Bikin Gak Pede Ini Penyebab Rambut Rontok Berlebihan

Kehilangan berhelai-helai rambut setiap hari adalah hal yang biasa. Tapi jika rambut rontok lebih dari 100 helai per hari, hal tersebut sudah dianggap tidak biasa. Banyak sekali penyebab rambut rontok berlebihan. Beberapa di antaranya dapat kalian baca di artikel ini.

Penyebap rambut rontok berlebihan (lebih dari 100 helai per hari) secara medis disebut dengan  telogen effluvium. Kerontokan ini dapat terjadi secara menyeluruh pada bagian kepala sehingga tidak menyebabkan kebotakan pada satu area saja (pitak). Akibatnya, rambut tampak tipis secara menyeluruh.Kondisi ini dapat  terjadi setelah tubuh mengalami stres atau tertekan, baik secara fisik maupun emosional.

1. Penyebab Rambut Rontok Parah

penyebab rambut rontok parah

Penyebab Rambut Rontok berlebihan Pada Wanita Dan Pria Berikut adalah 5 penyebab kerontokan rambut pada wanita dan pria.

Penyebab Rambut Rontok parah

Karena Perubahan Hormon Kerontokan rambut bisa diakibatkan oleh perubahan hormon yang terdapat dalam tubuh. Kerontokan rambut yang biasa dialami oleh wanita umumnya diakibatkan karena ketidakseimbangan hormon pada saat para wanita dalam kondisi hamil, menopause, menghentikan alat kontrasepsi dan melahirkan. Tetapi Anda jangan khawatir, karena masalah kerontokan akan selesai dengan sendirinya pada saat hormon yang ada di dalam tubuh sudah kembali normal.

Dikarenakan Faktor Genetik Faktor genetik atau faktor keturunan merupakan salah satu penyebab rambut rontok pada pria. Biasanya jika mereka memiliki ayah yang juga mengalami masalah kebotakan, maka bisa jadi anak mereka akan mengalami kebotakan juga. Oleh karena itu, apabila Anda terindikasi akan mengalami masalah kebotakan karena faktor genetik ini, maka rawatlah rambut Anda sebaik mungkin dari sejak dini. Hal ini dimaksudkan untuk membantu Anda mengurangi terjadinya kebotakan rambut.

Rambut Rontok

Karena Gangguan kesehatan Beberapa gangguan kesehatan yang menimpa beberapa orang bisa juga menjadi penyebab dari masalah kebotakan. Gangguan kesehatan yang dapat menyebabkan kebotakan adalah biasa dialami oleh penderita lupus, diabetes, gigi berlubang dan infeksi jamur pada kulit kepala. Untuk mengatasi masalah kebotakan rambut tersebut, disarankan agar melakukan pengobatan terlebih dahulu dari penyakitnya itu. dengan sembuhnya gangguan kesehatan itu maka secara tidak langsung masalah kebotakan akan teratasi dengan sendirinya.

Karena Depresi Depresi merupakan tekanan psikis yang dapat menjadikan seseorang menjadi stres. Kondisi ini dapat berpengaruh pada kesehatan rambut Anda. Penyebab rambut menjadi rontok yang diakibatkan oleh kondisi stres seseorang akan membuat ketidakseimbangan hormon. Hal inilah yang akan membuat Anda mengalami kerontokan rambut. Oleh karena itu disarankan untuk menghindari stres.

Karena Penggunaan Bahan Kimia Sekarang ini banyak sekali terdapat produk-produk untuk rambut yang mengandung bahan kimia. Bahan kimia yang terkandung di dalam produk yang diperuntukkan untuk rambut sanga berbahaya untuk kesehatan rambut Anda, apalagi jika penggunaannya secara berlebihan dan tidak dibarengi dengan perawatan rambut yang rutin. Maka dari itu, kurangi untuk melakukan kebiasaan seperti mengeriting, mewarnai rambut, meluruskan rambut yang semuanya itu menggunakan produk-produk yang mengandung bahan kimia.

