Cara Setting Blur Kamera Canon Lengkap Dan Cara Memotret Dengan Hasil Yang Bagus

Nah, untuk kalian para fotografer pemula, disni kita menyediakan informasi Cara Setting Blur Kamera Canon atau ulasan tentang dunia fotografi. Untuk kalian penggemar seni yang satu ini tentu saja wajib membaca artikel yang satu ini karna, kami akan menyajikan informsil terlengkap dan tentunya sangat membantu kalian. Kami akan menyajikan informasi tentang bagaimana cara menggunakan kamera dslr canon. Dimulai dari bagaimana cara setting latar belakang menjadi blur sampai bagaimana cara memotret pada saat malam hari, sangat menarik bukan? Mari kita baca artikel dibawah ini.

Membuat Backgrond Menjadi Bokeh Dan Super Blur:

  1. Ini dia setting kamera canon Pakailah lensa fix 50 mm atau lebih di atasnya, atau pakailah lensa yang mempunyai focal yang panjang yang seperti lensa tele.
  2. Usahakan jangan memilih latar belakang tempat yang kurang mempunyai corak atau polos.
  3. Jika anda memotret diluar ruangan carilah tempat yang banyak dedaunan, pepohonan, ataupun alang alang untuk latar belakang (beckground). Jika kamu memotretnya pada waktu malam hari usahakan kamu mencari tempat yang bisa anda gunakan sebagai latar belakang seperti kumpulan bolamp atau lampu di jalanan, atau lampu lampu kendaraan yang melintas.

Bagaimana Cara Membuat Latar Belakang Menjadi Blur

cara setting blur kamera canon

  1. Jika anda memiliki lensa yang berukuran  18-55m, maka anda harus cara setting kamera cannon set zoom lensa Anda ke ukuran 55mm. jika Anda mempunyai lensa telephoto zoom, berukuran seperti 55-250mm, jadi bisa lebih baik lagi. Gunakanlah lensa ini dan set zoom lensa Anda ke ukuran 85mm sampai dengan ukuran 135mm. Rentang fokal ini sangat cocok jika dipakai untuk Cara Setting Blur Kamera Canon foto potret
  2. Pastikan posisi pose model Anda sejauh mungkin dari background atau latar belakang Semakin jauh jarak antara latar belakang dengan model dibanding jarak model ke kamera, akan semakin menjadi blur latar belakang kamera.
  3. Set bukaan atau aperture lensa Anda sebanyak mungkin Semakin besar bukaan akan semakin blur background nya, jika Anda mempunyai lensa dengan ukuran 18-55mm f/3.5-5.6. jadi, set bukaan Anda ke f/5.6 (ini tidak maksimal di rentang fokal 55mm. jika kalian kurang puas dengan hasil lensa 18-55mm, saya menyarankan untuk membeli lensa 50mm f/1.8 atau 85mm f/1.8. Meskipun lensa tersebut tidak bisa untuk zoom, tapi maksimal bukaannya sangatlah besar, sehingga lebih cocok untuk foto portrait.

4 Tips Dasar Memotret Foto Portrait

cara setting kamera dslr pada malam hari

Fotografi memang tidak akan pernah dibatasi oleh alat. Maupun itu menggunakan kamera yang sangat canggih ataupun  hanya memakai kamera hp, Anda tetap bisa mendapat hasil foto yang indah jika anda sudah mulai paham dengan unsur unsur seni yang ada di dalam fotografi ini. Seperti contohnya, Kegiatan fotografi yang satu ini mungkin yang paling umum dilakukan orang ketika memakai sebuah kamera karena memang tergolong paling mudah untuk dilakukan. Nah untuk anda yang ingin membuat foto portrait yang lebih baik, berikut ini kami berikan Cara Setting Blur Kamera Canon sederhana yang dapat Anda coba.

