakni periodontitis. Kondisi ini terjadi saat infeksi gusi sudah parah hingga menyebabkan kerusakan pada tulang dan jaringan lunak yang mana ditandai dengan terbentukanya kantong atau lingkaran-lingkaran di permukaan gusi.

Seseorang yang menderita periondontitis akan menunjukkan beberapa gejala, seperti warna gusi menjadi sangat merah agak keunguan, selain itu teksturnya juga lebih lunak dan tampak menyusut. Nafas si penderita menjadi bau, terkadang diikuti dengan keluarnya nanah dan berubahnya kondisi gigi yang mulai menjadi rapuh.

  1. Gigi Berlubang

cara menghilangkan karang gigi dengan soda kue

Apabila gusi serta jaringan-jaringan di dalamnya telah rusak dan terinfeksi bakteri maka tulang gigi pun juga akan semakin lemah. Kondisi ini meningkatkan risiko gigi berlubang. Tidak banyak yang bisa dilakukan sebab infeksi sudah terlalu menjalar. Dan jalan satu-satunya hanyalah merelakan kehilangan gigi.

  1. Gangguan Kesehatan Lainnya

cara menghilangkan karang gigi secara tradisional

Bahaya yang paling mengerikan dari karang gigi yakni ketika bakteri telah masuk ke gusi dan menginfeksi jaringan lunak di dalamnya. Hal ini bisa saja menyebabkan bakteri ikut masuk ke dalam tubuh dan hinggap bersama aliran darah, sehingga memicu berbagai gangguan kesehatan seperti gangguan penafasan, ganggaun jantung, stroke dan sebagainya.

Karang gigi harusnya bukan suatu hal yang aneh lagi untuk kita karena pada kenyataannya karang gigi ini merupakan plak gigi yang telah mengerak. Pertumbuhan karang gigi ini terjadi secara perlahan dan jika dibiarkan maka peradangan serta iritasi akan dengan mudah menyerang pemilik karang gigi tersebut. Untuk  itu cara menghilangkannya, sebagian orangmenganggap ke dokter gigi merupakan solusi terbaik. Atau sebagian orang bahkan membiarkannya begitu saja hingga karang gigi tersebut terlepas dengan sendirinya.

Dan sering-seringlah memeriksakan kesehatan gigi anda ke dokter terlebih lagi jika gigi anda terdapat plak atau karang gigi. Adapun carayang efektif dalam menghilangkan plak/karang gigi yakni dengan cara menghilangkan karang gigi dengan garam dan menggunakan cara ini sudah sangat teruji dan hasilnya sangat efektif sekali.

Mengapa cara menghilangkan karang gigi dengan garam sangat efektif? Karena garam diketahui terdapat kandungan sifat antiseptik dan antibakteri yang cukup tinggi sehingga tidak hanya saat untuk dijadikan obat batuk maupun sakit gigi.Dengan garam, Anda bisa mengurangi inflamasi dan mengurangi rasa sakit jika karang gigi sudah menyebabkan radang gusi.Bahkan garam juga dapat mencegah infeksi serta membuat pertumbuhan bakteri di dalam mulut terhambat.

Dan sekarang dalam kesempatan ini kami akan membahas tentang bagaimana cara menghilangkan karang gigi dengan garamdan pencegahnya.

Cara Menghilangkan Karang Gigi Dengan Garam Tanpa Harus Ke Dokter

  • Menghilangkan karang gigi dengan garam yang dilarutkan air hangat

Untuk cara pertama yang paling banyak dilakukan dan simpel serta murah adalah dengan menggunakan air garam yang dalam kondisi hangat. Sama halnya ketika Anda sedang batuk, biasanya air garam digunakan sebagai obat kumur untuk mengurangi rasa sakit dan tak nyaman di tenggorokan.Namun kali ini, tujuannya adalah sebagai penghilang karang gigi.

Caranya: Campurkanlah garam sebanyak 1 sendok teh ke dalam segelas air hangat yang telah Anda siapkan. Setelah dicampur dan menjadi larutan yang rata, Anda tinggal berkumur saja dengan air ini hingga seluruh area dalam mulut terkena. Lakukan sehari 3 kali masing-masing 1 menit, terutama pada area karang gigi.

  • Menghilangkan karang gigi dengan Garam dan Baking Soda

Baking soda juga dapat diandalkan ketika Anda hendak menghilangkan karang gigi secara alami tanpa efek samping yang berbahaya. Hanya saja memang jangan terlalu berlebihan dalam penggunaan baking soda yang dicampur dengan garam karena Anda perlu mencermati juga adanya bahaya baking soda bila pemakaian kurang akurat.