2. Penyebab rambut rontok berlebihan pada wanita

penyebab rambut rontok pada wanita

Jika Anda seorang wanita dan sedang mengalami masalah kerontokan rambut, penyakit atau kondisi medis bisa memicunya. Kenali apa penyebap rambut rontok berlebihan. Jumlah wanita yang mengalami rambut rontok dan terancam kebotakan terus saja meningkat. Di Amerika Serikat diperkirakan 30 juta wanita mengalami penipisan rambut. permasalahan kerontokan rambut kini juga banyak diderita wanita muda. Tetapi, apa sebenarnya yang menyebabkan mahkota wanita itu gampang tercabut dari akarnya? Berikut merupakan beberapa penyebab rambut rontok pada wanita Setiap rambut tumbuh dengan fase berbeda yang berlangsung antara 2-6 tahun. Fase ini merupakan periode tumbuh dan istirahat sebelum rontok dan folikel rambut menumbuhkan untaian rambut baru. Tetapi ada beberapa wanita yang memiliki faktor genetik sehingga mereka lebih sangat rentan mengalami kerontokan rambut yang di akibatkan adanya proses pertumbuhan rambut tidak normal.

Gangguan ini disebabkan oleh hormon androgen. – Kehamilan dan persalinan Banyak wanita yang mengalami kerontokan rambut sementara sekitar 3 bulan pasca melahirkan. Kondisi ini  dapat disebut juga dengan telogen effluvium. Rambut akan kembali ke kondisi normal setelah beberapa bulan . – Gangguan hormonal Jika tiroid Anda begitu aktif atau tidak aktif, rambut akan terkena dampaknya. Biasanya kerontokan rambut akan berhenti setalah gangguan tiroid terobati. Rambut juga akan rontok jika terjadi gangguan pada hormon androgen dan estrogen. Beberapa jenis obat-obatan memiliki efek samping merontokkan rambut. Namun kondisi tersebut akan segera berakhir setelah pengobatan dihentikan. Jenis obat yang bisa menimbulkan kerontokan rambut di antara lain pengencer darah, obat asam urat, obat kemoterapi, terlalu banyak vitamin A, kontrasepsi, dan obat antidepresan. – Infeksi Beberapa jenis infeksi yang dapat memicu kerontokan, misalnya infeksi jamur di kulit kepala, juga akan menyebabkan kerontokan rambut pada anak-anak.

Dengan menggunakan obat antijamur kerontokan bisa dihentikan. – Penyakit autoimun Diantara penyakit lain, lupus atau diabetes merupakan penyebab terjadinya kerontokan rambut pada wanita. Kerontokan rambut juga dapat  menjadi gejala adanya penyakit. – Kurang gizi Diet terlalu ketat juga dapat menyebabkan kerontokan rambut. Sayangnya mengembalikan pola makan menjadi sehat kembali tak cukup untuk menumbuhkan rambut, meski kerontokannya dapat dihentikan. – Gangguan emosional Sebagian wanita dapat mengalami kerontokan rambut saat menghadapi situasi traumatik atau emosional. Misalnya kematian anggota keluarga, perceraian, atau merawat keluarga yang sedang sakit parah. – Menopause Dari beberapa gejala menopause, kerontokan rambut merupakan gejala yang paling sering dialami.

3. Penyebab rambut rontok terus menerus

Rambut indah dan sehat tentu saja jadi idaman semua orang. Namun sayang, ada banyak hal yang bisa membuat helai rambut terus rontok tanpa kitasadari. Sudah tahukah Anda apa yang jadi penyebab rambut rontok terus- menerus?

Berbagai penyebab rambut rontok terus-menerus

Tidak sedikit orang yang mengeluhkan akan banyaknya helai rambut rontok setiap hari. Coba teliti kembali, mungkin beberapa hal yang menyebapkan  rambut rontok ini sedang Anda alami.

·Kekurangan zat besi

Tubuh yang kurang mendapatkan cukup asupan zat besi sangat rentan mengalami gangguan dalam produksi sel darah merah. Padahal, sel darah merah punya banyak peran yang penting dalam tubuh, yakni sebagai pembawa oksigen dan nutrisi yang dibutuhkan oleh seluruh sel-sel tubuh.

Itu sebabnya, jumlah zat besi yang tidak mencukupi akan membuat rambut jadi rapuh dan gampang rontok.