  1. Mendekatlah dan berinteraksi dengan model

Masalah paling sering terjadi ketika membuat foto portrait adalah jarak. Beberapa fotografer amatir atau pemula merasa sedikit malu-malu untuk mendekatkan diri dengan model. Padahal jika memotret portrait model sebatas jarak jauh, pemotretan gambar baiknya jarak yang di ambil harus lebih dekat ke model. Tapi kejadian yang terjadi pada akhir-akhir ini, banyak sekali fotografer pemula yang rela mengeluarkan uang lebih hanya untuk membeli lensa dengan jangkauan focal panjang untuk memotret subyek dari jarak jauh. Hal seperti itu memang tidak menjadi masalah namun ini tidak terlalu disarankan.

  1. Lensa dan Depth Of Field (DoF)

Untuk membuat cara setting kamera canon 1200d  potretan fotografi portrait, lensa dengan jangkauan focal yang panjang tidaklah sangat diperlukan. Anda bisa memakai beberapa lensa yang non-zoom jarak pendek seperti 50mm ataupun menggunakan lensa zoom dengan ukuran jarak rentang zoom menengah seperti ukuran 18-55mm. Foto potrait juga bisa dipengaruhi besaran diafragma. Jika lensa yang dipakai mempunyai diafragma hingga f/2.0 ataupun yang lebih besar, pakailah lensa tersebut untuk bukaan diafragma terbesar. Ini akan membuat efek  background menjadi blur di belakang subjek dan membuat unsur artistik pada foto. Hasil fotonya model Anda akan lebih terlihat menonjol dari background nya dan membuat semua mata yang melihat langsung tertuju pada model anda.

  1. Perhatikan Bahasa Tubuh Model

Untuk para model yang sudah profesional, bergaya di hadapan kamera bukanlah suatu hal yang sulit. Dengan memberi sedikit pengarahan gaya, Anda bisa mendapat pose yang sesuai dengan keinginan. Bagaimana jika Anda berhadapan dengan model yang baru atau amatiran yang belum terbiasa di hadapan kamera? Begini caranya, ikuti langkah langkahberikut ini Setelah berhasil mencairkan suasana dengan model dan membuat interaksi, anda akan merasalebih mudah untuk mengarahkan gaya. Yang perlu diperhatikan juga rata rata model-model yang masih amatir seringkali ragu untuk berpose dan nampak tidak percaya diri. Karna  itu, Anda sebagai fotografer harus cerdas memanfaatkan setiap momen ketika mengarahkan model. Setting kamera dslr outdoor

  1. Perhatikan cahaya

Ini yang harus anda perhatikan, memperbaiki komposisi, sampai mengatur kontras gelap dan terangnya. Hal ini bisa dilakukan secara cepat dan cukup mudah untuk anda dipelajari. Cahaya sangat berpengaruh dalam Cara Setting Blur Kamera Canon

Faktor Yang Bisa Membuat Background Foto menjadi blur

cara setting kamera canon 600d

  • Bukaan lensa (Aperture)

Dengan memakai (f/2.8  bukaan lensa yang besar atau yang semakin besar lagi seperti f/1.4), jadi background menjadi lebih blur. Semakin  kecil angkanya, semakin besar bukaan.

Gambar diatas dipotret Cara Setting Blur Kamera Canon kamera saku yang ukuran sensornya kecil, dan juga menggunakan rentang fokal lensa pendek, 28mm jadi latar belakang masih terlihat sangat tajam

  • Rentang fokal Pada lensa

Semakin besar ukuran rentang fokal lensa yang dipakai, maka akan membuat latar belakang menjadi semakin kabur.

  • Rasio jarak antara subjek foto dengan kamera dan jarak antara subjek dengan latar belakang

lebih dekat jarak kamera ke subjek foto dan semakin jauh jarak subjek foto dengan jarak pada latar belakang, maka foto akan menjadi lebih blur.

Contoh: Jika jarak pada kamera ke subjek gambar dengan jarak  1 cm, dan jarak subjek gambar ke background 20 m, maka bisa sangat dipastikan bahwa latar belakangnya akan menjadi sangat ngeblur.  Hal ini dikarenakan rasio/perbandingan jarak sangatlah besar. Dan juga sebaliknya bila kamera memiliki jarak ke subjek foto 20m, dan juga jarak subjek foto ke latar belakangnya 1 cm, maka sangat bisa dipastikan bahwa latar belakang menjadi sangat tajam / jelas.