Caranya: Siapkan saja sebuah sikat gigi, lalu juga sedikit garam serta 1 sendok makan baking soda. Garam dan baking soda harus dicampur dulu hingga rata dan kemudian ditaruh pada atas sikat gigi yang telah dibasahi. Setelah itu bisa Anda gosokkan pada gigi Anda seperti sikat gigi biasanya, barulah kemudian kumur dan bersihkan dengan air hangat.

Agar hasilnya maksimal, Anda harus memakai cara ini sehari 2 kali dan ketika karang gigi sudah hilang, Anda dapat mengganti jadwal pemakaian. Cara ini tetap dapat Anda pakai 7-10 hari sekali saja dan tak perlu sesering atau serutin sebelumnya karena hanya untuk menjaga agar karang gigi tak muncul lagi.

  • Menghilangkan karang gigi dengan Garam dan Minyak Mustard

Dalam menghilangkan karang gigi, Anda bisa juga memakai garam yang dicampurkan bersama dengan minyak mustard. Diketahui bahwa kombinasi keduanya tidaklah buruk dan justru sangat dianjurkan karena memang minyak mustard sendiri dikenal baik dalam membunuh bakteri, termasuk  bakteri di dalam mulut.

Caranya: Anda cukup menyiapkan garam sebanyak ½ sendok teh dan juga sedikit minyak mustard (tak perlu terlalu banyak asalkan cukup sebagai campuran pasta). Sesudah terbentuk pasta dari garam dan minyak mustard, Anda dapat menggosokkannya ke area gigi yang terdapat karang selama beberapa menit. Barulah kemudian bersihkan menggunakan air hangat; lakukan sehari 2 kali untuk hasil yang diinginkan.

  • Menghilangkan karang gigi dengan Garam dan Jus Lemon

Ada lagi rekomendasi cara menghilangkan karang gigi menggunakan garam sebagai bahan utamanya. Jus lemon sebagai tambahannya terkenal baik dalam memutihkan gigi secara alami dan menjaga kebersihan serta kesehatan mulut secara sempurna.Jadi, tak ada salahnya menggabungkan antara garam dan jus lemon.

Caranya: Anda hanya memerlukan garam sebanyak ½ sendok teh untuk kemudian dicampurkan bersama jus lemon sedikit saja. Setelah pasta terbentuk, Anda bisa mengoleskannya ke bagian gigi yang ada karang giginya selama beberapa menit. Barulah kemudian kalau sudah selesai bisa Anda kumur dan bersihkan dengan air hangat; melakukannya sehari 2 kali akan memberikan hasil yang efektif.

  • Menghilangkan karang gigi dengan Garam dan Minyak Wijen

Dalam menjadikan karang gigi luruh secara alami, Anda juga dapat mengombinasikan garam dengan jenis minyak lainnya selain mustard.Garam ditambah minyak wijen adalah solusi yang tepat juga karena memang minyak ini baik untuk menghilangkan plak dan menjadi obat bagi gusi berdarah ataupun bau mulut.

Caranya: Sama halnya seperti 2 cara yang sebelumnya disebutkan, Anda hanya perlu mencampurkan ½ sendok teh garam dengan minyak wijen secukupnya untuk membuat pasta. Kalau sudah, langsung aplikasikan pada area gigi, terutama yang berkarang/berplak. Lakukan sehari 2 kali setiap hari untuk hasil paling efektif.

Alternatif: Anda pun bisa juga menggunakan minyak wijennya saja dalam hal ini. Cukup dengan menggunakan 1 sendok makan dan masukkan ke dalam mulut. Kumurkan dan ratakan kumuran hingga mengenai seluruh area dalam mulut. Lakukan selama 20 menit dan jangan ditelan tapi dibuang setelah itu. Bersihkan dengan berkumur menggunakan air hangat dan lanjutkan dengan menggosok gigi seperti biasa.

  • Menghilangkan karang gigi dengan Garam dan pasta

Garam juga bisa Anda campurkan dengan pasta gigi yang biasa Anda gunakan untuk menyikat gigi. Hanya saja, pasta gigi yang akan digunakan harus khusus untuk mengontrol karang gigi agar dapat hasil yang lebih baik dan disarankan. Ini karena pasta gigi tersebut memang juga mengandung zat-zat khusus penghilang karang gigi.

Caranya: Siapkan bahannya yakni sekitar ½ sendok teh garam dan tak perlu terlalu banyak/secukupnya. Campurkan saja ke pasta gigi yang akan Anda pakai untuk menyikat gigi. Setelah ditaruh di permukaan sikat gigi yang basah, Anda siap menyikat gigi dan lakukan proses ini secara rutin hingga menyeluruh untuk membersihkan seluruh bagian gigi.