·Kulit kepala bermasalah

penyebab rambut rontok terus menerus

Kondisi kulit kepala anda yang tidak sehat bisa mengakibatkan peradangan sehingga menyulitkan proses pertumbuhan rambut baru. Di saat yang bersamaan, helai rambut pun lebih mudah  gugur satu per satu. Masalah ketombe, mengalami psoriasis, serta infeksi jamur seperti kurap di kulit kepala, merupakan beberapa penyebab terjadinya rambut rontok yang sering tidak disadari.

·Perawatan rambut tidak sesuai

Hampir setiap hari anda menggunakan alat penata rambut seperti catokan, blow, hair dryer? Mungkin ini merupakan  salah satu penyebab mengapa helai rambut yang rontok tidak ada hentinya. karena panas yang dihantarkan alat-alat tersebut dapat mengakibatkan folikel rambut, atau tempat pertumbuhan rambut baru, jadi lemah, rusak dan rapuh.

Bukan hanya itu, menggunakan bahan kimia dari proses pewarnaan rambut serta terlalu sering mengikat rambut di tempat yang sama dalam waktu lama, juga jadi alasan berikutnya alasan mengapa rambut selalu rontok setiap hari.

·Perubahan hormon dalam tubuh

Kehamilan, persalinan, penggunaan pil KB, menopause, serta masalah tiroid merupakan berbagai kondisi yang menyebabkan kadar hormon di dalam tubuh Anda tidak stabil. Akibatnya, rambut akan ikut merasakan dampaknya berupa kerontokan yang tampak semakin parah dari hari ke hari.

·Konsumsi obat-obatan

Penyebab rambut anda rontoktidak harus selalu dari kondisi rambut. Pengaruh dari luar, misalnya anda sedang rutin minum jenis obat tertentu, bisa memberikan efek samping bagi rambut. Contohnya obat-obatan atau pengobatan untuk penyakit kanker, jantung, depresi, arthritis, asam urat, maupun tekanan darah tinggi.

4. Penyebab rambut rontok dan cara mengatasinya

penyebab rambut rontok dan cara mengatasinya

Tahukah Anda, manusia dapat mengalami rambut rontok 50 hingga 100 helai rambut per hari? Meskipun terdengarnya seperti menyeramkan, kerontokan rambut pada umumnya tidak akan menyebabkan penipisan rambut (atau bahkan kebotakan). karena, Anda memiliki kurang lebih 100 ribu helai rambut di kepala dan helai rambut baru bertumbuh pada waktu bersamaan menggantikan rambut yang rontok.

Apa saja penyebab rambut rontok?

Ternyata pria lebih dominan untuk kehilangan rambut daripada perempuan, sebagian besar karena kebotakan. Namun, rambut tipis dan rontok juga dapat terjadi pada wanita. Penyebab rambut rontok sangat banyak, dari yang paling sederhana seperti kekurangan vitamin, hingga ke masalah yang lebih kompleks, yaitu tanda dan gejala dari suatu penyakit.

Stres

penyebab rambut rontok usia 20

Segala macam trauma fisik dari mulai stres berat, kecelakaan, setelah melahirkan, penurunan berat badan secara drastis, dan penyakit serius, bisa menjadi penyebab rambut rontok dalam jumlah yang banyak meskipun hanya sementara.

Bahkan, berubahnya emosi akibat perceraian, berkabung, dan masalah pekerjaan juga bisa menimbulkan kondisi tersebut. Dalam dunia medis, masalah seperti ini dikenal dengan telogen effluvium.

Wanita yang mengalami telogen effluvium umumnya sadar bahwa kerontokan rambut enam minggu hingga tiga bulan setelah pengalaman stress berat.

Siklus hidup rambut mempunyai  tiga fase penting, yaitu masa pertumbuhan, masa istirahat, dan masa rontok. Stres berat dapat juga mengganggu siklus rambut, sehingga mempercepat rambut mengalami kerontokan.

Tandanya bisa dilihat dari helai rambut rontok dari akar (memiliki ‘kantung’ lonjong seperti bohlam di ujungnya). ‘Kantung’ ini berarti rambut tersebut telah melalui keseluruhan fase pertumbuhan, mengindikasikan siklusnya sudah  dipercepat akibat pengaruh stres.

Bagaimana cara mengatasinya?

Rambut rontok yang disebabkan dengan telogen effluvium hanya memerlukan waktu. Pertumbuhan rambut akan dapat kembali normal seiring dengan proses pemulihan tubuh dari stres.