  • Ukuran Sensor Dalam Kamera
Baca Juga  Cara Foto Keren Menggunakan Trik Fotografer Yang Handal

Ukuran sensor pada kamera sangat bervariasi, semakin besar ukuran, maka akan semakin mudah membuat background menjadi blur. Kamera pada ponsel atau kamera saku mempunyai ukuran sensor yang sangat relatif kecil dibandingkan dengan kamera digital SLR. Di dalam kamera digital SLR canon , terbagi lagi menjadi beberapa jenis ukuran sensor.Yang ter kecil sampai yang ukuran paling besar.

Kesimpulan:

jadi bagaimana cara membuat latar belakang foto atau yang diluar dari fokus sampai menjadi sangat blur? Caranya cukup mudah. Pakailah lensa dengan bukaan yang besar, pakailah rentang fokal yang besar atau jauh, perhatikan juga jarak rasio subjek foto dan latar belakang, dan pakalah kamera dengan ukuran sensor yang besar.

Cara Memotret Pada Malam Hari

setting kamera canon

Cara setting kamera dslr pada malam hari Memotret pada waktu malam hari memang bisa dibilang sedikit gampang-gampang susah, apalagi jika motretnya menggunakan kamera DSLR. jika anda tidak terlalu memahami, maka hasil dari jepretanmu akan terlihat gelap atau buram jadi tidak terlihat jelas sama sekali. Meskipun begitu, sebenarnya ada teknik atau trik khusus untuk dapat anda implementasikan saat memotret di malam hari dengan memakai kamera DSLR. Untuk yang masih pemula, dijamin kamu dapat sukses motret dengan bagus objek apapun pada kondisi kurang cahaya bahkan pada malam hari. Penasaran gimana caranya?   Nah, kali ini saya  akan berbagi ilmu seputar tips dan trik memotret menggunakan cannon DSLR pada saat malam hari khusus untuk kalian para pemula.

  1. Setting aperture ke angka yang paling tajam.

Supaya anda dapat memotret pada malam hari dan memiliki hasil yang bagus, maka hal di cara setting kamera canon 600d pertama yang harus anda atur adalah settingaperture-mu. Jadi, untuk menghindari noise atau blur maka setidaknya anda harus mengatur diafragma pada dua jarak stop dari bukaan aperture terlebar. Misalnya, aperture pada kamera adalah f/2.8 maka anda harus mengatur diafragma tertajam pada ukuran angka f/5.6 dan f/8.

  1. Kameramu sesuaikan dengan settingWhite Balancenya.

Jika objek untuk pemotretanmu pada saat malam hari dandengan kondisi perkotaan dengan banyak lampu lampu, jadi hal yang harus anda atur supaya bidikan anda pada malam hari terlihat sangat indah adalah setting-an White Balance. Usahakan untuk menyesuaikan kamera setting White Balance pada rentang angka 3000 sampai  7000k saja. Dengan mengatur pada rentang angka 3000-7000k, maka akan dijamin jepretan anda pada malam hari akan indah.

  1. Jangan Menaikkan Level ISO Kamera Anda

Saat anda memotret pada malam hari, usahakan jangan menaikkan level ISO di kameramu. Dan tempatkan setting ISO anda pada titik terendah yang dimiliki oleh kamera DSLR-mu. Untuk Menaikkan level ISO berarti menaikkan noise anda dan mengurangi ketajaman dari objek yang akan kamu potret.

  1. Pakailah Focal Length Pendek.

Pada saat memotret malam hari, usahakan memakai lensa zoom dengan focal length yang lebih pendek. karna, focal length yang panjang akan memunculkan blur karena getaran yang dihasilkan saat akan memotret objek. Perlu anda ketahui, mengubah focal length tentu saja akan mengubah komposisi jadi anda harus bersabar dan melakukan beberapa kali percobaan ulang untuk dapat komposisi terbaik saat memotret objek pada saat malam hari.