  • Menghilangkan karang gigi dengan Garam dan Minyak kelapa ekstrak virgin

Ada juga metode lain yang bisa diterapkan dengan menggunakan bahan utama garam, yakni sebagai campuran minyak kelapa ekstra virgin. Minyak kelapa ini memang dikenal efektif dalam membersihkan gusi serta gigi dari plak/ karang gigi yang memgeras. Jadi tak ada salahnya untuk tidak mencoba cara satu ini.

Caranya: Cukup siapkan bahannya saja yakni garam sebanyak ½ sendok teh yang ditambahkan dan dicampurkan dengan minyak kelapa ekstra virgin secukupnya. Setelah pasta sudah jadi barulah Anda bisa memakainya untuk bisa diterapkankan dengan membalurkannya ke area gigi hingga merata dan pastikan pula kalau bagian gigi berkarang juga telah terkena campuran tadi. Lakukan sehari 2 kali secara rutin hingga benar-benar karang gigi hilang.

Alternatif 1: Anda juga bisa menggunakan minyak kelapa saja tanpa dicampur dengan garam bila ingin mencobanya. Cukup denga mengambil 1 sendok makan dan masukkan ke dalam mulut dan kumurkan perlahan di dalam mulut selama 15 menit. Setelah dipakai jangan ditelan melainkan dibuang, lalu lanjutkan dengan menyikat gigi seperti biasa; lakukan secara rutin dan terutama di pagi hari sebelum makan apapun.

Alternatif 2: Jika ingin mencobanya dengan metode yang lain lagi, Anda bisa menerapkan cara ini dengan menggunakan beberapa tetes minyak kelapa untuk dioles ke bagian gigi serta gusi secara perlahan. Setelah itu jangan lupa memberikan sedikit pijatan di bagian gusi demi mencegah penyakit gusi akibat karang gigi.

  • Menghilangkan karang gigi dengan Garam dan lidah buaya

Paling global yang kita tahu akan tentang khasiat lidah buaya yakni untuk kesehatan kulit dan juga bagi kesehatan rambut. Akan tetapi lidah buaya juga memiliki segudang khasiat lain yang bisa kita didapatkan, termasuk juga dalam menghilangkan karang gigi ketika dikombinasikan dengan garam. Bahkan lidah buaya juga ampuh dalam mencegah sekaligus mengatasi masalah penyakit gusi akibat plak dan karang gigi yang telah mengeras.

Kandungan sifat antimikroba di dalam lidah buaya termasuk tinggi kadar kandungannya sehingga fungsinya sebagai pembunuh bakteri penyebab penumpukan plak pada gigi dapat dipercaya. Bagi Anda yang juga memiliki masalah dengan bau mulut pun bisa mencoba menggunakan lidah buaya sebagai solusi alami nan aman.

Caranya: Ketika ingin menghilangkan karang gigi, menggunakan garam yang dikombinasikan lidah buaya bisa juga dipraktikkan. Ambil saja ½ sendok teh garam yang dicampur bersama lendir lidah buaya secukupnya di mana kemudian pasta pun terbentuk. Seperti cara yang sudah-sudah, cobalah langsung dioles ke seluruh bagian gigi dan gusi, terutama bagian pada gigi yang berkarang.

Alternatif: Dan jika ingin menggunakan ekstrak lidah buaya saja pun juga bisa dan Anda bisa cukup dengan mengambil daging lidah buaya yang berlendir untuk Anda oles atau usap-usapkan ke bagian gigi dan gusi. Tunggulah selama kurang lebih 10 menit dan kemudian bersihkan menggunakan air dingin. Menggunakannya setiap hari 2 kali adalah yang paling baik.

  • Menghilangkan karang gigi dengan Garam dan cuka putih

Pada cuka putih ada kandungan asam asetat yang cukup tinggi di mana hal ini mampu menjadi pencegah berhentinya proses mineralisasi enamel pada gigi. Dengan cuka putih jugalah, Anda mampu membuat proses akumulasi atau penimbunan plak penyebab karang gigi dapat dicegah atau dihambat. Karena sifat antibakteri yang tinggi, maka cuka putih pun ampuh dalam melawan bakteri penyebab plak/karang gigi.

Caranya: Sediakan bahannya yakni cukup ambil 1 sendok teh garam yang kemudian dilarutkan bersama 2 sendok teh cuka putih di ½ cangkir air hangat. Dengan air cuka garam inilah Anda bisa membersihkan mulut Anda sehari 1-2 kali secara rutin hingga karang gigi benar-benar lepas dan hilang.