Oleh sebab itu, pastikan Anda dapat menghindari segala hal yang dapat membuat Anda stres. Cobalah agar selalu berpikir positif dengan melakukan yoga dan meditasi. Efek tenang yang tercipta dari yoga dan meditasi, akan dapat membantu Anda untuk berpikir jernih.

Selain itu, pastikan Anda tidur yang cukup (kurang lebih 7 jam), banyak minum air mineral, dan mengonsumsi banyak makanan kaya akan protein. Nutrisi merupakan suatu hal yang sangat penting bagi pertumbuhan rambut.

Hubungan antara makanan dan juga rambut sangatlah erat. Rambut di susun dari protein yang disebut keratin. Jadi, sebaiknya kalian meningkatkan asupan protein.

Rambut rontok karena turunan

Rambut rontok akibat genetik merupakan penyebab rambut rontok yang paling banyak. Gen bisa diturunkan dari salah satu pihak orangtua, tapi Anda mempunyai risiko kerontokan rambut yang lebih besar jika kedua orangtua mengalami kerontokan rambut.

Wanita yang mempunyai  penipisan rambut genetik (androgenetic alopecia) cenderung mengalami penipisan di garis rambut. Walaupun kondisi ini banyak muncul  sekitar usia 50-60 tahun, tapi tidak menutup kemungkinan gejala akan mulai timbul dan berkembang di usia 20-an.

Secara umum, setiap kali rambut mengalami kerontokan, akan berganti dengan rambut baru yang berukuran sama. Namun pada kasus ini, setiap rambut baru akan memiliki tekstur yang semakin halus dan tipis, karena folikel rambutnya mengecil dan lama-kelamaan berhenti tidak tumbuh sama sekali.

Bagaimana cara mengatasinya? 

Kebotakan dapat dicegah dengan mengonsumsi obat penumbuh rambut, walaupun pada wanita, dosis harus diperkecil. terdapat dua jenis obat yang bisa digunakan untuk memperbaiki kerontokan rambut, yaitu minoxidil dan finasteride.

Minoxidil  aman jika dipakai oleh pria dan wanita,. minoxidil nampaknya lebih efektif digunakan oleh wanita yang menderita kerontokan rambut parah dibandingkan pria. Jika minoxidil lebih ampuh untuk wanita, finasterida adalah obat rambut rontok yang banyak persetujuan ampuh bagi pria.

penting bagi Anda untuk tetap bertanya terlebih dahulu dengan dokter guna mendapatkan obat rambut rontok yang terbaik sesuai dengan kondisi yang  Anda keluhkan.

Kelebihan vitamin A

Dilansir dari health.com merujuk pada American Academy of Dermatology, terlalu banyak mengonsumsi suplemen vitamin A atau obat-obatan tertentu dapat memicu kerontokan rambut.

Bagaimana cara mengatasinya? 

Jika yang menjadi penyebab kerontokan rambut Anda akibat kelebihan vitamin A, maka salah satu cara ampuh untuk mengatasinya adalah dengan membatasi dan mengurangi asupan vitamin A sampai kembali normal.

Sebelum anda mengonsumsi suplemen vitamin dan mineral, sebaiknya selalu perhatikan kandungannya. Jangan memilih suplemen yang mengandung vitamin A 5000 IU atau 1500 mikrogram, karena suplemen itu melebihi kapasitas  kecukupan vitamin A harian.

Lebih baik anda pilih suplemen yang mengandung 20% kebutuhan vitamin A per hari dalam bentuk beta karoten atau campuran karoten.

Kekurangan vitamin B

Defisiensi vitamin B termasuk jarang, tapi kerontokan rambut akibat kekurangan vitamin B juga dapat terjadi. Meski begitu penyebab terjadinya rambut rontok satu ini termasuk mudah ditangani.

Bagaimana cara mengatasinya? 

Rutin untuk selalu mengkonsumsi suplemen vitamin B, dan mengubah pola dan menu makan kalian dengan bahan – bahan makanan kaya akan dengan vitamin B seperti daging, ikan, jagung, kentang, labu, kacang polong, ubi, dan buah –  buahan non sitrus yang mengandung lemak baik, seperti alpukat dan kacang – kacangan.