  1. Kurangi efek flare, pakai saja lensa wide angle!

Jadi saat anda memotret pada saat malam hari, terkadang akan memberi efek flare. Lebih lagi jika objek atau model yang kamu potret fokusnya dekat dengan sumber cahaya tertentu. Nah, untuk mengurangi efek ini maka pakai saja lensa wide angle. Menggunakan lensa wide angle akan membuat objek jadi memiliki sudut pandang Depth of Field dan juga yang lebih lebar. Jadi  seluruh bagian objek dapat terlihat dengan sangat jelas dan terang.

  1. Jangan lupa, perhatikan juga komposisi objek yang akan anda potret.

Pada saat memotret di waktu malam hari, kamu diharuskan untuk memperhatikan komposisi dari objek yang akan dipotret. Perhatikan secara menyeluruh area mana saja yang memiliki cahaya lebih atau cahaya yang kurang. Dan jangan ketinggalan juga, perhatikan komposisi seperti garis pada cahaya lampu dan yang lainnya.

  1. Pakailah format RAW.

Untuk memperoleh foto yang terbaik pada saat malam hari, pakailah format RAW saat memotret. Format foto RAW bisa diutak-atik, baik pengaturan brightness, white balance, ataupun contrast-nya tanpa menurunkan kualitas gambar tersebut. Tonal warna yang terdapadat pada format RAW akan jauh lebih banyak dari JPEG, jadi gambar yang akan dihasilkan pun lebih memiliki kaya warna meskipun cahaya nya sedikit. Format RAW akan memakan cukup banyak tempat pada memori kartu memorimu, tapi hal itu dianggap wajar karena kualitas yang dihasilkan yang terbaik.

  1. Persiapkan Perlengkapan Dan Alat Lainnya

Sebelum mencari bahan untuk di potret tentu saja ada yang harus anda persiapkan yaitu alat alat photography standar seperti Tripod, Kamera, Remote Kamera, dan Berbagai Macam macam Filter yang sesuai kebutuhan. Disini tripod hukum nya wajib karena sangat berguna untuk mengambil gambar pada saat malam hari yang cahayanya sedikit tentunya di butuh kan shutter yang lambat untuk menangkap cahaya lebih banyak. Dan juga untuk menjaga supaya getaran saat menekan tombol shutter sebaik nya menggunakan remote kalaupun tidak ada bisa di menggunakan timer.

  1. Mencari Tempat Yang Cocok

Untuk memperoleh hasil  gambar yang indah tentu saja kita tidak bisa sembarangan memilih tempat dan mengambil gambar di berbagai tempat. Kita harus mencari sudut pandang yang indan, brbeda dan kira nya juga bisa menghasil kan gambar yang tidak biasa dengan gambar lainnya. Dengan begitu jadi gambar yang kita hasil kan akan lebih indah, menarik dan tentunya unik untuk di pandang.

  1. Settingan Pada Kamera

Shutter Speed untuk yang malam hari biasa nya akan lebih lambat karena di butuh kan untuk mengumpulkan cahaya yang lebih banyak, saya saja biasa nya menggunakan yang shutter speed 4 sampai 30 detik atau lebih anda sesuaikan saja dengan kebutuhan anda. Apperture biasa nya di sesuaikan dengan Shutter Speed misalkan untuk shutter speed 6 detik dan iso 100 saya menggunakan apperture 6,3. Sementara untuk ISO saya pakai biasanya 100 sampai 200.

  1. Sabar Dan Terus Mencoba Unntuk Bereksperimen

Untuk  kalian yang masih pemula seperti saya karena untuk membuat hasil gambar yang bagus dalam sekali jepret itu adalah tidak mungkin atau mustahil. Pasti dari gambar pertama kita akan mengetahui dimana letak kekurangan nya dan tentu bisa unyuk memperbaiki nya di pengambilan gambar kedua dan terus lebih memperbaiki kekurangan sampai gambar gambar selanjutnya danmenemukan setingan yang pas dan mendapatkan gambar yang punya kualitas bagus. Maka dari itu yang kita butuh kan adalah kesabaran dan tentu ketelatenan untuk terus memperbaiki kualitas dari foto ke foto yang selanjutnya.