  • Menghilangkan karang gigi dengan Garam dan Minyak rosemary

Garam dan minyak rosemary pun merupakan sebuah kombinasi yang mampu menghilangkan karang gigi secara efektif. Sebuah studi di tahun 2012 menyatakan bahwa ekstrak tanaman rosemary mampu menghalangi pertumbuhan bakteri mulut, produksi glukan, penimbunan dan terbentuknya plak, serta aktivitas glukosiltransferase secara efektif.

Caranya: Cukup ambil ½ sendok teh garam seperti yang sudah-sudah dan campurkan dengan minyak rosemary sedikit, yang penting cukup untuk membuatnya menjadi bentuk pasta. Pasta campuran garam dan minyak esensial rosemary dapat langsung diterapkan pada gigi sekaligus gusi, terutama pada bagian-bagian berkarang. Tunggu beberapa saat sebelum kemudian Anda boleh membilasnya dengan berkumur menggunakan air hangat.

Alternatif: Penggunaan minyak esensial rosemary sendiri juga sangat bisa diandalkan, yakni dengan melarutkan 2-3 tetes minyak tersebut dengan 1 sendok makan air. Setelahnya, masukkan ke dalam mulut lalu ratakan larutan di sela-sela gigi juga hingga 10 menit (bukan dengan berkumur). Buanglah jika sudah 10 menit dan sikatlah gigi; melakukannya sehari 2 kali secara rutin sangat dianjurkan.

Cara Mencegah Karang Gigi

Jika sudah melihat bagaimana cara menghilangkan karang gigi dengan garam, Anda pun  perlu tahu bagaimana cara mencegah agar karang gigi tidak timbul lagi. Anda perlu memerhatikan beberapa hal di bawah ini agar karang gigi tak mudah terbentuk dan membahayakan kesehatan mulut.

  • Menghindari Kebiasaan Merokok. Salah satu bahaya merokok bagi kesehatan adalah meningkatkan pembentukan karang gigi yang artinya juga mengancam pada kesehatan gigi serta gusi Anda. Anda bisa mengurangi resiko karang gigi dengan menghindari penggunaan rokok dan dengan demikian, Anda juga mampu menyehatkan kulit dan organ dalam tubuh lainnya juga.
  • Menyikat Gigi dengan Rajin. Menyikat gigi secara rutin adalah kunci dari kesehatan gigi dan pastikan bahwa Anda melakukannya sehari 2 kali secar rutin dengan durasi 2 menit setiap proses menggosok gigi. Ini akan membantu agar karang gigi tak tumbuh dengan mudah. Jangan lupa juga untuk memilih sikat gigi yang bulunya lembut dan halus sehingga nyaman dipakai dan tidak menyebabkan iritasi.
  • Kebiasaan flossing atau membersihkan gigi menggunakan benang adalah cara yang efektif untuk menghindari penimbunan plak penyebab karang gigi. Walau telah menyikat gigi, ada baiknya tetap melakukan flossing secara teratur karena terkadang sikat gigi tak mampu membersihkan total di bagian sela-sela gigi.
  • Menjaga Makanan. Jenis makanan yang kita konsumsi tentu memengaruhi bakteri yang ada di dalam mulut. Makanan bertepung dan makanan yang manis biasanya adalah sumber dari perkembangan bakteri. Jika ingin mencegah karang gigi, Anda perlu mengurangi makanan-makanan bertepung dan yang manis agar tak membuat gigi mudah menumpuk plak.
  • Memeriksakan Gigi ke Dokter 6 Bulan Sekali. Banyak orang hanya akan datang ke dokter gigi kalau sudah mulai ada tanda-tanda sakit gigi. Padahal penting juga untuk berkonsultasi dengan dokter gigi walau gigi tidak bermasalah. 6 bulan sekali adalah waktu yang direkomendasikan untuk menemui dokter gigi agar mampu mencegah hal-hal yang tidak diinginkan pada gigi dan mulut Anda. Saat plak gigi telah muncul, datanglah ke dokter gigi supaya dapat dibersihkan.

Sekian dari kami atas informasnya dan semoga informasi cara menghilangkan karang gigi dengan garam diatas ini bisa bermanfaat bagi anda yang sedang mengalami masalah karang gigi yang sudah parah. Jika anda tidak yakin dalam langkah diatas ataupun gagal walau sudah pernah melakukannya secara rutin dan tidak mendapatkan hasilnya, sebaiknya anda konsultasi ke dokter gigi. Namun dengan melakukan cara yang benar dan bersungguh – sungguh  semua pasti akan terwujud. Demikian postingan kali ini selamat mencoba ya, jangan lupa untuk di bagikan jika dirasa bermanfaat dan tunggu informasi lainnya dari kami selanjutnya.