Kekurangan protein

Penyebab rambut rontok lainnya dapat jadi karena Anda menjalani diet rendah protein. Protein merupakan  zat pembangun utama tubuh, termasuk sel rambut. Asupan protein yang terlalu rendah dapat juga melemahkan struktur rambut dan memperlambat pertumbuhan rambut.

Penyebab rambut rontok akibat kekurangan protein bisa mulai terlihat 2-3 bulan setelah penurunan asupan protein.

Bagaimana cara mengatasinya?

Berdasarkan AKG Kemenkes RI, standar angka kecukupan protein bagi masyarakat Indonesia adalah sekitar 56-59 gram per hari untuk perempuan dan 62-66 gram per hari untuk laki-laki. Asupan protein sangat mudah didapat, termasuk dari ikan, daging, dan telur.

Vegetarian dapat terpenuhi kebutuhan protein kalian dari kacang – kacangan seperti halnya kacang almond, tahu ataupun tempe hingga beberapa macam buah dan sayuran yang tinggi protein contohnya alpukat, kurma, jambu biji, nangka, pisan, jagung manis, dan asparagus.

Bagaimana cara mengatasinya?

Antidepresan cukup efektif untuk mengatasi kondisi ini, namun terapi kontrol perilaku adalah salah satu alternatif pengobatan yang juga sama efektifnya.

Perlu anda diketahui bahwa trichotillomania bukanlah suatu kelainan yang bisa dihentikan begitu saja. Jadi, jika kalian merasa mempunyai  kebiasaan ini, segeralah konsultasi ke dokter agar bisa mendapatkan penanganan lebih lanjut.

5. Penyebab rambut rontok pada anak

penyebab rambut rontok pada anak

Ketika membahas tentang rambut rontok pada anak – anak, ada banyak faktor yang terlibat. Ada yang memerlukan penanganan medis segera, sementara penyebab lainnya akan hilang dengan sendirinya. Adapun penyebab medis yang dapat berpengaruh penyebap rambut rontok pada anak yaitu:

1. Tinea Capitis

Nama lain dari infeksi jamur pada kulit kepala ini adalah Tinea Capitis, yang dapat menyebabkan rambut anak menjadi rontok . Tinea capitis adalah bentuk kurap yang berasal dari infeksi jamur, menyebabkan kulit kepala bersisik. Biasanya dokter akan melakukan tes patologis untuk memastikan jenis jamur yang ada di kulit kepala anak, lalu meresepkan obat dan sampo anti jamur. Kondisi ini menular, hindari untuk menggunakan barang yang sama dengan anak yang sedang mengalami tinea capitis di kepalanya.

2. Alopecia Areata

Ini adalah penyebab kerontokan rambut anak yang terjadi secara alami dan tidak menular, yang ditandai dengan munculnya beberapa petak berbentuk bulat atau oval pada kulit kepala. Kondisi ini menyebabkan rusaknya folikel rambut sehingga rambut menjadi rontok, dan juga dapat menjadi penyebab rambut rontok pada pria. Belum ada pengobatan untuk menyembuhkan tuntas alopecia areata, tetapi perawatan yang dilakukan dapat mengontrol penyakit ini pada beberapa anak. Banyak anak yang mendapatkan rambutnya kembali kurang dari waktu satu tahun, walaupun pertumbuhan rambut kembali tidak dapat diprediksi dan masih ada kemungkinan akan rontok kembali. Sekitar lima persen anak mengalami alopecia totalis, atau kehilangan seluruh rambut di kulit kepala, dan sebagian lagi akan mengalami alopecia universalis yaitu kehilangan rambut di seluruh tubuh. Dokter biasanya akan memberikan salep atau krim kortikosteroid untuk anak – anak yang lebih muda, sementara remaja bisa mendapatkan suntikan steroid langsung pada kulit kepala.

3. Trichotillomania

Ini adalah kondisi dimana rambut rontok disebabkan karena anak – anak menarik, mencabut, menjambak atau memutar – mutar rambutnya yang berkaitan dengan kondisi psikologis anak. Biasanya hal ini dilakukan oleh anak – anak yang menderita stres dan diakibatkan oleh kelakuan anak sendiri. Menghukum anak tidak akan membantunya menghentikan hal tersebut, sebaiknya bawa anak untuk berkonsultasi agar dapat menghilangkan depresinya.