Baca Juga  Rekomendasi Kamera Digital Sony Terbaru 2018
7 Cara Merekam Video Menggunakan Kamera DSLR   
 cara setting kamera canon
  1. Memahami Format File dan Kualitas Video

Cara setting kamera fujifilm Tersedia banyak file format saat merekam video melalui kamera DSLR, ini bergantung pada merek dan tipe kamera yang digunakan. Sekarang  ini semua video bisa diganti menjadi format yang berbeda saat proses mengedit. Selain format file, video yang dihasilkan kamera DSLR kadang memiliki kualitas yang berbeda juga. Kamera DSLR yang bagus bisa mevidio sampai full HD ini yang sama dengan resolusi 1080×1920 piksel pada rate 24 sampai dengan 30 fps atau frames per second.

  1. Pengaturan Video: Frame Rate dan Aspect Ratio

Cara setting kamera dslr untuk merekam vidio yang ada pada kamera diperlukan jika kita ingin memberi tampilan video yang berbeda. Misalnya jika kita ingin supaya tampilan video kita seperti tampilan pada film-film di bioskop jadi frame rate perlu diatur pada 24fps atau 25fps. Frame rate tersebut memang terkadang dipakai untuk film film bioskop. Jika kita mau merekam pada frame rate yang lebih tinggi dengan bertujuan untuk membuat video slow-motion maka perlu mengatur ulang. misalkan dengan menggunakan 48 fps atau 60 fps.

  1. Pengaturan ISO

ISO menunjukkan tentang seberapa sensitif kamera terhadap cahaya. Mudahnya, semakin tinggi ISO maka gambar akan semakin cerah, sedangkan semakin rendah ISO maka gambar akan semakin gelap. Menggunakan ISO tinggi yang tingkatnya lebih besar dari ISO640 dapat digunakan saat perekaman di dalam ruangan tanpa adanya banyak cahaya dari luar. Biarkan ISO rendah saat merekam di luar ruangan saat cuaca cerah atau di studio yang menggunakan banyak cahaya lampu. Pengaturan ISO ini sangat berguna saat perekaman. Jika kita menaikkan ISO maka biasanya kita akan melihat noise atau gangguan pada gambar jadi perlu melakukannya dengan hati-hati. Kamera akan merekam terbaik saat berada di range ISO bawah.

  1. Mengatur Aperture

Aperture menggunakan setting kamera dslr jumlah cahaya yang melebihi sensor gambar. Semakin kecil nilainya maka akan semakin terbuka aperture nya. Semakin tinggi nilainya maka akan semakin kecil aperture-nya. Ini bekerja seperti sebuah pupil mata pada manusia. Pada saat kamera diafragma terbuka maka cahaya akan masuk, dan pada saat sedikit tertutup maka cahayanya hanya sedikit yang masuk. Kita bisa memakai aperture yang kecil seperti f/1.8 untuk mengabaikan banyak cahaya yang masuk ke dalam kamera pada situasi cahaya yang redup. Jika kita melakukan perekaman vidio di luar dengan cahaya yang cukup banyak jadi kita bisa untuk mengatur aperture dengan angka yang besar misalnya f/10 sehingga membatasi terlalu banyak cahaya yang masuk ke dalam kamera. Aperture juga memeriksa kedalaman pemandangan. Untuk bisa mendapat latar belakang yang blur jadi kita bisa mengatur aperture yang selebar mungkin misalnya f/1.8. Namun jika kita ingin semua yang tertangkap tampak fokus maka perlu aperture yang tertutup seperti f/22.