4. Traction Alopecia

Kondisi ini muncul apabila rambut anak atau bagian poni anak dikepang terlalu ketat , mengakibatkan kehilangan rambut pada area garis rambut. Folikel rambut biasanya tampak agak meradang pada area tersebut dan juga mengalami iritasi. Jika penyebabnya seperti ini, cara mencegah rambut rontok pada anak yaitu dengan mengurangi tekanan atau penataan berlebihan pada rambutnya.

5. Telogen Effluvium

Telogen effluvium adalah kondisi yang terjadi ketika anak mengalami stres berat atau tiba – tiba, misalnya demam yang sangat tinggi, mengalami operasi dan pengaruh obat bius, kematian orang tercinta, cedera berat, penggunaan obat tertentu yang akan mengganggu siklus normal pertumbuhan rambut. Folikel rambut akan berhenti tumbuh secara prematur dan memasuki fase istirahat atau fase telogen. Rambut akan rontok dalam jumlah besar sehingga menyebabkan kebotakan sebagian atau seluruhnya. Tidak ada tes yang konklusif untuk mendiagnosa tellogen effluvium, namun ketika fase stres berakhir, pertumbuhan rambut biasanya akan kembali normal dalam waktu enam bulan atau satu tahun.

6. Kekurangan Gizi

Walaupun bukan merupakan hal yang umum, rambut rontok bisa jadi merupakan gejala dari kekurangan sejumlah nutrisi yang dibutuhkan tubuh, antara lain:

  • Kekurangan Biotin yang merupakan salah satu citamin B kompleks yang dapat membantu tubuh untuk mengubah karbohidrat menjadi glukosa untuk energi tubuh.
  • Defisiensi zinc  yang berperan dalam sejumlah besar metabolisme sel tubuh yang juga mendukung pertumbuhan normal dan perkembangan semasa kehamilan, masa kanak – kanak dan dewasa.

7. Hipotiroid

Hipotiroid adalah kondisi dimana kelenjar tiroid yang tidak aktif dan tidak memproduksi hormon dalam jumlah yang cukup untuk metabolisme tubuh. Mendiagnosa hipotiroid dapat dilakukan melalui tes darah, dan kemungkinan scan pada kelenjar tiroid tersebut. Pengobatan mungkin saja berupa pengobatan untuk menggantikan hormon yang kurang, namun ada beberapa faktor yang terlibat diantaranya:

  • Usia anak, keseluruhan kondisi kesehatannya, dan sejarah medis.
  • Jangkauan penyakit itu sendiri
  • Toleransi anak terhadap pengobatan tertentu, prosedur atau terapi
  • Harapan mengenai arah penyakit tersebut
  • Pendapat atau pilihan orang tua.

Penyebab Non Medis Rambut Anak Rontok

Faktor lain yang dapat menyebabkan rambut rontok pada anak yang tidak berhubungan dengan masalah medis adalah:

  1. Bahan kimia berbahaya yang biasa digunakan dalam produk perawatan rambut
  2. Mengeringkan rambut dengan suhu panas tinggi
  3. Kerontokan pada bayi baru lahir
  4. Gesekan dengan bantal dan permukaan lainnya yang ditiduri bayi
  5. Penataan rambut yang terlalu berlebihan
  6. Menyisir saat rambut anak masih basah

6.penyebab rambut rontok usia 20

penyebab rambut rontok usia 20 an

Kerontokan pada rambut hingga sampai saat ini masih dianggap sebagai stereotip yang akan dialami oleh orang – orang berusia lanjut. Kerontokan rambut dianggap banyak orang hanya akan terjadi pada orang – orang berusia paruh baya keatas dan tidak akan pernah dialami oleh orang berusia muda. Namun tahukah Anda jika anggapan itu tidak semuanya benar? Banyak orang ada yang mengalami rambut rontok atau kehilangan rambut dalam jumlah banyak walaupun mereka belum mencapai usia paruh baya sama sekali. Bahkan, mereka masih berumur di pertengahan 20 tahunan.