  1. Kecepatan Shutter

Kecepatan pada shutter memberi tahu bahwa seberapa banyak waktu pada sensor kamera terkena dengan cahaya. Semakin lama shutter ini terbuka misalkan 1/30 dalam sedetik maka semakin banyak pula cahaya yang akan masuk sehingga akan memiliki pergerakan akan lebih tidak jelas. Sedangkan jika semakin cepat seperti 1/500 dalam sedetik maka akan semakin sedikit cahaya yang akan masuk ke dalam sensorSecara teknikal ini tidak banyak berpengaruh. Yang perlu diprioritaskan yaitu pertama aperture, kedua ISO, dan baru kemudian shutter.

  1. White Balance dan Temperatur Warna

Sumber cahaya yang berbeda beda seperti contohnya cahaya lampu dan cahaya matahari mempunyai temperatur yang berbeda juga. White balance memberikan kita informasi tentang temperatur warna dari cahaya saat proses perekaman pada kamera. Cobalah cocokkan aturan pada white balance dengan cahaya saat merekam. Misalnya jika anda berada di luar rungan dengan cahaya matahari maka gunakan icon cahaya matahari yang tersedia.

Jika anda merekam vidio dengan memakai cahaya lampu studio atau halogen maka pakailah icon lampu. Kadang juga ada situasi dimana saat kita melakukan perekaman dengan memakai cahaya yang bercampur. Misalnya merekam vidio di studio namun dengan memakai tambahan cahaya dari jendela yang terbuka. Percampuran tersebut misalnya mempunyai temperatur warna yang sekitar 4800 Kelvin. Pada saat situasi seperti ini maka kita pilih ikon K dan mengaturnya sampai dengan warna video rekaman tampak sangat natural.

Mengedit  foto untuk hasil lebih sempurna

cara setting kamera fujifilm

Jika hasil foto portrait yang anda hasilkan masih kurang bagus, jangan langsung dibuang. Sekarang telah banyak aplikasi untuk mengedit foto, mulai dari yang sederhana atau biasa saja sampai yang mempunyai tools lengkap. Jadi melalui aplikasi pengedit foto tersebut, Anda bisa mengoreksi warna, Untuk  kalian yang baru mencoba atau pertama kali memakai kamera, tentunya akan sedikit bingung saat menyetting kamera dslr yang anda pakai berubah atau ada yang tidak sengaja anda pencet.

Hal seperti ini tentu saja bisa dibilang cukuplah wajar sekali, karena tidak menjadi sebuah masalah saat anda bingung, karena belum terbiasa memakai kamera. Tapi, tenang saja disini kami akan membantu bagaimana cara menyetting kamera canon dengan benar. Tergantung anda ingin menyetting untuk bagian yang mananya, tetapi biasanya setting kamera tergantung pada aperture,  iso, dan shutter speed.

3 elemen Perpaduan ini bisa untuk mempermudah kamu memilih mana kamera yang layak dan cocok untuk kamu pakai. Karena sangat banyak cara lain untuk mengatur seperti mengatur flash, mengatur picture style, mengatur fokus, dan lain lain sebagainya.Tapi, kamu harus mempahami dahulu apa saja yang dimaksud iso, aperture dan shutter speed. Jika sudah mempahami 3 hal tersbut, tentunya akan mempermudah anda untuk memakai mode manual pada kamera anda.

Nah, jangan sedih atau minder bagi anda yang masih merasa kebingungan, karena  anda bisa memakai mode auto yang  gambar petir coret atau flash. Mode kamera ini bagus untuk anda pergunakan, karena tentu tidak akan ada flash yang muncul secara otomatis, tapi jika anda ingin memakai flash kamera, bisa juga memakai mode auto yang bewarna hijau.

Dengan mencoba Cara Setting Blur Kamera Canon di atas tersebut anda akan bisa dengan sangat mudah untuk menyetting kamera, tidak perlu pusing lagi mencari dan bertanya-tanya atau malah mengira kameranya rusak.

Sekian penjelasan yang dapat kami sampaikan, semoga bisa membantu teman teman untuk memulai bermain dengan kamera.