Sayangnya untuk sebagian orang, kondisi tersebut nyata adanya dan sangat membuat stres serta khawatir bahwa hal itu bisa mengarah menuju kebotakan. Tidak hanya pria, wanita juga dapat mengalami ancaman yang sama. Rambut tidak hanya bisa berfungsi untuk melindungi kulit kepala, namun juga akan dapat  berguna sebagai penunjang penampilan seseorang. Itulah sebabnya ketika rambut mulai rontok di usia muda, hal itu akan dapat sangat mengkhawatirkan bagi siapapun yang mengalaminya.

Mengapa Rambut Rontok di Usia 20

Tidak sama seperti pola kebotakan pada pria yang melibatkan rambut rontok berupa petak – petak seiring waktu, kehilangan rambut pada wanita berarti pengurangan pada volume rambut yang membuat pilihan transplantasi rambut menjadi sangat susah. Pengurangan ini bukan selalu berkaitan dengan total jumlah helaian rambut di kepala, namun berupa pengurangan dari diameter setiap helai rambut. Rambut yang terlalu tipis helaiannya tidak akan bisa  tumbuh melewati panjang tertentu. Penyebab rambut rontok pada  usia 20 yaitu:

1. Hormon

Wanita khususnya mempunyai keseimbangan hormon yang sangat tepat, tetapi hal – hal seperti stress, kehamilan, dan bahkan pengobatan tertentu dapat mengganggu keseimbangan tersebut dengan mudah dan menjadi penyebab rambut rontok pada wanita. Apakah Anda seorang pria atau wanita, mengalami stres tingkat tinggi akan memicu tingkat kortisol tinggi yang akan memaksa hormon lain berjuang untuk menyamainya. Ketika hormon – hormon tersebut tidak seimbang, rambut akan mulai rontok atau menipis. Ketika hormon sudah seimbang kembali, rambut akan segera mulai tumbuh lagi.

2. Telogen Effluvium

Kondisi ini merupakan penyebab rambut rontok di usia 20 yang sangat umum tapi sulit dideteksi. Merupakan penipisan pada rambut sementara yang terpicu pada waktu sekitar 3 bulan setelah melewati suatu peristiwa yang akan membuat stres, diet ketat atau perubahan dalam pengobatan tertentu. Untungnya karena penyebabnya mudah dikenali, rambut akan tumbuh kembali ketika masalahnya sudah terselesaikan

3. Ketombe dan Kulit Kering

Ketombe dapat mengindikasikan bahwa kulit kepala seseorang berada dalam kondisi kering dan bisa mengakibatkan gatal, berbekas luka, dan kerontokan rambut. Ketombe dapat saja terjadi begitu saja namun terkadang juga bisa disebabkan karena infeksi jamur, psoriasis, atau kondisi lainnya. Apabila mengalami masalah ini, Anda dapat  menggunakan sampo anti ketombe atau berkonsultasi pada dermatologis yang kompeten

4. Kekurangan Vitamin

Manusia sangat membutuhkan vitamin untuk menciptakan pelindung pada tubuh yang sehat, termasuk pada rambut. Ketika mengalami kekurangan vitamin A, B kompleks, biotin, zat besi, magnesium, kalsium, zinc atau vitamin lainnya, tubuh kita tidak akan selalu mampu mendukung pertumbuhan rambut yang sehat dan dapat menjadi penyebab rambut rontok parah. Memeriksa asupan vitamin dan mineral kalian kepada dokter adalah cara terbaik untuk melihat vitamin mana yang perlu dikonsumsi yang dapat membantu untuk mengatasi penyebab rambut rontok di usia 20.

5. Merokok

merokok

Bagi seorang perokok, kebiasaan itu akan dapat menjadi penyebab rambut rontok di usia 20. Nikotin akan menjadi penyebab utama dari kerontokan rambut karena menyebabkan pembuluh darah membesar dan berakibat  pori – pori kehilangan cengkeramannya pada rambut. Untuk menghentikan masalah

ini dan cara mencegah rambut rontok parah serta menghindari akibat rambut rontok yaitu kebotakan, tentunya Anda dapat berhenti merokok atau tetap mengambil resiko mengalami kebotakan di usia muda.

Berikut yang dapat Kami bahas APA sebenarnya penyebab rambut rontok berlebihan dari usia anak anak hingga orang dewasa . Apa Hal Hal di atas pernah Anda alami ? Jika Anda mengalami rambut secara terus menerus segerakan untuk memperiksakan kepada dokter yang ahli dengan bidangnya.